Karangrahayu | BEKASIEXPOSE.COM |
โPembangunan Jalan Lingkungan Gang H. Wanda RT 02/04, Desa Karang Rahayu, Kecamatan Karang Bahagia, Kabupaten Bekasi, diduga tidak sesuai dengan spesifikasi teknis yang tertera di papan informasi proyek, Rabu (3/12/25).
โProyek jalan desa ini dibiayai oleh Bantuan Provinsi Jawa Barat (BANPROV) dengan anggaran sebesar Rp. 98.000.000 dan dikerjakan oleh TPK Desa Karang Rahayu.
โBerdasarkan papan informasi, jalan seharusnya memiliki lapisan pondasi bawah (LPB) setebal 15 cm menggunakan Sirtu dan Bescose. Namun, pengamatan di lapangan menunjukkan LPB hanya menggunakan limbah semen (Cormen) dan ketebalan cor hanya sekitar 7 cm, jauh dari ketentuan.
โโSelain itu, kualitas cor beton yang digunakan K-100 NFA dengan SLUMP 12ยฑ2, dinilai kurang memadai untuk jalan lingkungan, sehingga menimbulkan kekhawatiran terkait daya tahan jalan tersebut.
โโKetika dikonfirmasi, PJ.Kepala Desa Karang Rahayu, Karya, mengatakan, โUntuk pengeran saya menggunakan Cormen atau limbah semen untuk dasar LPB.โ kata PJ kepada awak media
โโSementara itu, Sekjen Karang Taruna juga menjelaskan,” bahwa saya cuma kerja aja bang, adapun semua anggaran wewenang Pak PJ. Kalau mau ditanya silahkan aja ke PJ bang, sebab saya tidak di beri anggaran saya hanya disuruh kerja aja, ucapnya.
โโMenanggapi hal ini, LSM Prabhu Indonesia Jaya, melalui Sekjennya Ujang HS, meminta Inspektorat Kabupaten Bekasi segera melakukan inspeksi lapangan dan mengaudit penggunaan anggaran proyek yang berasal dari pemerintah provinsi.
โKasus ini menimbulkan kekhawatiran masyarakat setempat terkait kualitas jalan dan transparansi penggunaan anggaran bantuan provinsi.
โโPengawasan dari pihak berwenang dinilai penting agar proyek pembangunan desa sesuai dengan standar teknis dan peruntukan anggaran.
โโ๐น๐๐
โ( ๐๐๐๐๐๐ ๐ณ๐บ๐ด ๐ท๐๐๐๐๐ ๐ฐ๐๐ ๐๐๐๐๐๐ ๐๐๐๐ )
โ









