Senin, Februari 16, 2026
spot_img
spot_imgspot_img

TOP NEWS

spot_img

BEKASI 24 JAM

spot_img

𝐓𝐞𝐫𝐤𝐞𝐧𝐝𝐚𝐥𝐚 𝐒𝐭𝐚𝐭𝐮𝐬 𝐋𝐚𝐡𝐚𝐧, 𝐑𝐞𝐥𝐨𝐤𝐚𝐬𝐢 𝐏𝐚𝐬𝐚𝐫 𝐓𝐮𝐦𝐩𝐚𝐡 𝐒𝐢𝐦𝐩𝐚𝐧𝐠 𝐒𝐆𝐂 𝐃𝐢𝐚𝐥𝐢𝐡𝐤𝐚𝐧

Cikarang kota | BEKASIEXPOSE.COM |

Rencana relokasi pasar tumpah di Simpang Sentra Grosir Cikarang (SGC) ke Jalan Tumaritis, Desa Cikarang Kota, Kecamatan Cikarang Utara, terancam gagal. Penyebabnya, sebagian besar lahan yang direncanakan sebagai lokasi relokasi berstatus Sertifikat Hak Milik (SHM) milik warga.

Camat Cikarang Utara, Enop Can, mengatakan pihak kecamatan telah menjalankan instruksi dengan melakukan pendataan langsung di lapangan terhadap area yang direncanakan sebagai titik relokasi pasar tumpah.

“Kecamatan sudah melakukan pendataan. Dari hasil pendataan tersebut, lokasi yang direncanakan memiliki SHM dan merupakan hak milik warga. Bahkan, terdapat beberapa bangunan yang sudah berdiri di area tersebut,” ujar Enop Can, Sabtu (7/2/2026).

Ia menjelaskan, ruas Jalan Tumaritis yang masuk dalam rencana penataan memiliki panjang sekitar 275 meter. Berdasarkan peta resmi Badan Pertanahan Nasional (BPN), area tersebut ditandai dengan warna kuning yang menunjukkan adanya kepemilikan lahan secara sah.

Baca Juga  𝐀𝐥𝐢 𝐀𝐦𝐛𝐫𝐚𝐧 (𝐁𝐮𝐲𝐮𝐧𝐠) 𝐓𝐮𝐫𝐮𝐧𝐤𝐚𝐧 𝐓𝐢𝐠𝐚 𝐌𝐨𝐛𝐢𝐥 𝐊𝐞𝐛𝐞𝐫𝐬𝐢𝐡𝐚𝐧, 𝐉𝐚𝐠𝐚 𝐋𝐢𝐧𝐠𝐤𝐮𝐧𝐠𝐚𝐧 𝐏𝐚𝐬𝐚𝐫 𝐓𝐮𝐦𝐩𝐚𝐧𝐠 𝐒𝐢𝐦𝐩𝐚𝐧𝐠 𝐒𝐆𝐂

“Kalau di peta BPN warnanya kuning, artinya lahan itu ada pemiliknya,” jelasnya.

Dari hasil pendataan sementara, tercatat sekitar 42 kepala keluarga (KK) memiliki SHM di sepanjang lokasi tersebut. Kondisi ini menjadi kendala utama dalam rencana relokasi pasar tumpah yang selama ini kerap memicu kemacetan dan kesemrawutan lalu lintas di kawasan Simpang SGC.

Terkait kelanjutan kebijakan, Enop menegaskan bahwa pihak kecamatan hanya bertugas melakukan pendataan, sementara keputusan akhir berada di tangan tim dan pemerintah daerah.

“Soal opsi ke depan seperti apa, itu menjadi kewenangan tim. Saya diperintahkan hanya untuk mendata,” tegasnya.

Baca Juga  𝐁𝐞𝐫𝐥𝐚𝐧𝐝𝐚𝐬𝐤𝐚𝐧 𝐔𝐔 𝐊𝐞𝐭𝐞𝐫𝐛𝐮𝐤𝐚𝐚𝐧 𝐈𝐧𝐟𝐨𝐫𝐦𝐚𝐬𝐢, 𝐈𝐖𝐎𝐢 𝐌𝐢𝐧𝐭𝐚 𝐏𝐥𝐭 𝐁𝐮𝐩𝐚𝐭𝐢 𝐁𝐞𝐤𝐚𝐬𝐢 𝐏𝐮𝐛𝐥𝐢𝐤𝐚𝐬𝐢𝐤𝐚𝐧 𝐀𝐮𝐝𝐢𝐭 𝐁𝐔𝐌𝐃

Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Bekasi, Asep Surya Atmaja, membenarkan bahwa rencana relokasi pasar tumpah Simpang SGC ke Jalan Tumaritis tidak dapat dilanjutkan sesuai rencana awal.

Sebagai alternatif, pemerintah daerah akan mengarahkan relokasi pedagang ke kawasan Pasar Cikarang dengan konsep penataan bertahap dan menyeluruh.

“Pasar tumpah di Simpang SGC rencananya akan saya relokasi ke Pasar Cikarang. Pasarnya kita rapikan pelan-pelan. Insyaallah pada 2027 akan kita benahi lebih baik lagi,” ujar Asep.

Ia menjelaskan, penataan tersebut meliputi perbaikan kios yang rusak, pengecatan ulang, serta penataan ulang area pasar, termasuk bagian bawah bangunan.

“Kios yang rusak kita perbaiki, bagian bawah kita tata lagi dan kita cat kembali,” katanya.

Asep juga menyebutkan, berdasarkan informasi dari Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang (DCKTR), kondisi bangunan Pasar Cikarang masih dinilai kokoh dan layak digunakan.

Baca Juga  𝐒𝐚𝐦𝐩𝐚𝐡 𝐌𝐞𝐧𝐮𝐦𝐩𝐮𝐤 𝐔𝐬𝐚𝐢 𝐑𝐞𝐥𝐨𝐤𝐚𝐬𝐢 𝐏𝐊𝐋, 𝐖𝐚𝐫𝐠𝐚 𝐃𝐞𝐬𝐚𝐤 𝐏𝐞𝐦𝐞𝐫𝐢𝐧𝐭𝐚𝐡 𝐒𝐞𝐠𝐞𝐫𝐚 𝐁𝐞𝐫𝐭𝐢𝐧𝐝𝐚𝐤

“Kemarin saya dengar dari DCKTR, bangunannya masih kokoh. Kalau memang masih kuat, pedagang bisa ditempatkan di lantai atas, sementara bagian bawah dimanfaatkan untuk parkir,” jelasnya.

Menurut Asep, penataan pasar harus dilakukan secara terencana dan menyeluruh agar tercipta lingkungan yang tertib, nyaman, serta tidak menimbulkan persoalan baru di kemudian hari.

“Semuanya harus kita tata dengan baik. Saya mohon dukungan masyarakat karena ini perlu kerja sama. Saya tidak ingin ada gejolak,” pungkasnya.

𝑷𝒐𝒔𝒕 𝑽𝒊𝒆𝒘𝒔

Catatan Redaksi: Artikel ini dipublikasikan secara otomatis dan dapat mengalami pembaruan sesuai perkembangan informasi terbaru maupun klarifikasi dari pihak terkait.
spot_img

PERISTIWA

𝐒𝐚𝐦𝐩𝐚𝐡 𝐌𝐞𝐧𝐮𝐦𝐩𝐮𝐤 𝐔𝐬𝐚𝐢 𝐑𝐞𝐥𝐨𝐤𝐚𝐬𝐢 𝐏𝐊𝐋, 𝐖𝐚𝐫𝐠𝐚 𝐃𝐞𝐬𝐚𝐤 𝐏𝐞𝐦𝐞𝐫𝐢𝐧𝐭𝐚𝐡 𝐒𝐞𝐠𝐞𝐫𝐚 𝐁𝐞𝐫𝐭𝐢𝐧𝐝𝐚𝐤

CIKARANG KOTA | BEKASIEXPOSE | Proses pemindahan Pedagang Kaki Lima (PKL) dari sejumlah titik di wilayah Cikarang kota telah rampung. Namun, Pascarelokasi tersebut, tumpukan sampah yang ditinggalkan di lokasi lama hingga kini belum juga diangkut. Sisa-sisa sampah berupa plastik, kardus, dan limbah dagangan masih terlihat menumpuk di bekas lapak PKL. Kondisi itu menimbulkan bau tak sedap serta mengganggu kenyamanan warga sekitar. Tumpukan...

BEKASI 24 JAM

spot_img
spot_img

POS POPULER

INVESTIGASI

INDEKS