Selasa, Maret 3, 2026
spot_img
spot_imgspot_img

TOP NEWS

spot_img

BEKASI 24 JAM

spot_img

𝐏𝐮𝐧𝐜𝐚𝐤 𝐌𝐮𝐬𝐢𝐦 𝐇𝐮𝐣𝐚𝐧 𝐏𝐢𝐜𝐮 𝐁𝐚𝐧𝐣𝐢𝐫 𝐝𝐢 𝐁𝐞𝐤𝐚𝐬𝐢, 𝐁𝐏𝐁𝐃 𝐌𝐢𝐧𝐭𝐚 𝐖𝐚𝐫𝐠𝐚 𝐒𝐢𝐚𝐠𝐚 𝐝𝐚𝐧 𝐏𝐞𝐦𝐞𝐫𝐢𝐧𝐭𝐚𝐡 𝐇𝐚𝐝𝐢𝐫𝐤𝐚𝐧 𝐒𝐨𝐥𝐮𝐬𝐢 𝐏𝐞𝐫𝐦𝐚𝐧𝐞𝐧

Cikarang Pusat | BEKASIEXPOSE.COM |

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bekasi mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan seiring puncak musim hujan yang diperkirakan berlangsung hingga Januari. Imbauan ini disampaikan menyusul masih ditemukannya sejumlah titik banjir di beberapa wilayah.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Bekasi, H. Muchlis, mengatakan berdasarkan informasi terbaru dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), intensitas hujan tertinggi terjadi sejak akhir Desember hingga Januari. Kondisi tersebut berpotensi memicu banjir, terutama di kawasan rawan seperti bantaran sungai dan daerah dataran rendah.

“Mitigasi terus kami lakukan dengan menyampaikan informasi kepada masyarakat agar selalu bersiap. Jika banjir terjadi, warga kami imbau melakukan evakuasi mandiri sesuai kondisi di lapangan,” ujar Muchlis.

Baca Juga  𝐃𝐚𝐫𝐢 𝐁𝐞𝐤𝐚𝐬𝐢 𝐮𝐧𝐭𝐮𝐤 𝐀𝐜𝐞𝐡 𝐓𝐚𝐦𝐢𝐚𝐧𝐠: 𝐁𝐚𝐧𝐭𝐮𝐚𝐧 𝐒𝐚𝐩𝐢 𝐌𝐞𝐮𝐠𝐚𝐧𝐠 𝐏𝐞𝐫𝐤𝐮𝐚𝐭 𝐒𝐞𝐦𝐚𝐧𝐠𝐚𝐭 𝐒𝐚𝐦𝐛𝐮𝐭 𝐑𝐚𝐦𝐚𝐝𝐡𝐚𝐧

Ia mengungkapkan, hingga laporan terakhir, terdapat sekitar 12 titik banjir di Kabupaten Bekasi. Namun, sebagian besar wilayah terdampak kini berangsur surut. BPBD masih terus menghimpun data rinci terkait lokasi dan dampak banjir di masing-masing kecamatan.

Selain itu, BPBD menerima laporan satu kejadian tanggul jebol di Kecamatan Babelan akibat tingginya debit air. Penanganan saat ini difokuskan di Desa Sukamulya, serta peninjauan di Desa Huripjaya yang diketahui kerap mengalami genangan berulang.

“Kami bersama tim dan jajaran pemerintah daerah akan turun langsung ke lapangan untuk melakukan penanganan. Ke depan, diharapkan ada solusi jangka panjang agar kejadian serupa tidak terus berulang,” katanya.

Baca Juga  𝐃𝐚𝐫𝐢 𝐁𝐞𝐤𝐚𝐬𝐢 𝐮𝐧𝐭𝐮𝐤 𝐀𝐜𝐞𝐡 𝐓𝐚𝐦𝐢𝐚𝐧𝐠: 𝐁𝐚𝐧𝐭𝐮𝐚𝐧 𝐒𝐚𝐩𝐢 𝐌𝐞𝐮𝐠𝐚𝐧𝐠 𝐏𝐞𝐫𝐤𝐮𝐚𝐭 𝐒𝐞𝐦𝐚𝐧𝐠𝐚𝐭 𝐒𝐚𝐦𝐛𝐮𝐭 𝐑𝐚𝐦𝐚𝐝𝐡𝐚𝐧

BPBD Kabupaten Bekasi juga telah menyampaikan imbauan resmi kepada masyarakat, khususnya warga yang tinggal di bantaran sungai, melalui surat edaran dan media sosial. Warga diminta menyiapkan barang-barang penting dalam satu tas guna memudahkan evakuasi mandiri jika terjadi luapan air.

“Yang terpenting tetap waspada dan mengikuti perkembangan informasi cuaca. Saat ini kita sudah memasuki puncak musim hujan, sehingga kewaspadaan bersama sangat dibutuhkan,” pungkas Muchlis.

𝑹𝒆𝒅

Catatan Redaksi: Artikel ini dipublikasikan secara otomatis dan dapat mengalami pembaruan sesuai perkembangan informasi terbaru maupun klarifikasi dari pihak terkait.
Baca Juga  𝐃𝐚𝐫𝐢 𝐁𝐞𝐤𝐚𝐬𝐢 𝐮𝐧𝐭𝐮𝐤 𝐀𝐜𝐞𝐡 𝐓𝐚𝐦𝐢𝐚𝐧𝐠: 𝐁𝐚𝐧𝐭𝐮𝐚𝐧 𝐒𝐚𝐩𝐢 𝐌𝐞𝐮𝐠𝐚𝐧𝐠 𝐏𝐞𝐫𝐤𝐮𝐚𝐭 𝐒𝐞𝐦𝐚𝐧𝐠𝐚𝐭 𝐒𝐚𝐦𝐛𝐮𝐭 𝐑𝐚𝐦𝐚𝐝𝐡𝐚𝐧
spot_img

PERISTIWA

‎𝐃𝐢 𝐇𝐚𝐝𝐚𝐩𝐚𝐧 𝐀𝐩𝐚𝐫𝐚𝐭 𝐝𝐚𝐧 𝐈𝐖𝐎𝐈, 𝐑𝐞𝐤𝐭𝐨𝐫𝐚𝐭 𝐔𝐧𝐬𝐢𝐤𝐚 𝐒𝐚𝐦𝐩𝐚𝐢𝐤𝐚𝐧 𝐏𝐞𝐫𝐦𝐢𝐧𝐭𝐚𝐚𝐧 𝐌𝐚𝐚𝐟 𝐤𝐞 𝐖𝐚𝐫𝐭𝐚𝐰𝐚𝐧

KARAWANG | BEKASIEXPOSE | ‎Pihak Rektorat Universitas Singaperbangsa Karawang (Unsika) menyampaikan permintaan maaf atas pernyataan salah satu stafnya yang sempat menimbulkan polemik dengan insan pers. ‎Permintaan maaf itu disampaikan langsung oleh Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan, Alumni, dan Kerja Sama Unsika, Dr. H. Amirudin, Drs., M.Pd.I, bersama staf Humas Unsika, Nurhali. ‎Pernyataan tersebut disampaikan di hadapan jajaran Unsika, aparat dari Polsek Telukjambe...

BEKASI 24 JAM

spot_img
spot_img

POS POPULER

INVESTIGASI

INDEKS