Selasa, Agustus 18, 2026
spot_img
spot_imgspot_img

TOP NEWS

spot_img

BEKASI 24 JAM

spot_img

Bukan Sekadar Klarifikasi, Keluarga Rizky Haryono Minta Audit Independen Bongkar Dugaan Keterlambatan Penanganan Medis

Kabupaten Bekasi, 12 Agustus 2026

Kuasa hukum keluarga almarhum Rizky Haryono telah menghadiri pertemuan klarifikasi medis dengan manajemen RS Ananda Babelan terkait rangkaian pelayanan medis yang diberikan kepada almarhum sebelum dilakukan rujukan ke RSUD Kabupaten Bekasi.

Dalam pertemuan tersebut, pihak RS Ananda Babelan menyampaikan bahwa pelayanan medis terhadap pasien telah dilaksanakan berdasarkan standar prosedur operasional (SPO), standar pelayanan, serta pertimbangan klinis yang berlaku di rumah sakit.

Namun demikian, berdasarkan Resume Medis RSUD Kabupaten Bekasi, setelah pasien dirujuk ditemukan kondisi medis berupa ruptur lien dengan stossel, disertai anemia gravis, ongoing bleeding, dan sepsis, yang selanjutnya memerlukan tindakan laparotomi. Pasien kemudian dinyatakan meninggal dunia.

Baca Juga  HUT KE-19 KOTA SERANG: DPW IWO INDONESIA BANTEN DORONG SEMANGAT KOTA YANG MAJU, BERDAYA, DAN BERMARTABAT

Atas rangkaian fakta medis tersebut, keluarga melalui kuasa hukum tidak bermaksud melakukan premature conclusion atau menyimpulkan adanya malpraktik. Yang menjadi perhatian utama adalah perlu dilakukannya evaluasi secara objektif terhadap continuity of care sejak pasien pertama kali memperoleh pelayanan, termasuk proses asesmen, monitoring, pemeriksaan penunjang, penegakan diagnosis, clinical decision making, tata laksana, serta keputusan dan waktu rujukan.

Secara khusus, diperlukan klarifikasi mengenai kemungkinan adanya keterlambatan diagnosis, keterlambatan intervensi dan/atau keterlambatan rujukan terhadap kondisi yang kemudian diketahui sebagai cedera intraabdomen dengan ruptur lien dan perdarahan.

Pentingnya Audit Klinis Independen

Untuk menjaga objektivitas dan menghindari adanya conflict of interest, keluarga memandang penting dilakukan audit klinis/medis secara independen oleh pihak yang kompeten dan tidak terlibat langsung dalam pelayanan pasien.

Baca Juga  Insentif Budi-Agis Masih Berupa Alokasi, Pemkot Serang Jelaskan Dasar PP 69 Tahun 2010

Audit tersebut diharapkan dapat melakukan clinical pathway review secara menyeluruh terhadap:

kondisi awal pasien dan hasil initial assessment;

pemeriksaan dan pemantauan tanda-tanda vital;

evaluasi kemungkinan cedera intraabdomen;

pemeriksaan penunjang yang dilakukan dan clinical indication-nya;

perkembangan kondisi pasien selama perawatan;

waktu munculnya tanda atau gejala yang mengarah pada perdarahan internal;

clinical decision making tenaga medis;

ketepatan dan ketepatan waktu intervensi;

komunikasi dan koordinasi antar tenaga medis;

keputusan serta waktu pelaksanaan rujukan; dan

kondisi klinis pasien pada saat tiba di RSUD Kabupaten Bekasi.

Baca Juga  Kejari Karawang Dalami Kasus KPR BTN, Penetapan Tersangka Tunggu BPK

Dengan demikian, penilaian tidak semata-mata didasarkan pada outcome pasien, tetapi terhadap proses pelayanan medis secara keseluruhan dan standar pelayanan yang seharusnya diterapkan pada kondisi klinis tersebut.

Keluarga berharap proses klarifikasi dan audit tersebut dapat memberikan kepastian medis, transparansi, akuntabilitas, serta perlindungan terhadap hak pasien dan tenaga medis, sekaligus menjadi dasar yang objektif bagi keluarga dalam menentukan langkah hukum selanjutnya.

Hendra Gunawan, S.H.Kuasa Hukum Keluarga Almarhum Rizky Haryono

Catatan Redaksi: Artikel ini dipublikasikan secara otomatis dan dapat mengalami pembaruan sesuai perkembangan informasi terbaru maupun klarifikasi dari pihak terkait.
spot_img

PERISTIWA

Jalan Raya Sentul–Jongjing Retak dan Minim PJU, IWO Indonesia Kabupaten Serang Desak Pemerintah Bertindak Sebelum Jatuh Korban

SERANG — Kondisi infrastruktur di Jalan Raya Sentul–Jongjing, Kabupaten Serang, kembali menjadi sorotan. Keretakan badan jalan, minimnya penerangan jalan umum (PJU), serta kondisi jembatan akses menuju Kecamatan Lebakwangi yang sebagian mengalami kerusakan serius dinilai membutuhkan perhatian dan penanganan pemerintah secara segera. Ketua DPD Ikatan Wartawan Online Indonesia (IWO Indonesia) Kabupaten Serang), Suprani, meminta pemerintah daerah tidak menunggu hingga kerusakan tersebut...

BEKASI 24 JAM

spot_img
spot_img

POS POPULER

INVESTIGASI

INDEKS