Sabtu, September 12, 2026
spot_img
spot_imgspot_img

TOP NEWS

spot_img

BEKASI 24 JAM

spot_img

Kabupaten Bekasi Jadi Rujukan DPRD Kotawaringin Barat dalam Penerapan Smart City

CIKARANG PUSAT – BEKASIEXPOSE – Pemerintah Kabupaten Bekasi kembali menjadi tujuan studi banding daerah lain. Kali ini, kunjungan datang dari rombongan Komisi C DPRD Kabupaten Kotawaringin Barat, Provinsi Kalimantan Tengah, yang melaksanakan kaji banding ke Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian (Diskominfosantik) Kabupaten Bekasi, pada Kamis (9/10/2025).

Rombongan DPRD tersebut diterima langsung oleh Sekretaris Diskominfosantik Kabupaten Bekasi, Eko Suparyadi, di Gedung Diskominfosantik, Komplek Pemerintah Kabupaten Bekasi, Cikarang Pusat.

Ketua Rombongan sekaligus Ketua Komisi C DPRD Kotawaringin Barat, Arief Asyrofi, mengatakan kunjungan ini bertujuan untuk mempelajari implementasi program Smart City yang telah berjalan di Kabupaten Bekasi. Ia menilai, keberhasilan Kabupaten Bekasi dalam menerapkan konsep kota cerdas menjadi inspirasi bagi daerah lain untuk melakukan hal serupa.

Baca Juga  Jayabakti Bergemuruh! Ribuan Massa Putih-Hijau Antarkan Mawa Sumpena Dalam Pengundian Nomor Urut

“Kami tertarik karena Kabupaten Bekasi mendapat predikat nomor satu sebagai kota cerdas di Provinsi Jawa Barat, kami ingin menimba ilmu dan menggali bagaimana implementasi Smart City di sini bisa berkembang begitu pesat. Kami juga di Komisi C punya mitra kerja Diskominfo,” terang Arief.

Menurut Arief, salah satu yang penting ialah mengenai penerapan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) di Kabupaten Bekasi telah membawa dampak besar terhadap peningkatan pelayanan publik. Ia menilai, sistem digital yang terintegrasi membuat proses pelayanan kepada masyarakat menjadi lebih cepat dan efisien.

“Dampaknya luar biasa. Masyarakat lebih mudah mendapat pelayanan, pengawasan antarperangkat daerah menjadi lebih efisien, dan semuanya terintegrasi melalui sistem aplikasi yang dibangun oleh Diskominfosantik,” kata Arief.

Baca Juga  10 Bulan Pasca Banjir Bandang, Bantuan Korban Banjir Langsa Masih Belum Merata

Melalui kaji banding ini, DPRD Kotawaringin Barat berencana untuk mendorong dinas terkait di daerahnya agar mulai mengadopsi sistem serupa. Ia mengungkapkan, komunikasi awal dengan jajaran Diskominfosantik Kabupaten Bekasi telah dilakukan untuk membahas potensi kerja sama dan pertukaran pengetahuan.

“Kami akan berkoordinasi lebih lanjut dengan Diskominfosantik Kabupaten Bekasi terkait mekanisme transfer ilmu dan data aplikasi yang sudah berjalan di sini,” ucapnya.

Lebih lanjut, Arief menjelaskan bahwa pihaknya akan menyesuaikan langkah-langkah penerapan Smart City dengan kemampuan daerah, baik dari sisi anggaran, sumber daya manusia, maupun infrastruktur. Ia menegaskan bahwa proses adaptasi akan dilakukan secara bertahap dan terencana.

Baca Juga  Silaturahmi Jelang Pilkades Sukaasih 2026-2034, Forkopimcam Sukatani Serukan Demokrasi Tertib dan Aman

“Tentu tidak bisa serta-merta, tapi kami akan mulai dari apa yang bisa dijangkau terlebih dahulu,” ujarnya.

Di akhir kunjungan, Arief menyampaikan apresiasinya terhadap Kabupaten Bekasi yang dinilainya sebagai daerah maju dan representatif untuk menjadi rujukan pengembangan sistem pemerintahan digital. Ia menilai, posisi Kabupaten Bekasi sebagai daerah penyangga ibu kota turut mempercepat kemajuannya di bidang teknologi pemerintahan.

“Kabupaten Bekasi luar biasa. Sebagai daerah penyangga ibu kota, kemajuannya sangat pesat dan bisa menjadi contoh bagi daerah lain, termasuk kami di Kotawaringin Barat,” tutupnya. (Red)

(Sumber: Bekasikab.go.id)

Catatan Redaksi: Artikel ini dipublikasikan secara otomatis dan dapat mengalami pembaruan sesuai perkembangan informasi terbaru maupun klarifikasi dari pihak terkait.
spot_img

PERISTIWA

10 Bulan Pasca Banjir Bandang, Bantuan Korban Banjir Langsa Masih Belum Merata

LANGSA — Hampir 10 bulan berlalu sejak banjir bandang melanda Kota Langsa pada 26 November 2025 lalu, namun persoalan penyaluran bantuan bagi masyarakat terdampak hingga kini masih menyisakan berbagai pertanyaan. Di tengah belum meratanya bantuan bagi korban banjir, sejumlah wilayah di Kota Langsa kembali terendam banjir pada 11 September 2026. Kondisi tersebut semakin menambah kekhawatiran masyarakat, khususnya warga yang hingga...

BEKASI 24 JAM

spot_img
spot_img

POS POPULER

INVESTIGASI

INDEKS