Minggu, September 13, 2026
spot_img
spot_imgspot_img

TOP NEWS

spot_img

BEKASI 24 JAM

spot_img

Wabup Asep Apresiasi RS Swasta: Tak Boleh Ada Warga Bekasi yang Sakit Terbengkalai

BEKASIEXPOSE.COM – CIKARANG UTARA – Momentum peresmian wajah baru Sentra Medika Hospital Cikarang yang diluncurkan dengan konsep “Reborn” menjadi ajang komitmen timbal balik antara Pemerintah Kabupaten Bekasi dan sektor swasta dalam memperkuat layanan kesehatan.

Peresmian yang dilaksanakan di halaman RS Sentra Medika Hospital, Jalan Raya Industri, Cikarang Utara, Kamis (16/10/2025), dihadiri oleh Wakil Bupati Bekasi Asep Surya Atmaja dan Founder Sentra Medika Hospital Grup, Suherman Widyatomo.

Wakil Bupati Bekasi Asep Surya Atmaja menyampaikan apresiasinya atas pembaruan Sentra Medika, yang selama 24 tahun telah menjadi mitra penting dalam ekosistem kesehatan Bekasi.

Baca Juga  Silaturahmi Jelang Pilkades Sukaasih 2026-2034, Forkopimcam Sukatani Serukan Demokrasi Tertib dan Aman

“Pemkab Bekasi terus berupaya untuk memberikan yang terbaik dalam memaksimalkan layanan kesehatan di tiap rumah sakit,” ujarnya.

Ia menegaskan, kolaborasi dengan rumah sakit swasta mitra BPJS Kesehatan dan Jamkesda telah berhasil menjamin masyarakat Kabupaten Bekasi mendapatkan pelayanan.

“Jadi tidak ada masyarakat Kabupaten Bekasi yang sakit terbengkalai. Indeks kepuasan pelayanan di sini sudah mencapai di atas 98-99 persen. Saya sampaikan ucapan terima kasih saya selaku pemerintahan daerah kepada rumah sakit swasta,” tegasnya.

Sementara itu, Founder Sentra Medika Hospital Grup, Suherman Widyatomo, dalam sambutannya menegaskan bahwa “Reborn” berarti lahir kembali dengan semangat dan kualitas pelayanan yang totalitas. Baginya, sudah menjadi satu keharusan dalam peningkatan mutu layanan untuk menahan masyarakat berobat ke luar negeri.

Baca Juga  Jayabakti Bergemuruh! Ribuan Massa Putih-Hijau Antarkan Mawa Sumpena Dalam Pengundian Nomor Urut

“Dengan Central Medical Hospital reborn, saya berharap pelayanan non-medik dan pelayanan medik harus kita bangkitkan agar supaya para pasien tidak berobat hingga ke luar negeri,” ujarnya.

Untuk mewujudkan hal tersebut, ia memperkenalkan standar pelayanan baru yang harus diterapkan seluruh jajaran rumah sakit, mulai dari dokter hingga cleaning service, yaitu RCIT (Ramah, Cepat, Informatif, Teliti, dan Bertanggung Jawab).

Poin penting lain yang disampaikan adalah janji untuk menghilangkan diskriminasi pelayanan. Dimana, kualitas pelayanan untuk pasien-pasien BPJS ditingkatkan.

“Tidak ada perbedaan antara pasien BPJS dengan pasien tunai,” katanya.

Baca Juga  U-Ditch Diduga Asal Jadi, Pembina IWO-I Kabupaten Tangerang Pertanyakan Mutu Proyek dan Pengawasan

Suherman Widyatomo berharap momentum peresmian ini menjadi awal dari babak baru kolaborasi yang produktif dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat Kabupaten Bekasi.

Reporter : Dani Ibrahim

Editor     : Yus Ismail. (Red)

Catatan Redaksi: Artikel ini dipublikasikan secara otomatis dan dapat mengalami pembaruan sesuai perkembangan informasi terbaru maupun klarifikasi dari pihak terkait.
spot_img

PERISTIWA

10 Bulan Pasca Banjir Bandang, Bantuan Korban Banjir Langsa Masih Belum Merata

LANGSA — Hampir 10 bulan berlalu sejak banjir bandang melanda Kota Langsa pada 26 November 2025 lalu, namun persoalan penyaluran bantuan bagi masyarakat terdampak hingga kini masih menyisakan berbagai pertanyaan. Di tengah belum meratanya bantuan bagi korban banjir, sejumlah wilayah di Kota Langsa kembali terendam banjir pada 11 September 2026. Kondisi tersebut semakin menambah kekhawatiran masyarakat, khususnya warga yang hingga...

BEKASI 24 JAM

spot_img
spot_img

POS POPULER

INVESTIGASI

INDEKS