Selasa, Maret 3, 2026
spot_img
spot_imgspot_img

TOP NEWS

spot_img

BEKASI 24 JAM

spot_img

𝐏𝐞𝐦𝐤𝐚𝐛 𝐁𝐞𝐤𝐚𝐬𝐢 𝐒𝐨𝐬𝐢𝐚𝐥𝐢𝐬𝐚𝐬𝐢𝐤𝐚𝐧 𝐒𝐞𝐦𝐛𝐢𝐥𝐚𝐧 𝐋𝐚𝐧𝐠𝐤𝐚𝐡 𝐒𝐭𝐫𝐚𝐭𝐞𝐠𝐢𝐬 𝐏𝐞𝐫𝐜𝐞𝐩𝐚𝐭𝐚𝐧 𝐏𝐞𝐫𝐭𝐮𝐦𝐛𝐮𝐡𝐚𝐧 𝐄𝐤𝐨𝐧𝐨𝐦𝐢

Cikarang Pusat| BEKASIEXPOSE.COM |

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bekasi mensosialisasikan sembilan langkah strategis Pemerintah Pusat untuk mendorong percepatan pertumbuhan ekonomi daerah. Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Sekretaris Jenderal Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) dan digelar di Ruang Rapat KH Ma’mun Nawawi, Gedung Bupati Bekasi, Cikarang Pusat, Senin (17/11/2025).

‎Pj Sekretaris Daerah Kabupaten Bekasi, Ida Farida, dalam sambutannya menjelaskan bahwa sosialisasi ini merupakan tindak lanjut dari surat Menteri Dalam Negeri Nomor 00.4.6/3764/SJ tertanggal 11 Juli 2025 mengenai percepatan pertumbuhan ekonomi daerah. Instruksi tersebut sekaligus selaras dengan amanat Peraturan Presiden Nomor 12 Tahun 2025 tentang RPJMN yang menargetkan pertumbuhan ekonomi nasional mencapai 8 persen.

‎‎“Untuk mencapai target tersebut, kontribusi daerah menjadi sangat penting dan strategis,” ujarnya.

‎Ida menjelaskan, Kemendagri bersama Bappenas dan BPS telah menyusun sembilan langkah konkret percepatan pertumbuhan ekonomi. Langkah-langkah tersebut meliputi percepatan realisasi APBD; percepatan realisasi PMA dan PMDN; percepatan pembangunan infrastruktur pemerintah; pengendalian harga bahan pokok; pencegahan ekspor-impor ilegal; perluasan kesempatan kerja; peningkatan produktivitas pertanian, perkebunan, perikanan, dan peternakan sesuai potensi lokal; peningkatan output industri manufaktur berbasis potensi daerah; serta kemudahan perizinan berusaha.

Baca Juga  ‎𝐏𝐞𝐦𝐮𝐝𝐚 𝐏𝐚𝐧𝐜𝐚𝐬𝐢𝐥𝐚 𝐊𝐚𝐰𝐚𝐥 𝐀𝐝𝐮𝐚𝐧 𝐏𝐞𝐝𝐚𝐠𝐚𝐧𝐠, 𝐃𝐢𝐝𝐮𝐠𝐚 𝐓𝐞𝐫𝐣𝐚𝐝𝐢 𝐏𝐮𝐧𝐠𝐮𝐭𝐚𝐧 𝐋𝐢𝐚𝐫 𝐝𝐢 𝐏𝐚𝐬𝐚𝐫 𝐓𝐮𝐦𝐩𝐚𝐡 𝐂𝐢𝐤𝐚𝐫𝐚𝐧𝐠 𝐔𝐭𝐚𝐫𝐚

‎“Kesembilan langkah ini menuntut kolaborasi lintas sektor yang terencana, terukur, dan dilaksanakan dengan disiplin tinggi,” tegasnya.

‎‎Lebih lanjut, Ida menerangkan bahwa setiap kabupaten/kota diminta membentuk Tim Percepatan Pertumbuhan Ekonomi Daerah. Tim tersebut diketuai Sekretaris Daerah, dengan Wakil Ketua Asisten Ekonomi dan Pembangunan, Sekretaris Kepala Bappeda, serta anggota dari perangkat daerah termasuk unsur Kejaksaan, Kepolisian, TNI, Bank Indonesia, dan pihak lain sesuai kebutuhan.

‎‎“Tim ini nantinya bertugas melakukan pemantauan, pengawalan, serta pelaporan atas pelaksanaan langkah-langkah percepatan pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Bekasi,” imbuhnya.

Baca Juga  𝐓𝐚𝐧𝐠𝐢𝐬 𝐖𝐚𝐧𝐢𝐭𝐚 𝐇𝐚𝐝𝐚𝐧𝐠 𝐌𝐨𝐛𝐢𝐥 𝐆𝐮𝐛𝐞𝐫𝐧𝐮𝐫 𝐃𝐞𝐝𝐢 𝐌𝐮𝐥𝐲𝐚𝐝𝐢, 𝐃𝐮𝐠𝐚𝐚𝐧 𝐃𝐚𝐧𝐚 𝐌𝐚𝐧𝐝𝐞𝐤 𝐝𝐢 𝐂𝐢𝐤𝐚𝐫𝐚𝐧𝐠 𝐁𝐚𝐫𝐚𝐭 𝐇𝐚𝐫𝐮𝐬 𝐒𝐞𝐠𝐞𝐫𝐚 𝐃𝐢𝐭𝐢𝐧𝐝𝐚𝐤𝐥𝐚𝐧𝐣𝐮𝐭𝐢

‎Ida juga menyampaikan bahwa pemerintah daerah wajib melaksanakan sembilan langkah konkret tersebut secara konsisten. Selain itu, Pemda harus mengalokasikan belanja APBD yang memadai untuk mendukung pengawasan, melaporkan perkembangan pelaksanaan melalui laman kendaliekonomi.kemendagri.go.id setiap tanggal 20 per bulan, serta berkoordinasi dengan BPS untuk memantau perkembangan ekonomi daerah secara berkala.

‎Perlu saya sampaikan bahwa mulai minggu keempat setiap bulan, sejak Agustus 2025, Kemendagri akan menggelar rapat koordinasi evaluasi untuk menilai progres dan capaian percepatan pertumbuhan ekonomi di setiap daerah,” paparnya.

‎Karena itu, lanjut Ida, Pemkab Bekasi harus menyiapkan data yang lengkap, valid, dan akuntabel agar laporan yang disampaikan sesuai kondisi lapangan. Terlebih, Kabupaten Bekasi merupakan salah satu pusat industri terbesar di Indonesia dengan struktur ekonomi yang beragam, mulai dari industri, perdagangan, jasa, pertanian hingga perikanan.

Baca Juga  𝐊𝐥𝐚𝐫𝐢𝐟𝐢𝐤𝐚𝐬𝐢 𝐕𝐢𝐝𝐞𝐨 𝐃𝐮𝐠𝐚𝐚𝐧 𝐏𝐮𝐧𝐠𝐥𝐢 𝐏𝐚𝐬𝐚𝐫 𝐓𝐮𝐦𝐩𝐚𝐡, 𝐏𝐞𝐧𝐠𝐞𝐥𝐨𝐥𝐚 𝐁𝐚𝐧𝐭𝐚𝐡 𝐓𝐮𝐝𝐮𝐡𝐚𝐧 𝐝𝐚𝐧 𝐓𝐞𝐠𝐚𝐬𝐤𝐚𝐧 𝐓𝐚𝐤 𝐀𝐝𝐚 𝐏𝐞𝐫𝐦𝐢𝐧𝐭𝐚𝐚𝐧 𝐔𝐚𝐧𝐠

‎‎“Kita memiliki peluang besar untuk berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi nasional, namun peluang itu hanya bisa diwujudkan melalui kerja sama lintas sektor, percepatan belanja daerah, peningkatan iklim investasi, serta efisiensi perizinan dan pelayanan publik,” tuturnya.

‎Ida pun mengajak seluruh perangkat daerah dan pemangku kepentingan menjadikan sosialisasi ini sebagai momentum memperkuat komitmen bersama.

‎‎“Kita harus bergerak lebih cepat, lebih adaptif, dan lebih kolaboratif agar target pertumbuhan ekonomi dapat tercapai dan manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat Kabupaten Bekasi,” pungkasnya.

‎𝑷𝒆𝒏𝒖𝒍𝒊𝒔 : 𝑶𝒃𝒂𝒚

Catatan Redaksi: Artikel ini dipublikasikan secara otomatis dan dapat mengalami pembaruan sesuai perkembangan informasi terbaru maupun klarifikasi dari pihak terkait.
spot_img

PERISTIWA

‎𝐃𝐢 𝐇𝐚𝐝𝐚𝐩𝐚𝐧 𝐀𝐩𝐚𝐫𝐚𝐭 𝐝𝐚𝐧 𝐈𝐖𝐎𝐈, 𝐑𝐞𝐤𝐭𝐨𝐫𝐚𝐭 𝐔𝐧𝐬𝐢𝐤𝐚 𝐒𝐚𝐦𝐩𝐚𝐢𝐤𝐚𝐧 𝐏𝐞𝐫𝐦𝐢𝐧𝐭𝐚𝐚𝐧 𝐌𝐚𝐚𝐟 𝐤𝐞 𝐖𝐚𝐫𝐭𝐚𝐰𝐚𝐧

KARAWANG | BEKASIEXPOSE | ‎Pihak Rektorat Universitas Singaperbangsa Karawang (Unsika) menyampaikan permintaan maaf atas pernyataan salah satu stafnya yang sempat menimbulkan polemik dengan insan pers. ‎Permintaan maaf itu disampaikan langsung oleh Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan, Alumni, dan Kerja Sama Unsika, Dr. H. Amirudin, Drs., M.Pd.I, bersama staf Humas Unsika, Nurhali. ‎Pernyataan tersebut disampaikan di hadapan jajaran Unsika, aparat dari Polsek Telukjambe...

BEKASI 24 JAM

spot_img
spot_img

POS POPULER

INVESTIGASI

INDEKS