Selasa, Maret 3, 2026
spot_img
spot_imgspot_img

TOP NEWS

spot_img

BEKASI 24 JAM

spot_img

Gema Sholawat Nelayan Tarumajaya Jadi Ajang Silaturahmi Pemerintah dan Warga Pesisir

TARUMAJAYA | BEKASIEXPOSE.COM — Suasana penuh kehangatan dan semangat kebersamaan terasa di Tempat Pelelangan Ikan (TPI) PAL Jaya, Desa Segarajaya, Kecamatan Tarumajaya, Rabu (22/10/2025).

Acara Gema Sholawat Nelayan Tarumajaya yang dihadiri Wakil Bupati Bekasi, Asep Surya Atmaja, bersama ratusan warga pesisir menjadi momentum penting untuk mempererat silaturahmi sekaligus menyerap aspirasi masyarakat nelayan dengan Pemerintah Kabupaten Bekasi.

Dalam sambutannya, Wabup Asep menegaskan bahwa kemajuan bangsa sangat bergantung pada tiga sektor utama, yakni pendidikan, kesehatan, dan pertanian atau perikanan.

“Kalau negara ingin maju, ada tiga hal penting, yaitu pendidikan, kesehatan, dan pertanian atau perikanan,” ujar Asep di hadapan masyarakat nelayan.

Baca Juga  𝐑𝐚𝐦𝐚𝐝𝐚𝐧 𝐉𝐚𝐝𝐢 𝐌𝐨𝐦𝐞𝐧𝐭𝐮𝐦 𝐏𝐞𝐧𝐠𝐮𝐚𝐭𝐚𝐧 𝐄𝐭𝐨𝐬 𝐊𝐞𝐫𝐣𝐚 𝐀𝐒𝐍 𝐊𝐚𝐛𝐮𝐩𝐚𝐭𝐞𝐧 𝐁𝐞𝐤𝐚𝐬𝐢

Ia menambahkan, Pemkab Bekasi terus berupaya memastikan pelayanan kesehatan bagi masyarakat, khususnya nelayan dan keluarganya, tetap terjamin. Salah satu fokus pemerintah adalah memastikan seluruh warga terdaftar aktif dalam program BPJS Kesehatan.

“Ada sekitar 40 ribu peserta BPJS yang sempat terhenti, tapi insya Allah tahun 2026 akan kita aktifkan kembali. Jadi bagi masyarakat yang belum memiliki BPJS, silakan datang ke Puskesmas terdekat untuk membuatnya,” ungkapnya.

Pemerintah daerah, lanjut Asep, juga menyiapkan alokasi anggaran sebesar Rp300 miliar untuk memperkuat layanan BPJS Kesehatan di Kabupaten Bekasi sebagai bentuk komitmen meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui akses layanan kesehatan yang lebih mudah dan merata.

Baca Juga  𝐊𝐨𝐥𝐚𝐛𝐨𝐫𝐚𝐬𝐢 𝐓𝐍𝐈 𝐝𝐚𝐧 𝐏𝐞𝐦𝐤𝐚𝐛 𝐁𝐞𝐤𝐚𝐬𝐢 𝐉𝐚𝐝𝐢 𝐏𝐢𝐥𝐚𝐫 𝐊𝐞𝐚𝐦𝐚𝐧𝐚𝐧 𝐝𝐚𝐧 𝐏𝐞𝐫𝐜𝐞𝐩𝐚𝐭𝐚𝐧 𝐏𝐞𝐦𝐛𝐚𝐧𝐠𝐮𝐧𝐚𝐧

Selain bidang kesehatan, Wabup Asep juga menyoroti pentingnya pembentukan Paguyuban Nelayan, yang digagas tokoh masyarakat Ustaz Tile. Menurutnya, wadah ini akan mempermudah komunikasi dan penyampaian aspirasi nelayan kepada pemerintah.

“Dengan adanya paguyuban, aspirasi dan keluhan masyarakat nelayan bisa tersampaikan langsung kepada pemerintah, misalnya soal alat tangkap ikan atau asuransi kerja. Kalau tidak disampaikan, pemerintah tidak bisa tahu kebutuhan masyarakat,” tuturnya.

Asep juga menilai masyarakat pesisir memiliki potensi besar dalam pembangunan daerah. Ia menyebut, kehidupan yang dekat dengan laut menjadikan warga pesisir memiliki daya juang tinggi serta pola hidup sehat dan cerdas.

Baca Juga  𝐒𝐢𝐧𝐞𝐫𝐠𝐢 𝐏𝐮𝐬𝐚𝐭 𝐝𝐚𝐧 𝐃𝐚𝐞𝐫𝐚𝐡, 𝐑𝐞𝐯𝐢𝐭𝐚𝐥𝐢𝐬𝐚𝐬𝐢 𝐓𝐚𝐦𝐛𝐚𝐤 𝐉𝐚𝐝𝐢 𝐌𝐨𝐭𝐨𝐫 𝐏𝐞𝐧𝐠𝐠𝐞𝐫𝐚𝐤 𝐊𝐞𝐬𝐞𝐣𝐚𝐡𝐭𝐞𝐫𝐚𝐚𝐧 𝐏𝐞𝐬𝐢𝐬𝐢𝐫 𝐁𝐞𝐤𝐚𝐬𝐢

“Orang-orang yang tinggal di pesisir biasanya pintar-pintar karena makanannya bergizi tinggi dari hasil laut. Jadi ibu-ibu di sini hebat semua, sehat dan cerdas,” ucapnya sambil bercanda yang disambut tawa hadirin.

Acara Gema Sholawat Nelayan Tarumajaya ditutup dengan doa bersama dan dialog interaktif antara Wakil Bupati dan warga.

Melalui kegiatan tersebut, Asep berharap sinergi antara pemerintah dan masyarakat nelayan semakin kuat untuk mewujudkan Kabupaten Bekasi yang Bangkit, Maju, dan Sejahtera. (*)

Catatan Redaksi: Artikel ini dipublikasikan secara otomatis dan dapat mengalami pembaruan sesuai perkembangan informasi terbaru maupun klarifikasi dari pihak terkait.
spot_img

PERISTIWA

‎𝐃𝐢 𝐇𝐚𝐝𝐚𝐩𝐚𝐧 𝐀𝐩𝐚𝐫𝐚𝐭 𝐝𝐚𝐧 𝐈𝐖𝐎𝐈, 𝐑𝐞𝐤𝐭𝐨𝐫𝐚𝐭 𝐔𝐧𝐬𝐢𝐤𝐚 𝐒𝐚𝐦𝐩𝐚𝐢𝐤𝐚𝐧 𝐏𝐞𝐫𝐦𝐢𝐧𝐭𝐚𝐚𝐧 𝐌𝐚𝐚𝐟 𝐤𝐞 𝐖𝐚𝐫𝐭𝐚𝐰𝐚𝐧

KARAWANG | BEKASIEXPOSE | ‎Pihak Rektorat Universitas Singaperbangsa Karawang (Unsika) menyampaikan permintaan maaf atas pernyataan salah satu stafnya yang sempat menimbulkan polemik dengan insan pers. ‎Permintaan maaf itu disampaikan langsung oleh Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan, Alumni, dan Kerja Sama Unsika, Dr. H. Amirudin, Drs., M.Pd.I, bersama staf Humas Unsika, Nurhali. ‎Pernyataan tersebut disampaikan di hadapan jajaran Unsika, aparat dari Polsek Telukjambe...

BEKASI 24 JAM

spot_img
spot_img

POS POPULER

INVESTIGASI

INDEKS