CIKARANG PUSAT | BEKASIEXPOSE |
Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Bekasi menyalurkan delapan ekor sapi untuk masyarakat terdampak banjir di Kabupaten Aceh Tamiang. Bantuan tersebut diberikan sebagai bentuk kepedulian terhadap kelestarian tradisi Meugang menjelang Ramadhan 1447 Hijriyah.
Ketua Baznas Kabupaten Bekasi, H. Aminullah, mengatakan bantuan itu bukan sekadar bantuan pangan, melainkan wujud empati bagi masyarakat yang tengah bangkit dari bencana. “Kami hadir untuk membersamai masyarakat Aceh Tamiang agar tetap semangat menyambut Ramadhan meski di tengah situasi pascabencana,” ujarnya, Selasa (17/2/2026).
Ia menjelaskan, bantuan sapi tersebut bertujuan agar masyarakat tetap dapat menjalankan tradisi menyantap daging bersama keluarga sebelum memasuki bulan suci, sebagaimana kebiasaan turun-temurun masyarakat Aceh. Menurutnya, Meugang bukan hanya penyembelihan hewan atau makan bersama, tetapi juga mengandung nilai kebersamaan, solidaritas, serta penguatan spiritual menjelang Ramadhan.
Aminullah menambahkan, penyaluran bantuan telah dikoordinasikan dengan Baitul Mal Kabupaten Aceh Tamiang agar distribusi tepat sasaran dan tidak tumpang tindih dengan bantuan lain, termasuk dari pemerintah pusat maupun Baznas RI. “Kami memastikan bantuan ini terdistribusi secara adil, terdata dengan baik, dan benar-benar menyasar masyarakat yang membutuhkan,” katanya.
Sementara itu, Ketua Baitul Mal Kabupaten Aceh Tamiang, M. Nurdin, menyampaikan apresiasi atas bantuan tersebut. “Alhamdulillah, Kabupaten Aceh Tamiang mendapatkan delapan ekor sapi untuk Meugang dari Baznas Kabupaten Bekasi. Ini sangat berarti bagi masyarakat kami,” ujarnya.
Ia menjelaskan, tradisi Meugang merupakan warisan budaya masyarakat Aceh yang dirayakan tiga kali dalam setahun, yakni menjelang Ramadhan, Idul Fitri, dan Idul Adha, sebagai wujud syukur sekaligus mempererat kebersamaan. Menurutnya, di tengah masa pemulihan pascabanjir, bantuan itu tidak hanya meringankan beban materi, tetapi juga menguatkan semangat masyarakat untuk bangkit dan menatap masa depan dengan optimisme.
“Kami berharap sinergi ini terus terjalin sehingga nilai kebersamaan dan kepedulian antar daerah semakin memperkuat persaudaraan serta menghadirkan keberkahan bagi seluruh masyarakat,” pungkasnya.
𝑹𝒆𝒅









