Rabu, Maret 4, 2026
spot_img
spot_imgspot_img

TOP NEWS

spot_img

BEKASI 24 JAM

spot_img

𝐏𝐫𝐨𝐭𝐞𝐬 𝐈𝐧𝐟𝐫𝐚𝐬𝐭𝐫𝐮𝐤𝐭𝐮𝐫, 𝐖𝐚𝐫𝐠𝐚 𝐊𝐚𝐫𝐚𝐧𝐠𝐚𝐬𝐢𝐡 𝐓𝐮𝐭𝐮𝐩 𝐉𝐚𝐥𝐚𝐧 𝐊.𝐇.𝐅𝐮𝐝𝐡𝐨𝐥𝐢

CIKARANG UTARA | BEKASIEXPOSE.COM |

Puluhan warga Desa Karangasih, Kecamatan Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi, menggelar aksi unjuk rasa dengan menutup Jalan K.H. Fudholi, tepatnya di Kampung Kebon Kopi, pada Kamis (29/1/2026) sore. Aksi ini dilakukan sebagai bentuk protes terhadap kondisi jalan yang rusak parah dan kerap terendam banjir.

Penutupan jalan tersebut sempat mengganggu arus lalu lintas di kawasan itu. Warga berbondong-bondong turun ke jalan sambil menyuarakan keluhan yang selama ini dirasakan akibat buruknya infrastruktur jalan dan drainase.

Menurut warga, banjir hampir selalu terjadi setiap kali hujan turun dengan intensitas sedang hingga tinggi. Mereka menilai penyebab utama genangan air adalah sistem drainase yang tidak berfungsi dengan baik, sehingga air hujan tidak dapat mengalir dan justru meluap ke badan jalan.

Baca Juga  𝐓𝐚𝐧𝐠𝐢𝐬 𝐖𝐚𝐧𝐢𝐭𝐚 𝐇𝐚𝐝𝐚𝐧𝐠 𝐌𝐨𝐛𝐢𝐥 𝐆𝐮𝐛𝐞𝐫𝐧𝐮𝐫 𝐃𝐞𝐝𝐢 𝐌𝐮𝐥𝐲𝐚𝐝𝐢, 𝐃𝐮𝐠𝐚𝐚𝐧 𝐃𝐚𝐧𝐚 𝐌𝐚𝐧𝐝𝐞𝐤 𝐝𝐢 𝐂𝐢𝐤𝐚𝐫𝐚𝐧𝐠 𝐁𝐚𝐫𝐚𝐭 𝐇𝐚𝐫𝐮𝐬 𝐒𝐞𝐠𝐞𝐫𝐚 𝐃𝐢𝐭𝐢𝐧𝐝𝐚𝐤𝐥𝐚𝐧𝐣𝐮𝐭𝐢

“Setiap hujan pasti banjir, jalan jadi seperti sungai. Sudah sering kami sampaikan, tapi sampai sekarang belum ada perbaikan,” ujar Ujang, salah seorang warga Karangasih saat aksi berlangsung.

Warga lainnya, Samin (45), mengaku kondisi jalan yang rusak dan tergenang air sangat membahayakan pengguna jalan, terutama pengendara sepeda motor. “Banyak pengendara jatuh karena lubang jalan tertutup air. Kalau malam hari lebih berbahaya lagi,” katanya melalui Media Bekasiexpose.com

Selain mengganggu aktivitas sehari-hari, banjir yang terjadi berulang kali juga mempercepat kerusakan badan jalan. Warga menilai kondisi ini menunjukkan kurangnya perhatian dari pihak terkait terhadap infrastruktur lingkungan.

Baca Juga  𝐈𝐧𝐝𝐮𝐬𝐭𝐫𝐢 𝐝𝐢 𝐓𝐞𝐧𝐠𝐚𝐡 𝐏𝐞𝐫𝐦𝐮𝐤𝐢𝐦𝐚𝐧 𝐁𝐢𝐧𝐨𝐧𝐠 𝐃𝐢𝐬𝐨𝐫𝐨𝐭, 𝐏𝐞𝐦𝐞𝐫𝐢𝐧𝐭𝐚𝐡 𝐃𝐢𝐦𝐢𝐧𝐭𝐚 𝐓𝐞𝐠𝐚𝐬 𝐓𝐞𝐫𝐭𝐢𝐛𝐤𝐚𝐧 𝐝𝐚𝐧 𝐀𝐮𝐝𝐢𝐭 𝐏𝐞𝐫𝐢𝐳𝐢𝐧𝐚𝐧

Melalui aksi penutupan jalan ini, warga mendesak pemerintah daerah segera melakukan perbaikan jalan serta membenahi sistem drainase secara menyeluruh. “Kami hanya ingin jalan yang layak dan tidak banjir lagi. Jangan tunggu ada korban dulu baru diperbaiki,” tegas salah satu warga lainnya.

Warga berharap aksi tersebut dapat menjadi perhatian serius pemerintah agar permasalahan banjir dan jalan rusak di Desa Karangasih segera mendapat solusi nyata.

‎𝑹𝒆𝒅.

Catatan Redaksi: Artikel ini dipublikasikan secara otomatis dan dapat mengalami pembaruan sesuai perkembangan informasi terbaru maupun klarifikasi dari pihak terkait.
Baca Juga  𝐊𝐥𝐚𝐫𝐢𝐟𝐢𝐤𝐚𝐬𝐢 𝐕𝐢𝐝𝐞𝐨 𝐃𝐮𝐠𝐚𝐚𝐧 𝐏𝐮𝐧𝐠𝐥𝐢 𝐏𝐚𝐬𝐚𝐫 𝐓𝐮𝐦𝐩𝐚𝐡, 𝐏𝐞𝐧𝐠𝐞𝐥𝐨𝐥𝐚 𝐁𝐚𝐧𝐭𝐚𝐡 𝐓𝐮𝐝𝐮𝐡𝐚𝐧 𝐝𝐚𝐧 𝐓𝐞𝐠𝐚𝐬𝐤𝐚𝐧 𝐓𝐚𝐤 𝐀𝐝𝐚 𝐏𝐞𝐫𝐦𝐢𝐧𝐭𝐚𝐚𝐧 𝐔𝐚𝐧𝐠
spot_img

PERISTIWA

‎𝐃𝐢 𝐇𝐚𝐝𝐚𝐩𝐚𝐧 𝐀𝐩𝐚𝐫𝐚𝐭 𝐝𝐚𝐧 𝐈𝐖𝐎𝐈, 𝐑𝐞𝐤𝐭𝐨𝐫𝐚𝐭 𝐔𝐧𝐬𝐢𝐤𝐚 𝐒𝐚𝐦𝐩𝐚𝐢𝐤𝐚𝐧 𝐏𝐞𝐫𝐦𝐢𝐧𝐭𝐚𝐚𝐧 𝐌𝐚𝐚𝐟 𝐤𝐞 𝐖𝐚𝐫𝐭𝐚𝐰𝐚𝐧

KARAWANG | BEKASIEXPOSE | ‎Pihak Rektorat Universitas Singaperbangsa Karawang (Unsika) menyampaikan permintaan maaf atas pernyataan salah satu stafnya yang sempat menimbulkan polemik dengan insan pers. ‎Permintaan maaf itu disampaikan langsung oleh Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan, Alumni, dan Kerja Sama Unsika, Dr. H. Amirudin, Drs., M.Pd.I, bersama staf Humas Unsika, Nurhali. ‎Pernyataan tersebut disampaikan di hadapan jajaran Unsika, aparat dari Polsek Telukjambe...

BEKASI 24 JAM

spot_img
spot_img

POS POPULER

INVESTIGASI

INDEKS