Selasa, Maret 3, 2026
spot_img
spot_imgspot_img

TOP NEWS

spot_img

BEKASI 24 JAM

spot_img

Peran Karang Taruna , Alpian: Pemuda Bukan Penonton, Tapi Pelaku Utama Perubahan Bangsa

Bekasi | BEKASIEXPOSE |

Kabupaten Bekasi – Dalam rangka memperingati Hari Sumpah Pemuda ke-97 yang jatuh pada Senin (28/10/2025), Ketua Karang Taruna Desa Karang Baru, Muhamad Alpian, S.H., mengajak generasi muda untuk menyalakan kembali api semangat persatuan, gotong royong, dan kepedulian sosial. Ajakan ini disampaikan Alpian sebagai panggilan moral agar pemuda dan pemudi mewujudkan makna Sumpah Pemuda dalam tindakan nyata demi kemajuan bangsa, dimulai dari lingkungan desa.

​Dengan mengusung tema nasional “Pemuda Pemudi Bergerak, Indonesia Bersatu”, Alpian menegaskan bahwa makna Sumpah Pemuda bukan sekadar sejarah masa lalu yang dihafalkan setiap tahun.

​“Sumpah Pemuda bukan hanya tentang kata-kata yang diucapkan pada 1928, tapi tentang keberanian generasi muda untuk berdiri tegak, melawan kemalasan, kebodohan, dan perpecahan. Ini momentum bagi kita untuk bersatu, berbuat, dan menginspirasi,” ujar Alpian.

​Ia menambahkan, semangat persatuan dan pergerakan yang dulu dimulai dari para pemuda di awal abad ke-20, kini harus diterjemahkan dalam bentuk kepedulian sosial, inovasi, serta semangat berkarya bagi masyarakat. Menurutnya, pemuda hari ini memiliki peran vital dalam membangun bangsa, tidak hanya melalui politik atau ekonomi, tapi juga lewat tindakan sederhana yang membawa manfaat bagi sekitar.

​“Pemuda hari ini bukan lagi sekadar penonton sejarah, tapi pelaku utama perubahan. Ketika pemuda bergerak, ketika pemudi bersatu, maka Indonesia akan kokoh berdiri,” tegasnya.

​Dalam kesempatan itu, Alpian juga menyoroti pentingnya peran Karang Taruna sebagai wadah pembinaan dan pemberdayaan generasi muda di tingkat desa. Melalui organisasi ini, pemuda dapat menyalurkan kreativitas, meningkatkan kepedulian sosial, dan memperkuat jaringan kebersamaan.

​“Karang Taruna bukan hanya tempat berkumpul, tapi tempat belajar menjadi pemimpin, tempat menanamkan nilai tanggung jawab dan solidaritas. Di Karang Taruna, kita belajar arti pengabdian,” ucapnya.

​Ia pun berharap seluruh anggota Karang Taruna Desa Karang Baru dapat menjadi teladan di lingkungannya masing-masing — tidak hanya aktif dalam kegiatan sosial, tetapi juga mampu memotivasi generasi muda lainnya untuk bangkit dari keterpurukan dan bersatu menghadapi tantangan zaman.

​“Zaman boleh berubah, tapi semangat Sumpah Pemuda harus tetap menyala. Mari kita rawat persaudaraan, jaga kebersamaan, dan terus bergerak bersama. Indonesia akan besar bukan karena kekayaannya, tapi karena semangat pemudanya yang tidak pernah padam,” tutup Alpian penuh semangat.

Peringatan Hari Sumpah Pemuda tahun ini menjadi momentum refleksi dan kebangkitan bagi seluruh elemen masyarakat, terutama generasi muda, untuk meneguhkan kembali semangat persatuan di tengah keberagaman. Semangat itulah yang kini terus dijaga dan digelorakan oleh Karang Taruna Desa Karang Baru di bawah kepemimpinan Muhamad Alpian, S.H.

 

Penulis : team BEKASIEXPOSE

Editor : OBAY

Catatan Redaksi: Artikel ini dipublikasikan secara otomatis dan dapat mengalami pembaruan sesuai perkembangan informasi terbaru maupun klarifikasi dari pihak terkait.
spot_img

PERISTIWA

‎𝐃𝐢 𝐇𝐚𝐝𝐚𝐩𝐚𝐧 𝐀𝐩𝐚𝐫𝐚𝐭 𝐝𝐚𝐧 𝐈𝐖𝐎𝐈, 𝐑𝐞𝐤𝐭𝐨𝐫𝐚𝐭 𝐔𝐧𝐬𝐢𝐤𝐚 𝐒𝐚𝐦𝐩𝐚𝐢𝐤𝐚𝐧 𝐏𝐞𝐫𝐦𝐢𝐧𝐭𝐚𝐚𝐧 𝐌𝐚𝐚𝐟 𝐤𝐞 𝐖𝐚𝐫𝐭𝐚𝐰𝐚𝐧

KARAWANG | BEKASIEXPOSE | ‎Pihak Rektorat Universitas Singaperbangsa Karawang (Unsika) menyampaikan permintaan maaf atas pernyataan salah satu stafnya yang sempat menimbulkan polemik dengan insan pers. ‎Permintaan maaf itu disampaikan langsung oleh Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan, Alumni, dan Kerja Sama Unsika, Dr. H. Amirudin, Drs., M.Pd.I, bersama staf Humas Unsika, Nurhali. ‎Pernyataan tersebut disampaikan di hadapan jajaran Unsika, aparat dari Polsek Telukjambe...

BEKASI 24 JAM

spot_img
spot_img

POS POPULER

INVESTIGASI

INDEKS