Rabu, Maret 4, 2026
spot_img
spot_imgspot_img

TOP NEWS

spot_img

BEKASI 24 JAM

spot_img

𝐋𝐀𝐌𝐁𝐀𝐍𝐍𝐘𝐀 𝐏𝐄𝐌𝐄𝐑𝐈𝐍𝐓𝐀𝐇 𝐏𝐑𝐎𝐕𝐈𝐍𝐒𝐈 𝐉𝐀𝐁𝐀𝐑 𝐃𝐀𝐍 𝐏𝐄𝐌𝐄𝐑𝐈𝐍𝐓𝐀𝐇 𝐃𝐀𝐄𝐑𝐀𝐇 𝐊𝐀𝐁𝐔𝐏𝐀𝐓𝐄𝐍 𝐁𝐄𝐊𝐀𝐒𝐈 𝐍𝐎𝐑𝐌𝐀𝐋𝐈𝐒𝐀𝐒𝐈 𝐊𝐀𝐋𝐈 𝐂𝐈𝐇𝐄𝐑𝐀𝐍𝐆 𝐒𝐄𝐇𝐈𝐍𝐆𝐆𝐀 𝐁𝐀𝐍𝐘𝐀𝐊 𝐖𝐀𝐑𝐆𝐀 𝐘𝐀𝐍𝐆 𝐊𝐄𝐁𝐀𝐍𝐉𝐈𝐑𝐀𝐍

Kabupaten Bekasi | BEKASIEXPOSE.COM |

Lambatnya normalisasi sungai kali Ciherang- caringin desa sukamakmur kecamatan sukakarya kabupaten bekasi mengakibatkan peningkatan resiko banjir, pendangkalan sungai akibat sedimentasi dan sampah, pencemaran air, rusaknya lahan pertanian dan memperburuk dampak bencana alam karena fungsi sungai sebagai pengendali banjir tidak optimal dan aliran air terhambat hal ini menyebabkan kerugian matrial dan sosial

Kepala desa sukamakmur Wawan kurniawan saat di mintai keterangan oleh awak media menjelaskannya dirinya merasa geram atas lambannya respon dari balai besar wilayah sungai citarum serta pemerintah provinsi Jawa barat dan pemerintah daerah kabupaten bekasi terkait normalisasi sungai Ciherang- caringin hal ini terungkap saat kepala desa dan aparatur desa di bantu bimaspol, babinsa, BPD melihat meluapnya sungai kali Ciherang

Padahal kepala desa sukamakmur Wawan kurniawan sudah mengajukan permohonan normalisasi kali Ciherang sudah lama akan tetapi belum ada respon positif dari pihak pemerintah provinsi dan pemerintah daerah kabupaten bekasi

Kepala desa sukamakmur Wawan kurniawan menyampaikan apresiasi terhadap para aparatur pemerintah desa dan masyarakat yang telah membantu membuka pintu air bendungan caringin agar air sungai tidak meluap ke permukiman penduduk desa sukamakmur upaya tersebut di nilai penting untuk mengantisipasi banjir yang berulang- ulang merendam permukiman warga dengan inisiatif ini kepala desa sukamakmur di bantu aparatur desa dan masyarakat agar masyarakat desa tidak terendam banjir

Lebih lanjut kepala desa mengatakan ini sebetulnya kewenangan pemerintah provinsi dan pemerintah Daerah kabupaten bekasi serta BBWSC tetapi sampai detik ini kita sudah bersurat tidak ada respon sehingga kepala desa, aparatur desa dan masyarakat semuanya berupaya bagimana untuk mengatasi sungai Ciherang ini agar air tidak merendam ke permukiman penduduk desa sukamakmur ungkap kepala desa

Di sisi lain BPD desa sukamakmur Munan suherlan saat di mintai keterangan terkait air sungai yang meluap ke permukiman warga dan menenggelamkan ratusan hektare sawah penduduk mengatakan kami minta kepada pemerintah provinsi Jawa barat terutama gubernur Jawa barat dedi mulyadi, bupati kabupaten bekasi Asep surya atmaja serta pihak BBWSC agar segera menormalisasi kali sungai kali Ciherang bahkan sudah di ajukan bertahun-tahun tapi tidak ada realisasi sampai saat ini karena masyarakat desa sukamakmur kecamatan sukakarya kabupaten bekasi hampir tiap tahun terendam banjir akibat luapan kali sungai Ciherang bahkan ratusan hektare sawah petani terendam banjir di khawatir kan gagal panen ucap Munan suherlan BPD sukamakmur.

𝑻𝒂𝒉𝒚𝒖𝒅𝒊𝒏,𝑺.𝑯

Catatan Redaksi: Artikel ini dipublikasikan secara otomatis dan dapat mengalami pembaruan sesuai perkembangan informasi terbaru maupun klarifikasi dari pihak terkait.
spot_img

PERISTIWA

‎𝐃𝐢 𝐇𝐚𝐝𝐚𝐩𝐚𝐧 𝐀𝐩𝐚𝐫𝐚𝐭 𝐝𝐚𝐧 𝐈𝐖𝐎𝐈, 𝐑𝐞𝐤𝐭𝐨𝐫𝐚𝐭 𝐔𝐧𝐬𝐢𝐤𝐚 𝐒𝐚𝐦𝐩𝐚𝐢𝐤𝐚𝐧 𝐏𝐞𝐫𝐦𝐢𝐧𝐭𝐚𝐚𝐧 𝐌𝐚𝐚𝐟 𝐤𝐞 𝐖𝐚𝐫𝐭𝐚𝐰𝐚𝐧

KARAWANG | BEKASIEXPOSE | ‎Pihak Rektorat Universitas Singaperbangsa Karawang (Unsika) menyampaikan permintaan maaf atas pernyataan salah satu stafnya yang sempat menimbulkan polemik dengan insan pers. ‎Permintaan maaf itu disampaikan langsung oleh Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan, Alumni, dan Kerja Sama Unsika, Dr. H. Amirudin, Drs., M.Pd.I, bersama staf Humas Unsika, Nurhali. ‎Pernyataan tersebut disampaikan di hadapan jajaran Unsika, aparat dari Polsek Telukjambe...

BEKASI 24 JAM

spot_img
spot_img

POS POPULER

INVESTIGASI

INDEKS