Jumat, September 11, 2026
spot_img
spot_imgspot_img

TOP NEWS

spot_img

BEKASI 24 JAM

spot_img

๐’๐ž๐ค๐ฃ๐ž๐ง ๐‹๐’๐Œ ๐๐ซ๐š๐›๐ก๐ฎ ๐ˆ๐ง๐๐จ๐ง๐ž๐ฌ๐ข๐š ๐‰๐š๐ฒ๐š ๐”๐ฃ๐š๐ง๐  ๐‡๐ฌ ๐€๐ง๐ ๐ค๐š๐ญ ๐๐ข๐œ๐š๐ซ๐š,๐๐ฎ๐ซ๐ฎ๐ค ๐ง๐ฒ๐š ๐ค๐ฐ๐š๐ฅ๐ข๐ญ๐š๐ฌ ๐‰๐š๐ฅ๐ข๐ง๐  ๐ƒ๐ข ๐ƒ๐ž๐ฌ๐š ๐Š๐š๐ซ๐š๐ง๐  ๐‘๐š๐ก๐š๐ฒ๐ฎ,

Karangrahayu | BEKASIEXPOSE.COM |

โ€ŽPembangunan Jalan Lingkungan Gang H. Wanda RT 02/04, Desa Karang Rahayu, Kecamatan Karang Bahagia, Kabupaten Bekasi, diduga tidak sesuai dengan spesifikasi teknis yang tertera di papan informasi proyek, Rabu (3/12/25).

โ€ŽProyek jalan desa ini dibiayai oleh Bantuan Provinsi Jawa Barat (BANPROV) dengan anggaran sebesar Rp. 98.000.000 dan dikerjakan oleh TPK Desa Karang Rahayu.

โ€ŽBerdasarkan papan informasi, jalan seharusnya memiliki lapisan pondasi bawah (LPB) setebal 15 cm menggunakan Sirtu dan Bescose. Namun, pengamatan di lapangan menunjukkan LPB hanya menggunakan limbah semen (Cormen) dan ketebalan cor hanya sekitar 7 cm, jauh dari ketentuan.

Baca Juga  Silaturahmi Jelang Pilkades Sukaasih 2026-2034, Forkopimcam Sukatani Serukan Demokrasi Tertib dan Aman

โ€Žโ€ŽSelain itu, kualitas cor beton yang digunakan K-100 NFA dengan SLUMP 12ยฑ2, dinilai kurang memadai untuk jalan lingkungan, sehingga menimbulkan kekhawatiran terkait daya tahan jalan tersebut.

โ€Žโ€ŽKetika dikonfirmasi, PJ.Kepala Desa Karang Rahayu, Karya, mengatakan, โ€œUntuk pengeran saya menggunakan Cormen atau limbah semen untuk dasar LPB.โ€ kata PJ kepada awak media

โ€Žโ€ŽSementara itu, Sekjen Karang Taruna juga menjelaskan,” bahwa saya cuma kerja aja bang, adapun semua anggaran wewenang Pak PJ. Kalau mau ditanya silahkan aja ke PJ bang, sebab saya tidak di beri anggaran saya hanya disuruh kerja aja, ucapnya.

Baca Juga  Dari Keterbatasan Jadi Inovasi, SMAN 1 Sukawangi Hadirkan Aplikasi Mandiri Si-SMANGI

โ€Žโ€ŽMenanggapi hal ini, LSM Prabhu Indonesia Jaya, melalui Sekjennya Ujang HS, meminta Inspektorat Kabupaten Bekasi segera melakukan inspeksi lapangan dan mengaudit penggunaan anggaran proyek yang berasal dari pemerintah provinsi.

โ€ŽKasus ini menimbulkan kekhawatiran masyarakat setempat terkait kualitas jalan dan transparansi penggunaan anggaran bantuan provinsi.

โ€Žโ€ŽPengawasan dari pihak berwenang dinilai penting agar proyek pembangunan desa sesuai dengan standar teknis dan peruntukan anggaran.

โ€Žโ€Ž๐‘น๐’†๐’…

โ€Ž( ๐’”๐’–๐’Ž๐’ƒ๐’†๐’“ ๐‘ณ๐‘บ๐‘ด ๐‘ท๐’“๐’‚๐’ƒ๐’‰๐’– ๐‘ฐ๐’๐’…๐’๐’๐’†๐’”๐’Š๐’‚ ๐’‹๐’‚๐’š๐’‚ )

โ€Ž

Catatan Redaksi: Artikel ini dipublikasikan secara otomatis dan dapat mengalami pembaruan sesuai perkembangan informasi terbaru maupun klarifikasi dari pihak terkait.
Baca Juga  Bupati Karawang Serukan โ€œHidup GOKARโ€, Founder: Saatnya Masyarakat Kenal dan Gunakan Karya Putra Daerah
Pos Sebelumnya
Pos Selanjutnya
spot_img

PERISTIWA

Jayabakti Bergemuruh! Ribuan Massa Putih-Hijau Antarkan Mawa Sumpena Dalam Pengundian Nomor Urut

BEKASI โ€“ Gemuruh dukungan masyarakat mewarnai pelaksanaan pengundian nomor urut calon Kepala Desa Jayabakti periode 2026-2034. Ribuan pendukung Mawa Sumpena, yang dikenal dengan sapaan Lurah Kangkung, memadati Kantor Desa Jayabakti dengan mengenakan atribut bernuansa putih dan hijau. Pada Rabu (9/9/2026). Dalam pengundian nomor urut tersebut, Mawa Sumpena mendapatkan nomor urut 2. Nomor tersebut langsung disambut antusias oleh para pendukung yang...

BEKASI 24 JAM

spot_img
spot_img

POS POPULER

INVESTIGASI

INDEKS