Selasa, Maret 3, 2026
spot_img
spot_imgspot_img

TOP NEWS

spot_img

BEKASI 24 JAM

spot_img

Dinas Pariwisata Kabupaten Bekasi Ajak Penggiat Wisata Bangun Sinergi Lewat Jambore 2025

CIKARANG TIMUR – BEKASIEXPOSE.COM – Dinas Pariwisata Kabupaten Bekasi menggelar Jambore Penggiat Pariwisata Kabupaten Bekasi Tahun 2025 di Halaman Gedung Pusat Pariwisata, Sertajaya, Cikarang Timur, pada Jumat (10/10/2025).

Kegiatan ini diikuti sekitar 250 peserta yang terdiri dari unsur kecamatan, desa, kelurahan, kelompok sadar wisata (Pokdarwis), komunitas ekonomi kreatif, serta para penggiat dan pelaku industri pariwisata di Kabupaten Bekasi.

Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Bekasi, Dede Mauludin, mengatakan bahwa jambore ini menjadi sarana pembinaan dan penguatan jejaring antarpenggiat pariwisata di daerah. Kegiatan ini juga menjadi ajang evaluasi untuk menyusun arah kebijakan pariwisata ke depan.

“Tujuan kegiatan ini bagaimana kita bisa menghasilkan pola pembinaan bagi seluruh kelompok sadar wisata dan penggiat pariwisata di Kabupaten Bekasi. Di sini hadir semua stakeholder, mulai dari ASITA, PUTRI, PHRI, hingga komunitas ekonomi kreatif. Kita ingin menguatkan sinergi dalam pengembangan pariwisata daerah,” ujar Dede.

Baca Juga  ‎𝐏𝐞𝐦𝐮𝐝𝐚 𝐏𝐚𝐧𝐜𝐚𝐬𝐢𝐥𝐚 𝐊𝐚𝐰𝐚𝐥 𝐀𝐝𝐮𝐚𝐧 𝐏𝐞𝐝𝐚𝐠𝐚𝐧𝐠, 𝐃𝐢𝐝𝐮𝐠𝐚 𝐓𝐞𝐫𝐣𝐚𝐝𝐢 𝐏𝐮𝐧𝐠𝐮𝐭𝐚𝐧 𝐋𝐢𝐚𝐫 𝐝𝐢 𝐏𝐚𝐬𝐚𝐫 𝐓𝐮𝐦𝐩𝐚𝐡 𝐂𝐢𝐤𝐚𝐫𝐚𝐧𝐠 𝐔𝐭𝐚𝐫𝐚

Selain menjadi wadah pembinaan, kegiatan jambore juga diramaikan dengan berbagai acara seperti pameran UMKM dan ekonomi kreatif, lomba tari khas Bekasi, live music, hingga podcast wisata yang menampilkan berbagai narasumber penggiat pariwisata.

Menurut Dede, di tengah kondisi ekonomi yang belum sepenuhnya pulih, sektor pariwisata dan ekonomi kreatif justru menjadi alternatif penting dalam pengembangan ekonomi masyarakat.

“Justru di saat ekonomi melambat, sektor pariwisata bisa menjadi penggerak ekonomi baru. Kita sudah menyiapkan wadahnya, salah satunya Gedung Kreatif Hub yang bisa digunakan masyarakat secara gratis untuk pelatihan dan pembinaan ekonomi kreatif,” tuturnya.

Baca Juga  𝐊𝐥𝐚𝐫𝐢𝐟𝐢𝐤𝐚𝐬𝐢 𝐕𝐢𝐝𝐞𝐨 𝐃𝐮𝐠𝐚𝐚𝐧 𝐏𝐮𝐧𝐠𝐥𝐢 𝐏𝐚𝐬𝐚𝐫 𝐓𝐮𝐦𝐩𝐚𝐡, 𝐏𝐞𝐧𝐠𝐞𝐥𝐨𝐥𝐚 𝐁𝐚𝐧𝐭𝐚𝐡 𝐓𝐮𝐝𝐮𝐡𝐚𝐧 𝐝𝐚𝐧 𝐓𝐞𝐠𝐚𝐬𝐤𝐚𝐧 𝐓𝐚𝐤 𝐀𝐝𝐚 𝐏𝐞𝐫𝐦𝐢𝐧𝐭𝐚𝐚𝐧 𝐔𝐚𝐧𝐠

Ia menjelaskan, Gedung Kreatif Hub telah memfasilitasi delapan bidang ekonomi kreatif, mulai dari fashion, fotografi, animasi video, hingga seni lukis. Program tersebut juga melibatkan dukungan CSR dari sejumlah perusahaan, seperti PT Yutaka Indonesia, PT Hyundai Indonesia, dan PT Paper Castle.

“Dinas Pariwisata sangat berkomitmen untuk memfasilitasi para pegiat pariwisata dan ekonomi kreatif agar terus berkembang. Kami terus membuka ruang kolaborasi, karena ini bagian dari upaya penguatan ekonomi lokal,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Pengembangan SDM dan Kelembagaan Pariwisata, Shane Susanti, menjelaskan bahwa kegiatan jambore memiliki empat tujuan utama. Pertama, menciptakan sinergitas dan kolaborasi antar penggiat pariwisata. Kedua, meningkatkan kapasitas dan peran aktif dalam mewujudkan Sadar Wisata dan Sapta Pesona. Ketiga, mendorong kreativitas agar lebih inovatif. Keempat, memperkuat kerja sama antara pelaku wisata dan ekonomi kreatif.

Baca Juga  𝐓𝐚𝐧𝐠𝐢𝐬 𝐖𝐚𝐧𝐢𝐭𝐚 𝐇𝐚𝐝𝐚𝐧𝐠 𝐌𝐨𝐛𝐢𝐥 𝐆𝐮𝐛𝐞𝐫𝐧𝐮𝐫 𝐃𝐞𝐝𝐢 𝐌𝐮𝐥𝐲𝐚𝐝𝐢, 𝐃𝐮𝐠𝐚𝐚𝐧 𝐃𝐚𝐧𝐚 𝐌𝐚𝐧𝐝𝐞𝐤 𝐝𝐢 𝐂𝐢𝐤𝐚𝐫𝐚𝐧𝐠 𝐁𝐚𝐫𝐚𝐭 𝐇𝐚𝐫𝐮𝐬 𝐒𝐞𝐠𝐞𝐫𝐚 𝐃𝐢𝐭𝐢𝐧𝐝𝐚𝐤𝐥𝐚𝐧𝐣𝐮𝐭𝐢

“Melalui jambore ini, kami berharap terjalin silaturahmi, berbagi ilmu, dan membangun jejaring antar penggiat pariwisata. Kita ingin mengembangkan potensi wisata berkelanjutan, memperkuat sinergi, dan memajukan ekonomi lokal melalui pariwisata yang berdaya saing,” ungkap Shane.

Kegiatan ini diselenggarakan berdasarkan dasar hukum Undang-Undang Nomor 10 Tahun 2009 tentang Kepariwisataan, Peraturan Daerah Kabupaten Bekasi Nomor 3 Tahun 2016 tentang Penyelenggaraan Kepariwisataan, serta Peraturan Gubernur Jawa Barat Nomor 90 Tahun 2020 tentang Pedoman Pembentukan Kelompok Sadar Wisata. (Red)

(Sumber: Bekasikab.go.id)

Catatan Redaksi: Artikel ini dipublikasikan secara otomatis dan dapat mengalami pembaruan sesuai perkembangan informasi terbaru maupun klarifikasi dari pihak terkait.
spot_img

PERISTIWA

‎𝐃𝐢 𝐇𝐚𝐝𝐚𝐩𝐚𝐧 𝐀𝐩𝐚𝐫𝐚𝐭 𝐝𝐚𝐧 𝐈𝐖𝐎𝐈, 𝐑𝐞𝐤𝐭𝐨𝐫𝐚𝐭 𝐔𝐧𝐬𝐢𝐤𝐚 𝐒𝐚𝐦𝐩𝐚𝐢𝐤𝐚𝐧 𝐏𝐞𝐫𝐦𝐢𝐧𝐭𝐚𝐚𝐧 𝐌𝐚𝐚𝐟 𝐤𝐞 𝐖𝐚𝐫𝐭𝐚𝐰𝐚𝐧

KARAWANG | BEKASIEXPOSE | ‎Pihak Rektorat Universitas Singaperbangsa Karawang (Unsika) menyampaikan permintaan maaf atas pernyataan salah satu stafnya yang sempat menimbulkan polemik dengan insan pers. ‎Permintaan maaf itu disampaikan langsung oleh Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan, Alumni, dan Kerja Sama Unsika, Dr. H. Amirudin, Drs., M.Pd.I, bersama staf Humas Unsika, Nurhali. ‎Pernyataan tersebut disampaikan di hadapan jajaran Unsika, aparat dari Polsek Telukjambe...

BEKASI 24 JAM

spot_img
spot_img

POS POPULER

INVESTIGASI

INDEKS