CIKARANG KOTA| BEKASIEXPOSE.COM |
Kepala Desa Cikarang Kota, H. R. A. Gunawan, menyampaikan pesan yang tajam mengenai integritas moral dan etika kerja kepada seluruh jajaran staf dan aparatur desa. Penegasan ini disampaikan dalam Rapat Minggon rutin yang digelar di Aula Balai Desa Cikarang Kota pada Kamis (06/11/2025).
Dalam sambutannya yang menjadi inti dari pertemuan tersebut, Lurah Gunawan secara lugas meminta para perangkat desa untuk menjauhi praktik-praktik yang tidak etis, terutama yang berkaitan dengan hak orang lain.
”Saya tegaskan kepada seluruh staf dan aparatur desa, jangan coba-coba mengambil yang bukan haknya. Kita harus sadar, rezeki itu sudah diatur oleh Yang Maha Kuasa, tidak akan pernah tertukar,” ujar Lurah Gunawan dengan nada serius.
Pesan ini disampaikan di tengah upaya Pemerintah Desa Cikarang Kota untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik. Penekanan pada integritas diharapkan menjadi landasan utama bagi setiap aparatur dalam menjalankan tugasnya melayani masyarakat.
Selain isu integritas, Lurah Gunawan juga menggunakan Rapat Minggon ini untuk memohon partisipasi aktif dari seluruh elemen masyarakat. Ia meminta agar warga, bersama dengan aparatur setempat, senantiasa menjaga kondusifitas dan kebersamaan.
”Mari kita jaga desa kita ini agar selalu kondusif. Kebersamaan adalah modal utama kita untuk membangun Cikarang Kota menjadi lebih baik. Tanpa dukungan dan persatuan dari warga, program desa tidak akan berjalan maksimal,” tambahnya.
Permintaan ini relevan mengingat Rapat Minggon ini tidak hanya dihadiri oleh staf desa, tetapi juga oleh perwakilan warga dari tiap Rukun Tetangga (RT) di Desa Cikarang Kota. Kehadiran perwakilan warga di tiap RT ini bertujuan untuk menjembatani komunikasi dua arah antara pemerintah desa dan masyarakat di tingkat akar rumput.
Rapat Minggon pada Kamis pagi tersebut diawali dengan suasana yang khidmat. Acara dibuka dengan pembacaan doa bersama, dilanjutkan dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya. Kedua sesi ini dipimpin secara langsung oleh Ustad Ilman, tokoh agama yang dihormati di desa tersebut, menambah nuansa spiritual dan nasionalisme dalam pertemuan rutin desa.
Rapat minggon ini merupakan mekanisme koordinasi mingguan yang penting untuk mengevaluasi kinerja minggu sebelumnya, merencanakan program kerja yang akan datang, dan menyampaikan kebijakan serta instruksi terbaru dari kepala desa kepada seluruh perangkat dan perwakilan masyarakat.
Editor : obay









