Selasa, Juli 28, 2026
spot_img
spot_imgspot_img

TOP NEWS

spot_img

BEKASI 24 JAM

spot_img

Dirut RSUD Jatisari Turun Langsung Temui Pasien, Pastikan Pelayanan Lebih Cepat dan Prima

KARAWANG, Bekasiexpose.com – Di ruang gawat darurat, setiap menit memiliki arti penting. Saat pasien datang dalam kondisi kritis, keluarga hanya berharap satu hal: pertolongan secepat mungkin. Namun harapan itu sempat berubah menjadi kecemasan di RSUD Jatisari, Kabupaten Karawang, setelah muncul laporan seorang pasien diduga belum memperoleh penanganan awal secara maksimal di Instalasi Gawat Darurat (IGD), Kamis (16/4/2026).

Peristiwa tersebut menjadi perhatian publik setelah keluarga pasien menyampaikan kondisi IGD saat itu penuh dan pelayanan dinilai belum berjalan optimal.

Bahkan, keluarga menyebut pasien membutuhkan penanganan cepat di tengah keterbatasan petugas yang siaga saat itu.

Baca Juga  Yosminaldi Tegaskan FORKOM HRD BEKAPURS Bukan Kompetisi Melainkan Kolaborasi Bersama

Menanggapi sorotan tersebut, manajemen RSUD Jatisari bergerak cepat. Pihak rumah sakit menunjukkan sikap tanggung jawab dengan mendatangi pasien dan keluarga untuk menyampaikan permohonan maaf secara langsung.

Direktur RSUD Jatisari, dr. Anisah, M. Epid., datang ke Rumah Sakit Izza Cikampek, tempat pasien kini menjalani perawatan lanjutan. Dalam pertemuan itu, ia menyampaikan penyesalan atas ketidaknyamanan yang dialami pasien dan keluarga.

“Kami menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya kepada keluarga pasien. Ini menjadi bahan evaluasi kami agar ke depan pelayanan, terutama di IGD, dapat berjalan lebih optimal,” ujar dr. Anisah.

Baca Juga  Pengembangan Peternakan LASKAR Farm Lapas Karawang Raih Apresiasi Tokoh Masyarakat

Ia menegaskan, kejadian tersebut menjadi catatan serius bagi manajemen rumah sakit. Evaluasi menyeluruh akan dilakukan, khususnya terkait kesiapan layanan darurat, ketersediaan tenaga medis, sistem antrean pasien, serta kecepatan respons dalam kondisi kritis.

Menurutnya, IGD merupakan garda terdepan pelayanan rumah sakit, sehingga mutu layanan di unit tersebut harus terus diperkuat agar mampu menjawab kebutuhan masyarakat.

Sikap terbuka dan responsif dari pihak RSUD Jatisari mendapat apresiasi dari keluarga pasien. Dalam suasana haru, keluarga menerima permohonan maaf tersebut dengan lapang dada.

Keluarga juga berharap kejadian serupa tidak kembali terulang, serta meminta peningkatan pelayanan agar pasien yang datang dalam kondisi darurat dapat segera ditangani tanpa hambatan.

Baca Juga  Yosminaldi Tegaskan FORKOM HRD BEKAPURS Bukan Kompetisi Melainkan Kolaborasi Bersama

Langkah cepat yang dilakukan manajemen RSUD Jatisari dinilai sebagai bentuk komitmen menjaga kepercayaan publik. Permintaan maaf secara langsung sekaligus evaluasi internal menunjukkan upaya perbaikan yang nyata di tengah sorotan masyarakat.

Ke depan, RSUD Jatisari diharapkan mampu terus berbenah dan menghadirkan pelayanan kesehatan yang lebih prima, profesional, cepat, serta humanis bagi seluruh warga Kabupaten Karawang.

Catatan Redaksi: Artikel ini dipublikasikan secara otomatis dan dapat mengalami pembaruan sesuai perkembangan informasi terbaru maupun klarifikasi dari pihak terkait.
spot_img

PERISTIWA

Pengembangan Peternakan LASKAR Farm Lapas Karawang Raih Apresiasi Tokoh Masyarakat

Karawang, Bekasiexpose.com – Lapas Kelas IIA Karawang kembali menerima kunjungan dari berbagai unsur masyarakat yang ingin melihat secara langsung program pembinaan kemandirian bagi warga binaan. Kali ini, Kepala Desa Welas Yuni Nugroho yang sering disapa Kades Hoho atau yang lebih dikenal dengan nama Hoho Alkaf didampingi Ketua Squad Nusantara Jalu Seno Aji berkesempatan mengunjungi LASKAR Farm Sarana Asimilasi dan...

BEKASI 24 JAM

spot_img
spot_img

POS POPULER

INVESTIGASI

INDEKS