CIKARANG UTARA | BEKASIEXPOSE.COM |
Puluhan warga Desa Karangasih, Kecamatan Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi, menggelar aksi unjuk rasa dengan menutup Jalan K.H. Fudholi, tepatnya di Kampung Kebon Kopi, pada Kamis (29/1/2026) sore. Aksi ini dilakukan sebagai bentuk protes terhadap kondisi jalan yang rusak parah dan kerap terendam banjir.
Penutupan jalan tersebut sempat mengganggu arus lalu lintas di kawasan itu. Warga berbondong-bondong turun ke jalan sambil menyuarakan keluhan yang selama ini dirasakan akibat buruknya infrastruktur jalan dan drainase.
Menurut warga, banjir hampir selalu terjadi setiap kali hujan turun dengan intensitas sedang hingga tinggi. Mereka menilai penyebab utama genangan air adalah sistem drainase yang tidak berfungsi dengan baik, sehingga air hujan tidak dapat mengalir dan justru meluap ke badan jalan.
“Setiap hujan pasti banjir, jalan jadi seperti sungai. Sudah sering kami sampaikan, tapi sampai sekarang belum ada perbaikan,” ujar Ujang, salah seorang warga Karangasih saat aksi berlangsung.
Warga lainnya, Samin (45), mengaku kondisi jalan yang rusak dan tergenang air sangat membahayakan pengguna jalan, terutama pengendara sepeda motor. “Banyak pengendara jatuh karena lubang jalan tertutup air. Kalau malam hari lebih berbahaya lagi,” katanya melalui Media Bekasiexpose.com
Selain mengganggu aktivitas sehari-hari, banjir yang terjadi berulang kali juga mempercepat kerusakan badan jalan. Warga menilai kondisi ini menunjukkan kurangnya perhatian dari pihak terkait terhadap infrastruktur lingkungan.
Melalui aksi penutupan jalan ini, warga mendesak pemerintah daerah segera melakukan perbaikan jalan serta membenahi sistem drainase secara menyeluruh. “Kami hanya ingin jalan yang layak dan tidak banjir lagi. Jangan tunggu ada korban dulu baru diperbaiki,” tegas salah satu warga lainnya.
Warga berharap aksi tersebut dapat menjadi perhatian serius pemerintah agar permasalahan banjir dan jalan rusak di Desa Karangasih segera mendapat solusi nyata.
𝑹𝒆𝒅.








