Bekasi | BEKASIEXPOSE.COM |
Bekasi — Seorang kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Bekasi berinisial KP, yang juga dikenal sebagai Kepala Dapur program Makan Bergizi Gratis (MBG), tengah menjadi sorotan publik. KP diduga melakukan pelecehan seksual terhadap seorang pegawai wanita di tempatnya bekerja, dan aksi tersebut terekam kamera CCTV.
Kepala SPPG itu berinisial KP, pria kelahiran 1996 yang kini berusia 29 tahun. Sosoknya kini tengah jadi perbincangan setelah beredarnya video yang diduga menunjukkan tindakannya terhadap pegawai wanita berinisial RDA (28).
Aksi yang diduga merupakan pelecehan dan kekerasan verbal tersebut terekam jelas kamera CCTV. KP sendiri merupakan Kepala SPPG Kecamatan Jatiasih, Kota Bekasi. RDA adalah pegawai di unit layanan tersebut.
Sebagai informasi, SPPG adalah Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi, sebuah unit layanan yang dibentuk untuk mendukung program unggulan pemerintah, Makan Bergizi Gratis (MBG). Program MBG bertujuan menyediakan makanan bergizi gratis bagi kelompok rentan seperti siswa sekolah, ibu hamil, ibu menyusui, hingga balita, demi menekan angka malnutrisi dan stunting serta meningkatkan kualitas sumber daya manusia.
Menanggapi kasus tersebut, Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Nanik S. Deyang, menyatakan penyesalannya atas dugaan tindakan pelecehan dan kekerasan fisik yang dilakukan oleh Kepala SPPG terhadap anak buahnya di Bekasi. Nanik menegaskan bahwa tindakan tersebut merupakan pelanggaran berat dan tidak dapat ditoleransi.
”Menanggapi pelecehan SPPG Bekasi, maka pertama kami sangat menyayangkan. Seharusnya bisa mengayomi anak buah, namun terjadi pelecehan. Ini merupakan pelanggaran berat,” ujar Nanik S. Deyang. Minggu (26/10/2025)
Nanik memastikan BGN akan menindaklanjuti kasus ini dengan proses pemecatan terhadap Kepala SPPG yang bersangkutan. Selain itu, pihak korban juga telah melaporkan peristiwa ini kepada kepolisian untuk ditindaklanjuti secara hukum.
”Kami segera memproses pemecatan, kemudian pihak korban juga melaporkan ke polisi. Ke SPPG saya minta untuk tidak terjadi lagi,” tegasnya.
Ia berharap kasus serupa tidak terjadi di wilayah lain agar pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) dapat berjalan optimal tanpa gangguan dari perilaku tidak profesional aparat pelaksana.
Penulis : Tim BEKASIEXPOSE
Editor : obay









