Jumat, Januari 16, 2026
spot_img
spot_imgspot_img

TOP NEWS

spot_img

BEKASI 24 JAM

spot_img

𝐏𝐮𝐧𝐜𝐚𝐤 𝐌𝐮𝐬𝐢𝐦 𝐇𝐮𝐣𝐚𝐧 𝐏𝐢𝐜𝐮 𝐁𝐚𝐧𝐣𝐢𝐫 𝐝𝐢 𝐁𝐞𝐤𝐚𝐬𝐢, 𝐁𝐏𝐁𝐃 𝐌𝐢𝐧𝐭𝐚 𝐖𝐚𝐫𝐠𝐚 𝐒𝐢𝐚𝐠𝐚 𝐝𝐚𝐧 𝐏𝐞𝐦𝐞𝐫𝐢𝐧𝐭𝐚𝐡 𝐇𝐚𝐝𝐢𝐫𝐤𝐚𝐧 𝐒𝐨𝐥𝐮𝐬𝐢 𝐏𝐞𝐫𝐦𝐚𝐧𝐞𝐧

Cikarang Pusat | BEKASIEXPOSE.COM |

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bekasi mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan seiring puncak musim hujan yang diperkirakan berlangsung hingga Januari. Imbauan ini disampaikan menyusul masih ditemukannya sejumlah titik banjir di beberapa wilayah.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Bekasi, H. Muchlis, mengatakan berdasarkan informasi terbaru dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), intensitas hujan tertinggi terjadi sejak akhir Desember hingga Januari. Kondisi tersebut berpotensi memicu banjir, terutama di kawasan rawan seperti bantaran sungai dan daerah dataran rendah.

“Mitigasi terus kami lakukan dengan menyampaikan informasi kepada masyarakat agar selalu bersiap. Jika banjir terjadi, warga kami imbau melakukan evakuasi mandiri sesuai kondisi di lapangan,” ujar Muchlis.

Baca Juga  𝐊𝐢𝐧𝐞𝐫𝐣𝐚 𝐆𝐞𝐦𝐢𝐥𝐚𝐧𝐠, 𝐃𝐞𝐬𝐚 𝐒𝐮𝐤𝐚𝐫𝐚𝐲𝐚 𝐇𝐚𝐫𝐮𝐦𝐤𝐚𝐧 𝐍𝐚𝐦𝐚 𝐁𝐞𝐤𝐚𝐬𝐢 𝐃𝐢𝐧𝐨𝐛𝐚𝐭𝐤𝐚𝐧 𝐬𝐞𝐛𝐚𝐠𝐚𝐢 𝐃𝐞𝐬𝐚 𝐁𝐞𝐫𝐩𝐫𝐞𝐬𝐭𝐚𝐬𝐢 𝐉𝐚𝐰𝐚 𝐁𝐚𝐫𝐚𝐭

Ia mengungkapkan, hingga laporan terakhir, terdapat sekitar 12 titik banjir di Kabupaten Bekasi. Namun, sebagian besar wilayah terdampak kini berangsur surut. BPBD masih terus menghimpun data rinci terkait lokasi dan dampak banjir di masing-masing kecamatan.

Selain itu, BPBD menerima laporan satu kejadian tanggul jebol di Kecamatan Babelan akibat tingginya debit air. Penanganan saat ini difokuskan di Desa Sukamulya, serta peninjauan di Desa Huripjaya yang diketahui kerap mengalami genangan berulang.

“Kami bersama tim dan jajaran pemerintah daerah akan turun langsung ke lapangan untuk melakukan penanganan. Ke depan, diharapkan ada solusi jangka panjang agar kejadian serupa tidak terus berulang,” katanya.

Baca Juga  ‎𝐁𝐮𝐤𝐭𝐢 𝐍𝐲𝐚𝐭𝐚 𝐓𝐫𝐚𝐧𝐬𝐟𝐨𝐫𝐦𝐚𝐬𝐢 𝐃𝐢𝐠𝐢𝐭𝐚𝐥, 𝐒𝐏𝐁𝐄 𝐊𝐚𝐛𝐮𝐩𝐚𝐭𝐞𝐧 𝐁𝐞𝐤𝐚𝐬𝐢 𝐓𝐞𝐦𝐛𝐮𝐬 𝐏𝐚𝐩𝐚𝐧 𝐀𝐭𝐚𝐬

BPBD Kabupaten Bekasi juga telah menyampaikan imbauan resmi kepada masyarakat, khususnya warga yang tinggal di bantaran sungai, melalui surat edaran dan media sosial. Warga diminta menyiapkan barang-barang penting dalam satu tas guna memudahkan evakuasi mandiri jika terjadi luapan air.

“Yang terpenting tetap waspada dan mengikuti perkembangan informasi cuaca. Saat ini kita sudah memasuki puncak musim hujan, sehingga kewaspadaan bersama sangat dibutuhkan,” pungkas Muchlis.

𝑹𝒆𝒅

Catatan Redaksi: Artikel ini dipublikasikan secara otomatis dan dapat mengalami pembaruan sesuai perkembangan informasi terbaru maupun klarifikasi dari pihak terkait.
Baca Juga  ‎𝐏𝐨𝐤𝐣𝐚 ‎𝐉𝐮𝐫𝐧𝐚𝐥𝐢𝐬 𝐊𝐚𝐛𝐮𝐩𝐚𝐭𝐞𝐧 𝐁𝐞𝐤𝐚𝐬𝐢 𝐁𝐞𝐤𝐚𝐬𝐢 𝐒𝐚𝐦𝐛𝐮𝐭 𝐉𝐚𝐧𝐮𝐚𝐫𝐢 𝟐𝟎𝟐𝟔 𝐝𝐞𝐧𝐠𝐚𝐧 𝐃𝐨𝐚, 𝐇𝐚𝐫𝐚𝐩𝐚𝐧, 𝐝𝐚𝐧 𝐒𝐞𝐦𝐚𝐧𝐠𝐚𝐭 𝐌𝐞𝐦𝐛𝐚𝐧𝐠𝐮𝐧
spot_img

PERISTIWA

𝐊𝐨𝐥𝐚𝐛𝐨𝐫𝐚𝐬𝐢 𝐌𝐁𝐆 𝐝𝐚𝐧 𝐁𝐔𝐌𝐃𝐞𝐬, 𝐒𝐭𝐫𝐚𝐭𝐞𝐠𝐢 𝐁𝐞𝐤𝐚𝐬𝐢 𝐁𝐚𝐧𝐠𝐮𝐧 𝐄𝐤𝐨𝐧𝐨𝐦𝐢 𝐝𝐚𝐫𝐢 𝐃𝐞𝐬𝐚

Cikarang Pusat | BEKASIEXPOSE.COM | Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digulirkan pemerintah pusat dinilai memberikan dampak nyata terhadap penurunan angka kemiskinan sekaligus penguatan ekonomi lokal di Kabupaten Bekasi. Program ini tidak hanya berfokus pada pemenuhan gizi anak, tetapi juga berkontribusi mengurangi beban pengeluaran rumah tangga. Kepala Bidang Pemerintahan dan Pembangunan Manusia Bappeda Kabupaten Bekasi, Fadly Marissatrio, menyebut MBG sebagai salah...

BEKASI 24 JAM

spot_img
spot_img

POS POPULER

INVESTIGASI

INDEKS