Selasa, Maret 3, 2026
spot_img
spot_imgspot_img

TOP NEWS

spot_img

BEKASI 24 JAM

spot_img

Kadiskominfosantik Bekasi Serukan ASN dan Warga Waspada Digital, Bijak Gunakan Medsos!

CIKARANG PUSAT – BEKASIEXPOSE.COM – Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian, dan Statistik (Diskominfosantik) Kabupaten Bekasi, Yan Yan Akhmad Kurnia, mengajak seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) dan masyarakat untuk memperkuat keamanan digital serta bijak dalam bermedia sosial.

Hal tersebut disampaikan Yan Yan saat memberikan amanat Apel Pagi bagi seluruh ASN di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bekasi, yang berlangsung di Plaza Pemkab Cikarang Pusat, Senin (20/10/2025).

Dalam amanatnya, Yan Yan mengatakan bahwa media sosial kini memiliki pengaruh besar terhadap pembentukan opini publik. Karena itu, ASN diminta untuk lebih berhati-hati dan beretika dalam bermedsos.

“Sekarang peribahasa sudah bergeser. Kalau dulu mulutmu harimaumu, tapi sekarang peribahasa itu berubah, jempolmu harimaumu. Kita sebagai ASN punya fungsi dan kompetensi sebagai perekat bangsa, maka saya mengajak marilah kita sama-sama bijak dalam bermedia sosial,” ujar Yan Yan.

Ia menjelaskan, di era digital saat ini, keamanan data pribadi menjadi hal yang sangat penting. Banyak kasus kebocoran data bukan disebabkan oleh peretasan sistem, melainkan akibat kelalaian pengguna itu sendiri.

Baca Juga  𝐓𝐚𝐧𝐠𝐢𝐬 𝐖𝐚𝐧𝐢𝐭𝐚 𝐇𝐚𝐝𝐚𝐧𝐠 𝐌𝐨𝐛𝐢𝐥 𝐆𝐮𝐛𝐞𝐫𝐧𝐮𝐫 𝐃𝐞𝐝𝐢 𝐌𝐮𝐥𝐲𝐚𝐝𝐢, 𝐃𝐮𝐠𝐚𝐚𝐧 𝐃𝐚𝐧𝐚 𝐌𝐚𝐧𝐝𝐞𝐤 𝐝𝐢 𝐂𝐢𝐤𝐚𝐫𝐚𝐧𝐠 𝐁𝐚𝐫𝐚𝐭 𝐇𝐚𝐫𝐮𝐬 𝐒𝐞𝐠𝐞𝐫𝐚 𝐃𝐢𝐭𝐢𝐧𝐝𝐚𝐤𝐥𝐚𝐧𝐣𝐮𝐭𝐢

“Sebagai contoh, masih banyak rekan-rekan ASN yang akun Bisma-nya masih menggunakan password default, bahkan tanggal lahir. Ini sangat mudah disalahgunakan oleh orang yang tidak bertanggung jawab,” kata Yan Yan.

Ia pun menyarankan agar ASN tidak menggunakan password yang sama untuk berbagai akun digital.

“Misalkan di HP, akun belanja, akun mobile banking, akun Gmail, dan akun lainnya jangan memakai password yang sama. Ketika satu akun dibobol, maka kalau kita menggunakan password yang sama, data lainnya bisa ikut bocor,” ujarnya.

Yan Yan juga menyinggung hal sederhana yang sering diabaikan masyarakat, yaitu keamanan data pribadi saat berbelanja online.

“Kalau Bapak Ibu semua yang suka belanja online, baik itu di toko orange, di toko hijau, atau bahkan di toko merah, ketika menerima paket jangan langsung membuang bungkusnya. Di sana ada nama, alamat, dan nomor HP. Itu data yang bisa disalahgunakan. Saya sarankan sebelum dibuang, identitas di bungkus paket itu dihancurkan, apakah mau disobek atau dihapus,” ucapnya.

Baca Juga  ‎𝐏𝐞𝐦𝐮𝐝𝐚 𝐏𝐚𝐧𝐜𝐚𝐬𝐢𝐥𝐚 𝐊𝐚𝐰𝐚𝐥 𝐀𝐝𝐮𝐚𝐧 𝐏𝐞𝐝𝐚𝐠𝐚𝐧𝐠, 𝐃𝐢𝐝𝐮𝐠𝐚 𝐓𝐞𝐫𝐣𝐚𝐝𝐢 𝐏𝐮𝐧𝐠𝐮𝐭𝐚𝐧 𝐋𝐢𝐚𝐫 𝐝𝐢 𝐏𝐚𝐬𝐚𝐫 𝐓𝐮𝐦𝐩𝐚𝐡 𝐂𝐢𝐤𝐚𝐫𝐚𝐧𝐠 𝐔𝐭𝐚𝐫𝐚

Lebih lanjut, Yan Yan mengingatkan maraknya modus penipuan digital yang mengatasnamakan instansi pemerintah, seperti Disdukcapil atau Kominfo, dengan dalih pembaruan sistem atau digitalisasi data.

“Ada beberapa kasus, contohnya mengaku dari Disdukcapil melalui WhatsApp, menelpon, mengarahkan untuk melakukan digitalisasi KTP dengan diarahkan oleh oknum-oknum tersebut. Padahal nantinya itu diarahkan untuk berbagi layar, sehingga data-data dari pengguna HP bisa direkam. Kalau di dalamnya ada M-banking, bisa bobol,” jelasnya.

Ia menambahkan, ada juga laporan masyarakat yang mengaku menerima pesan dari oknum yang mengatasnamakan Kominfo, meminta untuk mengakses alamat tertentu.

“Ini tolong disebarkan ke masyarakat. Kalau ada hal-hal seperti itu yang tidak diketahui, jangan dilayani. Ketika ada keraguan, silakan tanyakan ke petugas, baik di kecamatan maupun langsung ke kabupaten,” ujar Yan Yan.

Baca Juga  𝐊𝐥𝐚𝐫𝐢𝐟𝐢𝐤𝐚𝐬𝐢 𝐕𝐢𝐝𝐞𝐨 𝐃𝐮𝐠𝐚𝐚𝐧 𝐏𝐮𝐧𝐠𝐥𝐢 𝐏𝐚𝐬𝐚𝐫 𝐓𝐮𝐦𝐩𝐚𝐡, 𝐏𝐞𝐧𝐠𝐞𝐥𝐨𝐥𝐚 𝐁𝐚𝐧𝐭𝐚𝐡 𝐓𝐮𝐝𝐮𝐡𝐚𝐧 𝐝𝐚𝐧 𝐓𝐞𝐠𝐚𝐬𝐤𝐚𝐧 𝐓𝐚𝐤 𝐀𝐝𝐚 𝐏𝐞𝐫𝐦𝐢𝐧𝐭𝐚𝐚𝐧 𝐔𝐚𝐧𝐠

Ia mengingatkan, kebocoran data bisa menyebabkan kerugian besar bagi masyarakat, sehingga setiap orang harus lebih waspada terhadap tautan atau aplikasi yang tidak dikenal.

“Kalau ada aplikasi atau pautan yang tidak kita ketahui, lebih baik dihindari. Jangan diklik. Karena ketika virus sudah masuk ke sistem HP, bisa menyebabkan kebobolan dan resikonya sangat besar,” tegasnya.

Di akhir amanatnya, Kadiskominfosantik mengajak seluruh ASN untuk bekerja secara disiplin, kreatif, dan profesional, serta menjadi contoh dalam menjaga keamanan digital dan bermedia sosial yang sehat di tengah masyarakat. (Red)

(Sumber: Bekasikab.go.id)

Catatan Redaksi: Artikel ini dipublikasikan secara otomatis dan dapat mengalami pembaruan sesuai perkembangan informasi terbaru maupun klarifikasi dari pihak terkait.
spot_img

PERISTIWA

‎𝐃𝐢 𝐇𝐚𝐝𝐚𝐩𝐚𝐧 𝐀𝐩𝐚𝐫𝐚𝐭 𝐝𝐚𝐧 𝐈𝐖𝐎𝐈, 𝐑𝐞𝐤𝐭𝐨𝐫𝐚𝐭 𝐔𝐧𝐬𝐢𝐤𝐚 𝐒𝐚𝐦𝐩𝐚𝐢𝐤𝐚𝐧 𝐏𝐞𝐫𝐦𝐢𝐧𝐭𝐚𝐚𝐧 𝐌𝐚𝐚𝐟 𝐤𝐞 𝐖𝐚𝐫𝐭𝐚𝐰𝐚𝐧

KARAWANG | BEKASIEXPOSE | ‎Pihak Rektorat Universitas Singaperbangsa Karawang (Unsika) menyampaikan permintaan maaf atas pernyataan salah satu stafnya yang sempat menimbulkan polemik dengan insan pers. ‎Permintaan maaf itu disampaikan langsung oleh Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan, Alumni, dan Kerja Sama Unsika, Dr. H. Amirudin, Drs., M.Pd.I, bersama staf Humas Unsika, Nurhali. ‎Pernyataan tersebut disampaikan di hadapan jajaran Unsika, aparat dari Polsek Telukjambe...

BEKASI 24 JAM

spot_img
spot_img

POS POPULER

INVESTIGASI

INDEKS