BEKASIEXPOSE.COM – Pemkot Bekasi terus memperbanyak jumlah taman di Kota Bekasi. Hal ini dilkukan sebagai salah satu upaya mereka dalam menambah luas Ruang Terbuka Hijau (RTH) di Kota Bekasi.
Terbaru, Pemkot Bekasi baru saja menyelesaikan pembangunan Taman Larasati yang berlokasi di RW 016, Kelurahan Arenjaya, Kecamatan Bekasi Timur. Bukan itu saja, taman tersebut juga telah resmi dibuka oleh Pemkot Bekasi sebagai taman publik pada, Rabu (22/10/2025).
Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto mengatakan, hadirnya taman-taman di Kota Bekasi merupakan dukungan Pemkot Bekasi untuk menghadirkan ruang terbuka publik. Sekaligus menghadirkan ruang terbuka publik yang layak dan bisa dinikmati seluruh unsur lapisan masyarakat.
“Taman ini adalah hasil dari komitmen Pemerintah Kota Bekasi untuk memperluas ruang terbuka hijau yang bisa dinikmati seluruh warga. Fungsinya bukan hanya memperindah lingkungan, tapi juga menjadi ruang interaksi sosial yang sehat dan sarana edukasi lingkungan bagi anak-anak,” katanya, saat meresmikan Taman Larasati, Rabu (22/10/2025).
Ia juga mengatakan, kehadiran taman bukan sekadar mempercantik lingkungan samata. Lebih dari itu, hadirnya taman menjadi bagian penting dari program penataan kota dan peningkatan kualitas hidup warga.
“Untuk para lansia bisa sebagai sarana olahraga dengan jalan kali, untuk anak anak bisa gunakan sambil mengasuh bersama orang tua. Dan harapannya kedepan akan ada banyak ruang ruang terbuka tidak hanya di perumahan tapi di RW kampung bisa terlaksana,” ujarnya.
Sementara itu Wakil Ketua Komisi II DPRD Kota Bekasi, Yenny Kristianti mendorong Pemkot Bekasi membangun taman-taman di wilayah perkampungan. Hal ini dikarenakan sejauh ini taman-taman banyak dibangun di wilayah perumahan.
Ia tidak memungkiri, bahwa pembangunan taman di wilayah perkampungan cenderung sulit ketimbang di perumahan. Ini karena di perkampungan nyaris tidak ada lahan fasilitas sosial dan fasilitas umum (Fasos Fasum) seperti di perumahan.
“Tantangan kita saat ini bagaimana Pemkot Bekasi menghadirkan taman di wilayah perkampungan. Karena kan sejauh ini taman-taman itu adanya di perumahan,” ujarnya.
(rri.co.id)









