Kamis, Maret 5, 2026
spot_img
spot_imgspot_img

TOP NEWS

spot_img

BEKASI 24 JAM

spot_img

Proyek Strategis Bendung BSH-0 Ditarget Rampung Desember 2025 oleh Pemkab Bekasi

CIBITUNG – BEKASIEXPOSE.COM – Proyek pembangunan Bendung BSH-0 yang berada di perbatasan Desa Kalijaya Cikarang Barat dan Desa Sukajaya Kecamatan Cibitung saat ini telah mencapai progres fisik 64 persen. Pemerintah Kabupaten Bekasi, melalui Dinas Sumber Daya Air Bina Marga dan Bina Konstruksi (SDABMBK) menargetkan proyek strategis ini selesai pada Desember 2025.

Kepala Bidang Pengelolaan Sumber Daya Air (PSDA) pada Dinas SDABMBK Kabupaten Bekasi, Agung Mulya menyampaikan capaian 64 persen tersebut mencakup pekerjaan utama, yaitu pembangunan badan bendung dan retaining wall (dinding penahan) di sisi utara dan selatan.

“Proses pembangunan sudah mencapai 64 persen. Capaian ini sudah sesuai dengan jadwal, meskipun di awal kita akui ada depresi sedikit. Namun, dengan progres yang ada sekarang, kita optimistis pekerjaan ini akan selesai di bulan Desember,” ujarnya, Jumat (17/10/2025).

Baca Juga  𝐈𝐧𝐝𝐮𝐬𝐭𝐫𝐢 𝐝𝐢 𝐓𝐞𝐧𝐠𝐚𝐡 𝐏𝐞𝐫𝐦𝐮𝐤𝐢𝐦𝐚𝐧 𝐁𝐢𝐧𝐨𝐧𝐠 𝐃𝐢𝐬𝐨𝐫𝐨𝐭, 𝐏𝐞𝐦𝐞𝐫𝐢𝐧𝐭𝐚𝐡 𝐃𝐢𝐦𝐢𝐧𝐭𝐚 𝐓𝐞𝐠𝐚𝐬 𝐓𝐞𝐫𝐭𝐢𝐛𝐤𝐚𝐧 𝐝𝐚𝐧 𝐀𝐮𝐝𝐢𝐭 𝐏𝐞𝐫𝐢𝐳𝐢𝐧𝐚𝐧

Lebih lanjut, kata dia, PSDA SDABMBK sempat menghadapi sejumlah hambatan signifikan di awal pembangunan, khususnya terkait penertiban bangunan liar (Bangli) dan kondisi cuaca ekstrem.

“Awalnya di sini kan banyak Bangli. Itu memakan waktu hampir dua bulan untuk penertiban,” jelasnya.

Selain itu, tantangan juga datang dari alam, di mana lokasi proyek sempat terendam banjir besar dua bulan lalu.

“Di sini sempat kebanjiran, sampai dua alat berat kita terendam. Akhirnya kita butuh perbaikan,” tambahnya.

Lebih lanjut, Agung menuturkan, Bendung BSH-0 yang memiliki delapan pintu air ini memiliki kapasitas debit air hingga ribuan kubik dan dirancang dengan fungsi ganda yang krusial bagi Kabupaten Bekasi.

Baca Juga  𝐊𝐥𝐚𝐫𝐢𝐟𝐢𝐤𝐚𝐬𝐢 𝐕𝐢𝐝𝐞𝐨 𝐃𝐮𝐠𝐚𝐚𝐧 𝐏𝐮𝐧𝐠𝐥𝐢 𝐏𝐚𝐬𝐚𝐫 𝐓𝐮𝐦𝐩𝐚𝐡, 𝐏𝐞𝐧𝐠𝐞𝐥𝐨𝐥𝐚 𝐁𝐚𝐧𝐭𝐚𝐡 𝐓𝐮𝐝𝐮𝐡𝐚𝐧 𝐝𝐚𝐧 𝐓𝐞𝐠𝐚𝐬𝐤𝐚𝐧 𝐓𝐚𝐤 𝐀𝐝𝐚 𝐏𝐞𝐫𝐦𝐢𝐧𝐭𝐚𝐚𝐧 𝐔𝐚𝐧𝐠

Pertama Irigasi Pertanian, fungsi utamanya adalah mengairi lahan pertanian dari BSH-0 hingga BSH-34 seluas 7.000 hektar. Kedua, penanggulangan banjir. Bendung ini juga berfungsi sebagai penanggulangan banjir di wilayah hilir (JBL) menuju Muara Gembong.

“Di titik Nol ini, saat debit air tinggi, kita akan mengatur buka-tutupnya. Mana yang bisa kita alirkan ke area pertanian, dan mana yang kita alirkan untuk penanggulangan banjir,” terangnya.

Sementara itu, mengingat skala proyek yang besar, proses pembangunan mendapatkan pendampingan ketat dari Kejaksaan Negeri (Kejari). Pendampingan ini bertujuan untuk memastikan kualitas, mutu, dan waktu pengerjaan proyek berjalan sesuai rencana. Dalam hal desain, Pemkab Bekasi telah menjalin kerja sama (MOU) dengan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Citarum.

Baca Juga  𝐓𝐚𝐧𝐠𝐢𝐬 𝐖𝐚𝐧𝐢𝐭𝐚 𝐇𝐚𝐝𝐚𝐧𝐠 𝐌𝐨𝐛𝐢𝐥 𝐆𝐮𝐛𝐞𝐫𝐧𝐮𝐫 𝐃𝐞𝐝𝐢 𝐌𝐮𝐥𝐲𝐚𝐝𝐢, 𝐃𝐮𝐠𝐚𝐚𝐧 𝐃𝐚𝐧𝐚 𝐌𝐚𝐧𝐝𝐞𝐤 𝐝𝐢 𝐂𝐢𝐤𝐚𝐫𝐚𝐧𝐠 𝐁𝐚𝐫𝐚𝐭 𝐇𝐚𝐫𝐮𝐬 𝐒𝐞𝐠𝐞𝐫𝐚 𝐃𝐢𝐭𝐢𝐧𝐝𝐚𝐤𝐥𝐚𝐧𝐣𝐮𝐭𝐢

“Desain ini kita mengikuti desain yang mereka keluarkan. Kita hanya melakukan review perubahan berdasarkan kondisi eksisting, selain itu kita tidak melakukan perubahan desain apapun,” jelasnya.

Setelah pembangunan selesai pada Desember 2025, Bendung BSH-0 ini akan segera dihibahkan kepada BBWS Citarum.

“Kita yang membangun, Pemerintah Daerah, untuk pemeliharaan, perawatan, dan operasionalnya nanti kita hibahkan langsung ke BBWS Citarum. Ini pun nanti jadi aset mereka,” tutupnya. (Red)

(Sumber: Bekasikab.go.id)

Catatan Redaksi: Artikel ini dipublikasikan secara otomatis dan dapat mengalami pembaruan sesuai perkembangan informasi terbaru maupun klarifikasi dari pihak terkait.
spot_img

PERISTIWA

‎𝐃𝐢 𝐇𝐚𝐝𝐚𝐩𝐚𝐧 𝐀𝐩𝐚𝐫𝐚𝐭 𝐝𝐚𝐧 𝐈𝐖𝐎𝐈, 𝐑𝐞𝐤𝐭𝐨𝐫𝐚𝐭 𝐔𝐧𝐬𝐢𝐤𝐚 𝐒𝐚𝐦𝐩𝐚𝐢𝐤𝐚𝐧 𝐏𝐞𝐫𝐦𝐢𝐧𝐭𝐚𝐚𝐧 𝐌𝐚𝐚𝐟 𝐤𝐞 𝐖𝐚𝐫𝐭𝐚𝐰𝐚𝐧

KARAWANG | BEKASIEXPOSE | ‎Pihak Rektorat Universitas Singaperbangsa Karawang (Unsika) menyampaikan permintaan maaf atas pernyataan salah satu stafnya yang sempat menimbulkan polemik dengan insan pers. ‎Permintaan maaf itu disampaikan langsung oleh Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan, Alumni, dan Kerja Sama Unsika, Dr. H. Amirudin, Drs., M.Pd.I, bersama staf Humas Unsika, Nurhali. ‎Pernyataan tersebut disampaikan di hadapan jajaran Unsika, aparat dari Polsek Telukjambe...

BEKASI 24 JAM

spot_img
spot_img

POS POPULER

INVESTIGASI

INDEKS