Rabu, September 9, 2026
spot_img
spot_imgspot_img

TOP NEWS

spot_img

BEKASI 24 JAM

spot_img

GOKAR Travel Nusantara Apresiasi Table Top The Living Culture, Dorong Sinergi Pariwisata Sleman dan Karawang

KARAWANG – Upaya memperkuat jejaring dan kerja sama industri pariwisata terus dilakukan melalui kegiatan Table Top “The Living Culture” yang mempertemukan pelaku usaha pariwisata, travel agent, hotel, serta berbagai pihak terkait.

Kegiatan yang mengusung kolaborasi Dinas Pariwisata Sleman dan PHRI Sleman tersebut digelar di Mercure Hotel Karawang pada Kamis, 27 Agustus 2026. Forum ini menjadi ruang business matching antara seller dari Kabupaten Sleman dengan buyer dan pelaku usaha perjalanan dari berbagai daerah.

Dalam kegiatan tersebut, para peserta mendapatkan kesempatan untuk memperkenalkan produk dan layanan wisata, membangun komunikasi bisnis, hingga membuka peluang kerja sama yang lebih luas.

Sejumlah travel agent turut ambil bagian dalam agenda business matching tersebut. Berdasarkan daftar peserta, terdapat puluhan pelaku usaha perjalanan yang hadir sebagai buyer maupun seller untuk menjajaki potensi kolaborasi dan transaksi bisnis di sektor pariwisata.

Konsep Table Top sendiri dilaksanakan dengan sistem round robin, di mana buyer berkesempatan mengunjungi meja seller secara bergantian sesuai urutan yang telah ditentukan panitia. Setiap sesi memberikan kesempatan bagi pelaku usaha untuk melakukan presentasi, memperkenalkan produk, serta membangun komunikasi bisnis secara langsung.

Baca Juga  Ironi Sekolah Negeri: Dugaan Pungutan Seragam Rp1Jt 150rb di SMPN 1 Sukawangi Picu Jeritan Wali Murid Disaat Ekonomi Sulit

Salah satu peserta yang turut memberikan perhatian terhadap kegiatan tersebut adalah Founder GOKAR Travel Nusantara, Syuhada Wisastra.

Syuhada mengapresiasi terselenggaranya kegiatan Table Top yang dinilainya mampu menjadi jembatan penting antara pelaku industri pariwisata dari berbagai daerah.

“Kami dari GOKAR Travel Nusantara sangat mengapresiasi kegiatan seperti ini. Table Top menjadi wadah yang sangat positif untuk mempertemukan pelaku usaha pariwisata, membangun jaringan, serta membuka peluang kerja sama yang nyata,” ujar Syuhada Wisastra.

Menurutnya, kolaborasi dan komunikasi antarwilayah menjadi salah satu kunci penting dalam mendorong pertumbuhan industri pariwisata nasional. Potensi wisata yang dimiliki setiap daerah akan semakin berkembang apabila didukung dengan jaringan pemasaran dan kerja sama yang kuat.

Baca Juga  Dari Keterbatasan Jadi Inovasi, SMAN 1 Sukawangi Hadirkan Aplikasi Mandiri Si-SMANGI

Founder GOKAR Travel Nusantara itu berharap sinergitas antara pemerintah daerah, asosiasi perhotelan dan restoran, travel agent, serta seluruh pelaku industri pariwisata dapat terus berjalan secara berkelanjutan.

“Semoga sinergitas seperti ini bisa terus berjalan dan semakin berkembang. Kolaborasi antara pemerintah, PHRI, travel agent, hotel, dan seluruh pelaku pariwisata tentu sangat penting. Dengan bersama-sama membangun jaringan dan saling mendukung, kami optimistis pariwisata Indonesia akan semakin maju,” tambahnya.

Syuhada juga menilai kegiatan business matching secara langsung memberikan manfaat besar bagi pelaku usaha perjalanan, khususnya dalam memperoleh informasi terbaru mengenai destinasi, paket wisata, akomodasi, serta peluang kerja sama antardaerah.

Sebagai perusahaan yang bergerak di bidang perjalanan dan layanan wisata, GOKAR Travel Nusantara turut melihat kegiatan tersebut sebagai momentum positif untuk memperluas jaringan dan mendukung perkembangan ekosistem pariwisata.

Baca Juga  U-Ditch Diduga Asal Jadi, Pembina IWO-I Kabupaten Tangerang Pertanyakan Mutu Proyek dan Pengawasan

Dengan semakin banyaknya forum kolaborasi seperti Table Top “The Living Culture”, diharapkan potensi pariwisata daerah tidak hanya dikenal di wilayah masing-masing, tetapi juga mampu dipasarkan secara lebih luas melalui jaringan travel agent dan pelaku industri pariwisata nasional.

Kolaborasi antara Dinas Pariwisata Sleman, PHRI Sleman, pelaku usaha perhotelan, serta travel agent menjadi bukti bahwa kemajuan pariwisata membutuhkan sinergi dari berbagai pihak. Melalui kerja sama yang berkelanjutan, sektor pariwisata diharapkan mampu terus tumbuh, memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat, sekaligus memperkuat posisi Indonesia sebagai salah satu destinasi wisata unggulan dunia.

“Semoga kegiatan seperti ini terus berlanjut, semakin banyak kolaborasi yang terbangun, dan pariwisata Indonesia semakin maju,” pungkas Syuhada Wisastra. (Red)

Catatan Redaksi: Artikel ini dipublikasikan secara otomatis dan dapat mengalami pembaruan sesuai perkembangan informasi terbaru maupun klarifikasi dari pihak terkait.
spot_img

PERISTIWA

Jayabakti Bergemuruh! Ribuan Massa Putih-Hijau Antarkan Mawa Sumpena Dalam Pengundian Nomor Urut

BEKASI – Gemuruh dukungan masyarakat mewarnai pelaksanaan pengundian nomor urut calon Kepala Desa Jayabakti periode 2026-2034. Ribuan pendukung Mawa Sumpena, yang dikenal dengan sapaan Lurah Kangkung, memadati Kantor Desa Jayabakti dengan mengenakan atribut bernuansa putih dan hijau. Pada Rabu (9/9/2026). Dalam pengundian nomor urut tersebut, Mawa Sumpena mendapatkan nomor urut 2. Nomor tersebut langsung disambut antusias oleh para pendukung yang...

BEKASI 24 JAM

spot_img
spot_img

POS POPULER

INVESTIGASI

INDEKS