Senin, April 20, 2026
spot_img
spot_imgspot_img

TOP NEWS

spot_img

BEKASI 24 JAM

spot_img

๐ƒ๐ฎ๐ ๐š๐š๐ง ๐๐ฎ๐ง๐ ๐ฎ๐ญ๐š๐ง ๐‘๐š๐ฉ๐จ๐ซ ๐๐ข ๐’๐ƒ ๐๐ž๐ ๐ž๐ซ๐ข, ๐๐ž๐ฆ๐ž๐ซ๐ข๐ง๐ญ๐š๐ก ๐ƒ๐š๐ž๐ซ๐š๐ก ๐ƒ๐ข๐ฆ๐ข๐ง๐ญ๐š ๐„๐ฏ๐š๐ฅ๐ฎ๐š๐ฌ๐ข

Kabupaten Bekasi| BEKASIEXPOSE.COM |

“GEMBAR GEMBOR” Sekolah Gratis untuk Jenjang Pendidikan Tingkat Sekolah Dasar (SD), Hanya Omong kosong alias isapan Jempol Belaka. Pasalnya, Pengambilan Raport untuk Siswa siswi Sekolah Dasar Negri (SDN) Sukarukun 01 Kecamatan Sukatani Kabupaten Bekasi, Di duga menjadi Praktek Pungutan Liar (Pungli) oleh Oknum Pihak Sekolah.

โ€Žโ€ŽSetiap Orang tua murid di Minta Membayar Rp 100 ribu Rupiah, dengan Rincian, Untuk Nebus Raport Rp 50 ribu, dan untuk Pembelian Sampul Raport Rp 50 ribu rupiah. Pungutan di lakukan oleh Orang tua murid yang di tunjuk oleh Guru masing masing Kelas, untuk mengumpulkan uang dari para Orang tua siswa.

โ€ŽBerdasarkan Narasumber Berita, yang juga Orang tua siswa, dan meminta Namanya di rahasiakan, melalui sambungan telpon dan WhatsApp dia (orang tua siswa), mengirim Foto dan Video pada saat Pengumpulan Uang yang di Lakukan di ruang kelas SDN Sukarukun 01. Narasumber berita jugaย  Menjelaskan Kepada Wartawan. Jum’at (19/12/2025).

โ€Žโ€ŽDikatakannya salahsatu orang tua walimurid melalui pesan WhatsApp kepada wartawan, dirinya mengatakan “Pak tapi privasi saya dan anakยฒ di jaga ya. Begini pa ceritanya pada Rabu pagi (17/12/2025) kemarin saya dan ibu-ibu yang lainnya rapat di sekolah, disitu hadir dari korwil dinas pendidikan Kabupaten Bekasi, saat korwil dinas berbicara kepada kami, dia membenarkan bahwa nebus raport wajib bayar 100ribu, uang sebesar itu untuk raport dan sampul,tururnya.

Baca Juga  Dukung Produk Daerah! Download GOKAR, Aplikasi Transportasi Online Karya Putra Karawang

โ€Žโ€ŽSoalnya saya bener takut banget setelah di ancam, kemarin sama kepala sekolah, “Ya pak sumpah takut banget saya”.

โ€Žโ€ŽLanjutnya dia, dirinya mengatakan. Kalau penyerahan uang tebusan raport dan sampul sudah dari kemarinยฒ pak, hari ini pengambilan rapotnya, dan ada juga yang di potong tabungan,kata dia.

โ€Žโ€ŽMasih dikatakannya, ibu walimurid, dia bilang seperti ini, “Pada takut pak karena waktu hari rabu kami semua ikut rapat dan disitu kita di ancam”, jadi kami pada takut bersuara, terus sebagian ibu-ibu yang lainnya sudah pada bubar diruangan rapat,jelasnya dia.

โ€Žโ€ŽSaat ditanya oleh wartawan apakah ibu-ibu sudah menyerahkan uang tebusan raport dan sampul, “Ya uang tersebut sudah di kumpulin oleh (Korlas) senilai 100 ribu itu”. Ada yang bayar langsung full dan ada juga yang di cicil. Ucapnya dia, melalui pesan WhatsApp.

โ€Žโ€ŽLagi-lagi ia berpesan kepada wartawan, “Privasi saya aman ya pak”. Sumpah saya takut banget pak, terangnya.

Baca Juga  Aplikasi Lokal GOKAR Diserbu Warga, Grafik Pengguna Tunjukkan Tren Positif

โ€Žโ€ŽSementara itu, ditempat yang berbeda, melalui pesan suara, salah satu warga perum Pilar Gading Mas Sukarukun, yang merupakan orang tua walimurid kelas 3 dan kelas 6, mengungkapkan peristiwa yang sama.

โ€Žโ€ŽSaat diwawancarai wartawan lewat via telepon, ia mengaku bahwa kedua anaknya bersekolah di SDN Sukarukun 01 Kecamatan Sukatani, dirinya mengaku bahwa pihak sekolah memungut uang raport.

โ€Žโ€ŽDijelaskannya ibu walimurid yang dirahasiakan namanya, saya sangat menyayangi sekali kepada pihak sekolah, dalam kondisi saat ini, untuk nominal uang segitu besar banget.

โ€ŽKarena diwajibkan untuk menembus raport, sampai hariini Jum’at pagi saya tidak bisa datang ke sekolah, karena memang saya tidak punya uang untuk menebus raport, apalgi anak saya dua-dunya sekolah disitu.terangnya dia.

โ€Žโ€ŽSementara itu, ditempat yang berbeda, melalui pesan suara, salah satu warga perum Pilar Gading Mas Sukarukun, yang merupakan orang tua walimurid kelas 3 dan kelas 6, mengungkapkan peristiwa yang sama.

โ€Žโ€ŽSaat diwawancarai wartawan lewat via telepon, ia mengaku bahwa kedua anaknya bersekolah di SDN Sukarukun 01 Kecamatan Sukatani, dirinya mengatakan bahwa pihak sekolah memungut uang raport.

Baca Juga  UBP Karawang Resmi Lantik Budi Rismayadi sebagai Rektor, Siap Bawa Kampus Go Internasional

โ€Žโ€ŽDijelaskannya ibu walimurid yang dirahasiakan namanya, saya sangat menyayangi sekali kepada pihak sekolah, dalam kondisi saat ini, untuk nominal uang segitu besar banget.

โ€Žโ€ŽKarena diwajibkan untuk menembus raport, sampai hariini Jum’at pagi saya tidak bisa datang ke sekolah, karena memang saya tidak punya uang untuk menebus raport, apalgi anak saya dua-dunya sekolah disitu.terangnya dia.

โ€ŽSaat wartawan konfirmasi Kepala Sekolah (Kepsek) SDN Sukarukun 01 Kecamatan Sukatani, dirinya mengatakan, saat ibu-ibu walimurid kumpul di ruang rapat, Alhamdulillah disitu disaksikan oleh Korwil Dinas Pendidikan, Kepsek bilang tidak ada kata-kata untuk memaksakan untuk bayar uang raport,ucap dia.

โ€ŽKorwil dinas pendidikan hanya menyampaikan, agar ada sinergi guru dengan orang tua murid, kalau hanya untuk meluruskan silahkan saja, bagi kami sama-sama sudah tua, tidak ada penekanan atau segala macam, dan apa yang mau ditekan, sementara kami hanya menjalankan tugas sesuai dengan juklak dan juknisnya.tutupnya Kepala Sekolah SDN Sukarukun 01, saat dikonfirmasi lewat via telepon.

๐‘น๐’†๐’…

โ€Ž

Catatan Redaksi: Artikel ini dipublikasikan secara otomatis dan dapat mengalami pembaruan sesuai perkembangan informasi terbaru maupun klarifikasi dari pihak terkait.
Pos Sebelumnya
Pos Selanjutnya
spot_img

PERISTIWA

MAXUS Hadir di Indomobil Plaza Cikarang, Mudahkan Konsumen Akses Layanan

Cikarang, Bekasiexpose.com โ€“15 April 2026 MAXUS Indonesia terus memperkuat akses layanannya di sejumlah wilayah strategis, seiring meningkatnya kebutuhan mobilitas di kawasan industri dan residensial yang berkembang pesat seperti Cikarang. Kehadiran MAXUS di Indomobil Plaza Cikarang yang berlokasi di Jl. Muhammad Haji Thamrin Kav. 200B, Cikarang Selatan, menjadi bagian dari penguatan jaringan yang terintegrasi dalam ekosistem Indomobil Group. Jaringan ini telah...

BEKASI 24 JAM

spot_img
spot_img

POS POPULER

INVESTIGASI

INDEKS