Sabtu, September 12, 2026
spot_img
spot_imgspot_img

TOP NEWS

spot_img

BEKASI 24 JAM

spot_img

๐†๐ฎ๐›๐ž๐ซ๐ง๐ฎ๐ซ ๐‰๐š๐ฐ๐š ๐๐š๐ซ๐š๐ญ ๐‡.๐ƒ๐ž๐๐ข ๐Œ๐ฎ๐ฅ๐ฒ๐š๐๐ข ๐’.๐‡.,๐Œ.๐Œ.๐“๐ž๐ ๐š๐ฌ๐ค๐š๐ง ๐€๐ฉ๐š๐ซ๐š๐ญ ๐ƒ๐ž๐ฌ๐š ๐ƒ๐ข๐ฅ๐š๐ซ๐š๐ง๐  ๐ˆ๐ง๐ญ๐ข๐ฆ๐ข๐๐š๐ฌ๐ข ๐–๐š๐ซ๐ ๐š ๐ฒ๐š๐ง๐  ๐Š๐ซ๐ข๐ญ๐ข๐ค ๐๐ž๐ฆ๐›๐š๐ง๐ ๐ฎ๐ง๐š๐ง

 

Gubernur Jawa Barat, H.Dedi Mulyadi S.H.,M.M.

BANDUNG | BEKASIEXPOSE.COM |

Gubernur Jawa Barat, H.Dedi Mulyadi S.H.,M.M, menegaskan agar seluruh jajaran aparat desa tidak melakukan intimidasi maupun ancaman terhadap warga yang menyampaikan kritik terkait pembangunan. Penegasan tersebut disampaikan Dedi melalui akun pribadi media sosialnya pada Sabtu (03/01/2026).

โ€ŽImbauan ini muncul menyusul maraknya laporan dan keluhan masyarakat mengenai dugaan tekanan terhadap warga yang menyuarakan kritik, khususnya melalui Media sosial. Kritik tersebut umumnya berkaitan dengan kondisi pembangunan yang dinilai belum berkeadilan.

โ€Žโ€Ž” Mana kala adaย  kritik dari warga merupakan bagian dari hak demokrasi yang harus dihormati. Ia meminta aparat desa, mulai dari kepala desa, perangkat desa, kepala dusun, hingga RT dan RW, untuk bersikap bijak dan tidak reaktif terhadap aspirasi masyarakat. ” Ujar Dedi Mulyadi

Baca Juga  Silaturahmi Jelang Pilkades Sukaasih 2026-2034, Forkopimcam Sukatani Serukan Demokrasi Tertib dan Aman

โ€ŽMenurut Dedi, banyak warga yang menyampaikan keluhan mengenai jalan rusak, drainase tidak berfungsi, saluran air tersumbat, hingga kondisi rumah warga miskin yang luput dari perhatian pemerintah. Kritik tersebut, kata dia, seharusnya dijadikan bahan evaluasi, bukan justru dibalas dengan intimidasi.

โ€Žโ€ŽDedi Mulyadi menegaskan Jika masyarakat menyampaikan kondisi yang mereka alami, itu tanda kepedulian. Aparat desa wajib mendengarkan, mencatat, dan mencari solusi, bukan menekan atau mengancam,

โ€ŽM.Solehย  juga mengingatkan bahwa aparat desa merupakan pelayan masyarakat yang bertugas menjaga kepercayaan publik.

โ€ŽGubenur Dedi Mulyadi berharap, dengan keterbukaan dan komunikasi yang sehat, pembangunan di desa dapat berjalan lebih adil, transparan, dan berpihak kepada kebutuhan rakyat.

Baca Juga  Ironi Sekolah Negeri: Dugaan Pungutan Seragam Rp1Jt 150rb di SMPN 1 Sukawangi Picu Jeritan Wali Murid Disaat Ekonomi Sulit

โ€Ž๐‘น๐’†๐’…

Catatan Redaksi: Artikel ini dipublikasikan secara otomatis dan dapat mengalami pembaruan sesuai perkembangan informasi terbaru maupun klarifikasi dari pihak terkait.
spot_img

PERISTIWA

10 Bulan Pasca Banjir Bandang, Bantuan Korban Banjir Langsa Masih Belum Merata

LANGSA โ€” Hampir 10 bulan berlalu sejak banjir bandang melanda Kota Langsa pada 26 November 2025 lalu, namun persoalan penyaluran bantuan bagi masyarakat terdampak hingga kini masih menyisakan berbagai pertanyaan. Di tengah belum meratanya bantuan bagi korban banjir, sejumlah wilayah di Kota Langsa kembali terendam banjir pada 11 September 2026. Kondisi tersebut semakin menambah kekhawatiran masyarakat, khususnya warga yang hingga...

BEKASI 24 JAM

spot_img
spot_img

POS POPULER

INVESTIGASI

INDEKS