Selasa, Maret 3, 2026
spot_img
spot_imgspot_img

TOP NEWS

spot_img

BEKASI 24 JAM

spot_img

𝐃𝐢 𝐓𝐞𝐧𝐠𝐚𝐡 𝐄𝐟𝐢𝐬𝐢𝐞𝐧𝐬𝐢 𝐀𝐧𝐠𝐠𝐚𝐫𝐚𝐧, 𝐒𝐞𝐧𝐢 𝐁𝐮𝐝𝐚𝐲𝐚 𝐁𝐞𝐤𝐚𝐬𝐢 𝐓𝐞𝐫𝐮𝐬 𝐁𝐞𝐫𝐠𝐞𝐫𝐚𝐤

Cikarang Pusat | BEKASIEXPOSE.COM |

Dinas Budaya, Pemuda dan Olahraga (Disbudpora) Kabupaten Bekasi menegaskan komitmennya dalam mendukung pelestarian serta pengembangan seni dan budaya daerah, khususnya melalui peran aktif sanggar-sanggar seni.

Komitmen tersebut disampaikan Subkoordinator Budaya Fungsi Sejarah, Tradisi, dan Kesenian Disbudpora Kabupaten Bekasi, Uwes Ulung Endi Suryana, saat menghadiri kegiatan seni budaya di Balai Rakyat DPRD Kabupaten Bekasi, Sabtu (24/1/2026).

Uwes menuturkan, Pemerintah Kabupaten Bekasi memberikan dukungan penuh terhadap aktivitas sanggar seni, baik seni tradisional maupun kreasi, terutama yang melibatkan generasi muda. Menurutnya, sanggar seni memiliki peran strategis sebagai mitra pemerintah dalam upaya pelestarian, pengembangan, dan pembinaan kebudayaan daerah.

Baca Juga  𝐃𝐚𝐫𝐢 𝐁𝐞𝐤𝐚𝐬𝐢 𝐮𝐧𝐭𝐮𝐤 𝐀𝐜𝐞𝐡 𝐓𝐚𝐦𝐢𝐚𝐧𝐠: 𝐁𝐚𝐧𝐭𝐮𝐚𝐧 𝐒𝐚𝐩𝐢 𝐌𝐞𝐮𝐠𝐚𝐧𝐠 𝐏𝐞𝐫𝐤𝐮𝐚𝐭 𝐒𝐞𝐦𝐚𝐧𝐠𝐚𝐭 𝐒𝐚𝐦𝐛𝐮𝐭 𝐑𝐚𝐦𝐚𝐝𝐡𝐚𝐧

“Peran sanggar seni di tengah masyarakat sangat besar. Mereka membantu pemerintah daerah menjaga keberlangsungan seni dan budaya lokal, terlebih di tengah keterbatasan anggaran,” ujarnya.

Ia menambahkan, keterbatasan anggaran bukan menjadi penghalang untuk terus mendorong tumbuhnya kreativitas pelaku seni. Kolaborasi antara pemerintah daerah dan komunitas seni dinilai menjadi kunci agar kebudayaan lokal tetap hidup dan berkembang secara berkelanjutan.

Sementara itu, Wakil Ketua Umum Dewan Kebudayaan Kabupaten Bekasi, Ahmad Djaelani, menegaskan bahwa Dewan Kebudayaan memiliki tugas utama dalam pendampingan, pelestarian, pemanfaatan, serta pemberian penghargaan terhadap seni dan budaya sebagai bagian dari objek pemajuan kebudayaan.

Baca Juga  𝐃𝐚𝐫𝐢 𝐁𝐞𝐤𝐚𝐬𝐢 𝐮𝐧𝐭𝐮𝐤 𝐀𝐜𝐞𝐡 𝐓𝐚𝐦𝐢𝐚𝐧𝐠: 𝐁𝐚𝐧𝐭𝐮𝐚𝐧 𝐒𝐚𝐩𝐢 𝐌𝐞𝐮𝐠𝐚𝐧𝐠 𝐏𝐞𝐫𝐤𝐮𝐚𝐭 𝐒𝐞𝐦𝐚𝐧𝐠𝐚𝐭 𝐒𝐚𝐦𝐛𝐮𝐭 𝐑𝐚𝐦𝐚𝐝𝐡𝐚𝐧

Menurutnya, Kabupaten Bekasi memiliki kekayaan seni dan budaya yang luar biasa, khususnya di bidang seni tari. Beragam tarian tradisional dan kreasi terus tumbuh dan berkembang, termasuk rencana pengembangan tari yang terinspirasi dari Topeng Tambun.

“Ini menjadi kebanggaan tersendiri. Jika lahir kreasi tari baru yang berakar dari budaya lokal seperti Topeng Tambun, maka akan semakin memperkaya khazanah seni tari Kabupaten Bekasi,” ungkapnya.

Ahmad juga menegaskan, Dewan Kebudayaan akan terus menjalin kemitraan strategis dengan pemerintah daerah melalui pemberian rekomendasi terkait kewajiban pelestarian, pengembangan, pemanfaatan, serta penghargaan bagi para pelaku seni dan budaya.

Baca Juga  𝐃𝐚𝐫𝐢 𝐁𝐞𝐤𝐚𝐬𝐢 𝐮𝐧𝐭𝐮𝐤 𝐀𝐜𝐞𝐡 𝐓𝐚𝐦𝐢𝐚𝐧𝐠: 𝐁𝐚𝐧𝐭𝐮𝐚𝐧 𝐒𝐚𝐩𝐢 𝐌𝐞𝐮𝐠𝐚𝐧𝐠 𝐏𝐞𝐫𝐤𝐮𝐚𝐭 𝐒𝐞𝐦𝐚𝐧𝐠𝐚𝐭 𝐒𝐚𝐦𝐛𝐮𝐭 𝐑𝐚𝐦𝐚𝐝𝐡𝐚𝐧

Di tengah kondisi efisiensi anggaran, pelaku seni dan budaya dinilai tetap tangguh karena terus berkarya. Oleh sebab itu, ia mendorong pemerintah daerah agar lebih inovatif dalam merangkul seluruh elemen seni, termasuk dengan menyediakan ruang dan fasilitas publik sebagai pusat aktivitas kesenian.

“Kami berharap fasilitas milik pemerintah dapat dimanfaatkan untuk kegiatan seni budaya, karena pelaku seni sangat membutuhkan ruang berekspresi,” pungkasnya.

𝑹𝒆𝒅

Catatan Redaksi: Artikel ini dipublikasikan secara otomatis dan dapat mengalami pembaruan sesuai perkembangan informasi terbaru maupun klarifikasi dari pihak terkait.
spot_img

PERISTIWA

‎𝐃𝐢 𝐇𝐚𝐝𝐚𝐩𝐚𝐧 𝐀𝐩𝐚𝐫𝐚𝐭 𝐝𝐚𝐧 𝐈𝐖𝐎𝐈, 𝐑𝐞𝐤𝐭𝐨𝐫𝐚𝐭 𝐔𝐧𝐬𝐢𝐤𝐚 𝐒𝐚𝐦𝐩𝐚𝐢𝐤𝐚𝐧 𝐏𝐞𝐫𝐦𝐢𝐧𝐭𝐚𝐚𝐧 𝐌𝐚𝐚𝐟 𝐤𝐞 𝐖𝐚𝐫𝐭𝐚𝐰𝐚𝐧

KARAWANG | BEKASIEXPOSE | ‎Pihak Rektorat Universitas Singaperbangsa Karawang (Unsika) menyampaikan permintaan maaf atas pernyataan salah satu stafnya yang sempat menimbulkan polemik dengan insan pers. ‎Permintaan maaf itu disampaikan langsung oleh Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan, Alumni, dan Kerja Sama Unsika, Dr. H. Amirudin, Drs., M.Pd.I, bersama staf Humas Unsika, Nurhali. ‎Pernyataan tersebut disampaikan di hadapan jajaran Unsika, aparat dari Polsek Telukjambe...

BEKASI 24 JAM

spot_img
spot_img

POS POPULER

INVESTIGASI

INDEKS