Selasa, Maret 3, 2026
spot_img
spot_imgspot_img

TOP NEWS

spot_img

BEKASI 24 JAM

spot_img

Tingkatkan Transparansi, Pemkab Bekasi Bersama Kejari Tinjau Pembangunan Bendung BSH-0

CIBITUNG – BEKASIEXPOSE.COM – Penjabat Sekretaris Daerah (Pj Sekda) Kabupaten Bekasi bersama jajaran Kejaksaan Negeri (Kejari) Cikarang melakukan peninjauan langsung terhadap proyek pembangunan Bendung/Pintu Air BS.H.0 di perbatasan Desa Kalijaya, Kecamatan Cibitung, Rabu (15/10/2025).

Pj Sekda Kabupaten Bekasi, Ida Farida, mengatakan bahwa kegiatan peninjauan ini merupakan bagian dari monitoring dan evaluasi terhadap proyek strategis nasional yang sedang berjalan.

“Dengan turun langsung ke lapangan, kita dapat memitigasi berbagai kendala yang mungkin menghambat proses pembangunan,” ujarnya.

Ida menyebutkan, berdasarkan pengamatan di lokasi, perkembangan fisik pekerjaan berjalan cukup baik. Namun demikian, ada kendala pada suplai material yang berdampak pada kelancaran pekerjaan kontraktor.

Baca Juga  𝐊𝐥𝐚𝐫𝐢𝐟𝐢𝐤𝐚𝐬𝐢 𝐕𝐢𝐝𝐞𝐨 𝐃𝐮𝐠𝐚𝐚𝐧 𝐏𝐮𝐧𝐠𝐥𝐢 𝐏𝐚𝐬𝐚𝐫 𝐓𝐮𝐦𝐩𝐚𝐡, 𝐏𝐞𝐧𝐠𝐞𝐥𝐨𝐥𝐚 𝐁𝐚𝐧𝐭𝐚𝐡 𝐓𝐮𝐝𝐮𝐡𝐚𝐧 𝐝𝐚𝐧 𝐓𝐞𝐠𝐚𝐬𝐤𝐚𝐧 𝐓𝐚𝐤 𝐀𝐝𝐚 𝐏𝐞𝐫𝐦𝐢𝐧𝐭𝐚𝐚𝐧 𝐔𝐚𝐧𝐠

“Secara pekerjaan sudah cukup bagus, hanya terkendala pada suplai material. Tadi juga disampaikan bahwa pasokan material ke pihak kontraktor sangat terbatas,” jelasnya.

Ia menambahkan, pembangunan bendung ini memiliki manfaat strategis bagi masyarakat sekitar. Selain untuk penanggulangan banjir, juga mendukung irigasi pertanian dan potensi penyediaan air baku.

“Bendung ini bisa membantu penanggulangan banjir, suplai irigasi pertanian, dan ke depan berpotensi dikembangkan sebagai penyedia air bersih bagi masyarakat sekitar,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Kejaksaan Negeri Kabupaten Bekasi Eddy Sumarman, yang turut mendampingi peninjauan, mengakui adanya beberapa kendala teknis, terutama terkait suplai material bangunan.

Baca Juga  ‎𝐏𝐞𝐦𝐮𝐝𝐚 𝐏𝐚𝐧𝐜𝐚𝐬𝐢𝐥𝐚 𝐊𝐚𝐰𝐚𝐥 𝐀𝐝𝐮𝐚𝐧 𝐏𝐞𝐝𝐚𝐠𝐚𝐧𝐠, 𝐃𝐢𝐝𝐮𝐠𝐚 𝐓𝐞𝐫𝐣𝐚𝐝𝐢 𝐏𝐮𝐧𝐠𝐮𝐭𝐚𝐧 𝐋𝐢𝐚𝐫 𝐝𝐢 𝐏𝐚𝐬𝐚𝐫 𝐓𝐮𝐦𝐩𝐚𝐡 𝐂𝐢𝐤𝐚𝐫𝐚𝐧𝐠 𝐔𝐭𝐚𝐫𝐚

“Setelah kita cek langsung, memang ada kendala suplai material yang jumlahnya jauh berkurang dari kebutuhan. Hal ini terjadi karena adanya kebijakan pemerintah terkait penertiban aktivitas penambangan,” ungkapnya.

Menurutnya, kebijakan yang diterapkan pemerintah provinsi tersebut berdampak pada pasokan material di sejumlah wilayah, termasuk Kabupaten Bekasi.

“Kebijakan penertiban penambangan dari pemerintah provinsi otomatis berpengaruh terhadap suplai material untuk pembangunan bendungan seperti ini. Dampaknya bukan hanya di Kabupaten Bekasi, tapi juga wilayah lain,” ujarnya.

Kajari Eddy Sumarman mendorong koordinasi lintas wilayah untuk memastikan kelancaran pembangunan proyek strategis nasional tersebut.

“Perlu ada koordinasi antara pemerintah kabupaten dan pemerintah provinsi terkait kebijakan yang ada, agar proyek strategis bisa berjalan sesuai target,” imbuhnya.

Baca Juga  𝐓𝐚𝐧𝐠𝐢𝐬 𝐖𝐚𝐧𝐢𝐭𝐚 𝐇𝐚𝐝𝐚𝐧𝐠 𝐌𝐨𝐛𝐢𝐥 𝐆𝐮𝐛𝐞𝐫𝐧𝐮𝐫 𝐃𝐞𝐝𝐢 𝐌𝐮𝐥𝐲𝐚𝐝𝐢, 𝐃𝐮𝐠𝐚𝐚𝐧 𝐃𝐚𝐧𝐚 𝐌𝐚𝐧𝐝𝐞𝐤 𝐝𝐢 𝐂𝐢𝐤𝐚𝐫𝐚𝐧𝐠 𝐁𝐚𝐫𝐚𝐭 𝐇𝐚𝐫𝐮𝐬 𝐒𝐞𝐠𝐞𝐫𝐚 𝐃𝐢𝐭𝐢𝐧𝐝𝐚𝐤𝐥𝐚𝐧𝐣𝐮𝐭𝐢

Meski terdapat deviasi tipis dalam progres pekerjaan, Eddy menegaskan bahwa secara umum pembangunan masih berjalan baik dan terukur.

“Sampai saat ini progres masih cukup baik. Ada deviasi minus, tapi kecil dan masih dalam batas toleransi. Monitoring akan terus kita lakukan secara mingguan,” katanya.

Ia menambahkan, Kejaksaan akan terus melakukan pengawasan dan memberikan masukan konstruktif agar pembangunan tetap berjalan tepat waktu dan tepat sasaran. (Red)

(Sumber: Bekasikab.go.id)

Catatan Redaksi: Artikel ini dipublikasikan secara otomatis dan dapat mengalami pembaruan sesuai perkembangan informasi terbaru maupun klarifikasi dari pihak terkait.
spot_img

PERISTIWA

‎𝐃𝐢 𝐇𝐚𝐝𝐚𝐩𝐚𝐧 𝐀𝐩𝐚𝐫𝐚𝐭 𝐝𝐚𝐧 𝐈𝐖𝐎𝐈, 𝐑𝐞𝐤𝐭𝐨𝐫𝐚𝐭 𝐔𝐧𝐬𝐢𝐤𝐚 𝐒𝐚𝐦𝐩𝐚𝐢𝐤𝐚𝐧 𝐏𝐞𝐫𝐦𝐢𝐧𝐭𝐚𝐚𝐧 𝐌𝐚𝐚𝐟 𝐤𝐞 𝐖𝐚𝐫𝐭𝐚𝐰𝐚𝐧

KARAWANG | BEKASIEXPOSE | ‎Pihak Rektorat Universitas Singaperbangsa Karawang (Unsika) menyampaikan permintaan maaf atas pernyataan salah satu stafnya yang sempat menimbulkan polemik dengan insan pers. ‎Permintaan maaf itu disampaikan langsung oleh Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan, Alumni, dan Kerja Sama Unsika, Dr. H. Amirudin, Drs., M.Pd.I, bersama staf Humas Unsika, Nurhali. ‎Pernyataan tersebut disampaikan di hadapan jajaran Unsika, aparat dari Polsek Telukjambe...

BEKASI 24 JAM

spot_img
spot_img

POS POPULER

INVESTIGASI

INDEKS