CIKARANG | BEKASIEXPOSE | Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) DPP Asosiasi Praktisi Human Resources Indonesia (ASPHRI) 2026 mendapat apresiasi dari jajaran pengurus daerah. Salah satunya datang dari Redy W. Tambri, pengurus ASPHRI Koordinator Wilayah (Korwil) Karawang yang berada di kawasan industri Surya Cipta.
Rakornas DPP ASPHRI 2026 digelar di Grande Valore Hotel, Jababeka, Cikarang, Sabtu (19/9/2026), dengan mengusung tema “Harmonisasi & Sinergi Meraih Tujuan Bersama.”
Redy W. Tambri yang hadir dalam kegiatan tersebut menyampaikan apresiasi dan rasa bangganya dapat menjadi bagian dari agenda nasional ASPHRI. Menurutnya, Rakornas bukan hanya menjadi forum organisasi, tetapi juga ruang untuk memperkuat komunikasi, menyatukan gagasan dan membangun sinergi antarpengurus.
“Saya sangat mengapresiasi pelaksanaan Rakornas DPP ASPHRI 2026 ini. Bagi saya, kegiatan seperti ini sangat penting karena kita bisa bertemu, bersilaturahmi dan menyatukan kembali visi serta langkah untuk kemajuan ASPHRI,” ujar Redy.
Ia menilai tema “Harmonisasi & Sinergi Meraih Tujuan Bersama” sangat relevan dengan kebutuhan organisasi saat ini. Menurutnya, tantangan di bidang human resources terus berkembang sehingga dibutuhkan kolaborasi dan komunikasi yang kuat di antara para praktisi HR.
“Tema harmonisasi dan sinergi ini sangat tepat. Kita tidak bisa berjalan sendiri-sendiri. Pengurus pusat, wilayah maupun daerah harus memiliki komunikasi yang baik agar setiap program yang direncanakan dapat memberikan manfaat yang lebih luas,” katanya.
Bangga Menjadi Bagian dari ASPHRI
Redy juga mengungkapkan kebanggaannya dapat hadir dan mengikuti Rakornas bersama seluruh jajaran pengurus ASPHRI dari berbagai wilayah.
Menurutnya, keberadaan ASPHRI memiliki peran penting dalam membangun profesionalisme praktisi human resources sekaligus menjadi wadah bertukar pengalaman menghadapi dinamika dunia kerja dan industri.
“Saya pribadi merasa bangga menjadi bagian dari ASPHRI. Banyak hal yang bisa kita dapatkan dari organisasi ini, bukan hanya dari sisi pengetahuan dan profesionalisme, tetapi juga jaringan, silaturahmi dan pengalaman dari sesama praktisi,” ungkapnya.
Sebagai pengurus Korwil Karawang di kawasan industri Surya Cipta, Redy berharap hasil Rakornas dapat diterjemahkan menjadi program yang semakin dekat dengan kebutuhan praktisi HR dan dunia industri.
“Harapannya, hasil Rakornas ini tidak berhenti pada diskusi saja. Apa yang sudah dibahas bisa kita turunkan menjadi program nyata, termasuk di wilayah Karawang. Kita ingin ASPHRI semakin hadir dan memberikan kontribusi bagi dunia industri dan ketenagakerjaan,” tuturnya.
Dorong Kolaborasi Pengurus
Lebih lanjut, Redy menilai kekuatan ASPHRI terletak pada kebersamaan seluruh pengurus dan anggota. Karena itu, ia mendorong agar komunikasi dan kolaborasi antarkorwil maupun antara daerah dengan DPP terus diperkuat.
“Kalau kita bersinergi, saya yakin banyak hal yang bisa kita lakukan. Masing-masing wilayah memiliki pengalaman, potensi dan tantangan yang berbeda. Semua itu bisa menjadi kekuatan bersama apabila dikomunikasikan dan dikolaborasikan,” jelasnya.
Ia juga berharap Rakornas 2026 menjadi momentum untuk memperkuat konsolidasi organisasi menuju pelaksanaan program-program ASPHRI hingga periode kepengurusan berikutnya.
“Semoga setelah Rakornas ini kita semakin solid, semakin kompak dan semakin aktif. Mari kita buktikan bahwa harmonisasi dan sinergi bukan hanya tema Rakornas, tetapi benar-benar menjadi semangat kita dalam menjalankan organisasi,” pungkas Redy W. Tambri.
Rakornas DPP ASPHRI 2026 sendiri diikuti jajaran pengurus organisasi dan menjadi forum untuk mengevaluasi program kerja sekaligus membahas analisis SWOT serta menyusun action plan sebagai dasar strategi organisasi ke depan.
(HADA)








