Sabtu, September 12, 2026
spot_img
spot_imgspot_img

TOP NEWS

spot_img

BEKASI 24 JAM

spot_img

TMMD ke-126 di Serang Baru, TNI dan Pemkab Bekasi Bersinergi Percepat Pembangunan Desa

SERANG BARU – BEKASIEXPOSE.COM – Pemerintah Kabupaten Bekasi mengapresiasi pelaksanaan kegiatan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-126 Tahun 2025 yang dipusatkan di Desa Nagacipta, Kecamatan Serang Baru, pada Rabu (08/10/2025). Program tersebut menjadi bukti nyata sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam mempercepat pemerataan pembangunan hingga ke pelosok desa.

Bupati Bekasi Ade Kuswara Kunang menyebut, TMMD merupakan program strategis yang sangat mendukung upaya pemerintah daerah dalam membangun infrastruktur sekaligus memberdayakan masyarakat desa. Melalui kegiatan ini, berbagai program pembangunan seperti pembuatan jalan lingkungan, penanaman pohon, dukungan terhadap UMKM, serta perbaikan sarana dan prasarana umum dapat dilakukan secara kolaboratif.

“Saya berapresiasi terhadap program TNI Manunggal Membangun Desa. Ini sangat membantu Pemerintah Kabupaten Bekasi. Dengan konsep seperti ini, pembangunan bisa dilakukan secara bersama antara pemerintah, TNI, dan masyarakat,” ujar Bupati Ade Kuswara Kunang.

Baca Juga  10 Bulan Pasca Banjir Bandang, Bantuan Korban Banjir Langsa Masih Belum Merata

Bupati menegaskan, membangun Kabupaten Bekasi tidak bisa dilakukan hanya oleh kepala daerah semata, melainkan harus melibatkan seluruh pemangku kepentingan.

“Kabupaten Bekasi ini milik seluruh desa, maka pembangunan harus dimulai dari desa. Kita memiliki banyak pekerjaan rumah dalam perbaikan sarana dan prasarana, termasuk jalan desa. Karena itu, semangat kita adalah Bangkit, Maju, dan Sejahtera,” tambahnya.

Lebih lanjut, Ade Kuswara juga menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk memperkuat kapasitas fiskal dan meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD), agar hasil pembangunan dapat kembali dinikmati masyarakat.

“Kami berupaya agar kebijakan fiskal daerah dapat menopang pembangunan yang merata. Pajak dan retribusi daerah akan kita kembalikan kepada masyarakat dalam bentuk pendidikan, kesehatan, dan infrastruktur,” jelasnya.

Baca Juga  Dari Keterbatasan Jadi Inovasi, SMAN 1 Sukawangi Hadirkan Aplikasi Mandiri Si-SMANGI

Sementara itu, Komandan Kodim 0509/Bekasi Letkol Arh Sabdho Aji Wibowo mengungkapkan bahwa TMMD ke-126 di Kabupaten Bekasi difokuskan pada kegiatan pembangunan fisik dan nonfisik. Kegiatan ini melibatkan sekitar 170 personel gabungan dari TNI, Polri, dan unsur pemerintah daerah.

“Secara fisik, kami melaksanakan pembangunan jalan lingkungan di delapan titik, satu titik tanggul penahan tanah, dan dua titik saluran air. Selain itu, ada juga pembangunan posyandu, MCK, sumur air, rumah ibadah, serta kegiatan penghijauan,” terang Letkol Sabdho Aji.

Selain pembangunan infrastruktur, TMMD juga menggelar program nonfisik seperti penyuluhan kebangsaan, wawasan Pancasila, edukasi kesehatan masyarakat, pencegahan kenakalan remaja, dan sosialisasi gizi bagi warga desa.

Baca Juga  Silaturahmi Jelang Pilkades Sukaasih 2026-2034, Forkopimcam Sukatani Serukan Demokrasi Tertib dan Aman

“Lokasi di Desa Nagacipta ini kami pilih karena masih tergolong tertinggal, padahal jaraknya sangat dekat dengan pusat pemerintahan kabupaten. Ini menjadi bagian dari upaya TNI untuk membantu pemerataan pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” imbuhnya.

Melalui TMMD ke-126 ini, sinergi antara TNI dan Pemerintah Kabupaten Bekasi diharapkan dapat menjadi motor penggerak pembangunan pedesaan yang berkelanjutan, serta memperkuat semangat gotong royong di tengah masyarakat. (Red)

(Sumber: Bekasikab.go.id)

Catatan Redaksi: Artikel ini dipublikasikan secara otomatis dan dapat mengalami pembaruan sesuai perkembangan informasi terbaru maupun klarifikasi dari pihak terkait.
spot_img

PERISTIWA

10 Bulan Pasca Banjir Bandang, Bantuan Korban Banjir Langsa Masih Belum Merata

LANGSA — Hampir 10 bulan berlalu sejak banjir bandang melanda Kota Langsa pada 26 November 2025 lalu, namun persoalan penyaluran bantuan bagi masyarakat terdampak hingga kini masih menyisakan berbagai pertanyaan. Di tengah belum meratanya bantuan bagi korban banjir, sejumlah wilayah di Kota Langsa kembali terendam banjir pada 11 September 2026. Kondisi tersebut semakin menambah kekhawatiran masyarakat, khususnya warga yang hingga...

BEKASI 24 JAM

spot_img
spot_img

POS POPULER

INVESTIGASI

INDEKS