Selasa, Maret 3, 2026
spot_img
spot_imgspot_img

TOP NEWS

spot_img

BEKASI 24 JAM

spot_img

‎𝐖𝐚𝐛𝐮𝐩 𝐁𝐞𝐤𝐚𝐬𝐢 𝐃𝐨𝐫𝐨𝐧𝐠 𝐊𝐨𝐥𝐚𝐛𝐨𝐫𝐚𝐬𝐢 𝐏𝐞𝐦𝐞𝐫𝐢𝐧𝐭𝐚𝐡 𝐝𝐚𝐧 𝐒𝐞𝐫𝐢𝐤𝐚𝐭 𝐏𝐞𝐤𝐞𝐫𝐣𝐚 𝐮𝐧𝐭𝐮𝐤 𝐖𝐮𝐣𝐮𝐝𝐤𝐚𝐧 𝐇𝐮𝐛𝐮𝐧𝐠𝐚𝐧 𝐈𝐧𝐝𝐮𝐬𝐭𝐫𝐢𝐚𝐥 𝐊𝐨𝐧𝐝𝐮𝐬𝐢𝐟

CIKARANG PUSAT| BEKASIEXPOSE.COM |

‎Wakil Bupati Bekasi, dr. Asep Surya Atmaja, menghadiri Konsolidasi Akbar Serikat Pekerja dan Buruh Indonesia yang digelar di Gedung Swatantra Wibawamukti, Komplek Pemerintah Kabupaten Bekasi, Cikarang Pusat, pada Senin (10/11/2025). Kegiatan ini mempertemukan berbagai konfederasi buruh besar, yakni Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI), Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI), Konfederasi Serikat Buruh Sejahtera Indonesia (KSBSI), serta International Trade Union Confederation (ITUC).

‎Acara tersebut turut dihadiri Presiden KSPI Said Iqbal, Kepala Dinas Ketenagakerjaan Kabupaten Bekasi, sejumlah pimpinan serikat pekerja, serta ribuan buruh dari berbagai kawasan industri di seluruh Jawa Barat.

‎‎Dalam sambutannya, Asep Surya Atmaja menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia menegaskan pentingnya kolaborasi yang harmonis antara pemerintah, dunia industri, dan serikat pekerja dalam menciptakan hubungan industrial yang kondusif dan berkeadilan.

Baca Juga  𝐊𝐥𝐚𝐫𝐢𝐟𝐢𝐤𝐚𝐬𝐢 𝐕𝐢𝐝𝐞𝐨 𝐃𝐮𝐠𝐚𝐚𝐧 𝐏𝐮𝐧𝐠𝐥𝐢 𝐏𝐚𝐬𝐚𝐫 𝐓𝐮𝐦𝐩𝐚𝐡, 𝐏𝐞𝐧𝐠𝐞𝐥𝐨𝐥𝐚 𝐁𝐚𝐧𝐭𝐚𝐡 𝐓𝐮𝐝𝐮𝐡𝐚𝐧 𝐝𝐚𝐧 𝐓𝐞𝐠𝐚𝐬𝐤𝐚𝐧 𝐓𝐚𝐤 𝐀𝐝𝐚 𝐏𝐞𝐫𝐦𝐢𝐧𝐭𝐚𝐚𝐧 𝐔𝐚𝐧𝐠

‎‎> “Lebih dari 4.000 perusahaan beroperasi di wilayah kita dengan ratusan ribu pekerja yang berkontribusi besar terhadap pertumbuhan ekonomi nasional. Di tengah dinamika tersebut, peran serikat pekerja sangat strategis dalam menjaga keseimbangan antara kepentingan dunia usaha dan kesejahteraan tenaga kerja,” ujar Asep.

‎Lebih lanjut, Asep menjelaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Bekasi terus memperkuat sinergi dengan kalangan pekerja, salah satunya melalui penyusunan Peraturan Bupati (Perbup) tentang Pemagangan. Proses pembentukan regulasi tersebut dilakukan bersama perwakilan serikat buruh agar lebih partisipatif dan berpihak kepada pekerja.

‎> “Kita juga membuat Perbup terkait pemagangan. Alhamdulillah, prosesnya sudah melibatkan teman-teman buruh yang sering berdiskusi di kantor saya dan rapat bersama Pemerintah Kabupaten Bekasi. Insya Allah, jika Perbup pemagangan sudah diterbitkan, praktik outsourcing yang tidak sesuai aturan akan kita hentikan. Itu komitmen kami,” tegasnya.

Baca Juga  𝐓𝐚𝐧𝐠𝐢𝐬 𝐖𝐚𝐧𝐢𝐭𝐚 𝐇𝐚𝐝𝐚𝐧𝐠 𝐌𝐨𝐛𝐢𝐥 𝐆𝐮𝐛𝐞𝐫𝐧𝐮𝐫 𝐃𝐞𝐝𝐢 𝐌𝐮𝐥𝐲𝐚𝐝𝐢, 𝐃𝐮𝐠𝐚𝐚𝐧 𝐃𝐚𝐧𝐚 𝐌𝐚𝐧𝐝𝐞𝐤 𝐝𝐢 𝐂𝐢𝐤𝐚𝐫𝐚𝐧𝐠 𝐁𝐚𝐫𝐚𝐭 𝐇𝐚𝐫𝐮𝐬 𝐒𝐞𝐠𝐞𝐫𝐚 𝐃𝐢𝐭𝐢𝐧𝐝𝐚𝐤𝐥𝐚𝐧𝐣𝐮𝐭𝐢

‎Selain memperkuat regulasi, pemerintah daerah juga berkomitmen meningkatkan kesejahteraan tenaga kerja melalui berbagai program, seperti pelatihan vokasi dan peningkatan kompetensi sumber daya manusia (SDM) industri.

‎Asep menambahkan, hampir dua juta penduduk Kabupaten Bekasi merupakan buruh yang menjadi tulang punggung ekonomi daerah. Karena itu, Pemerintah Kabupaten Bekasi memiliki tanggung jawab besar dalam memperjuangkan kesejahteraan mereka.

‎> “Pak Bupati selalu berpesan dalam setiap rapat pimpinan, apa pun keinginan buruh harus diakomodir. Dalam janji politik kami, kesejahteraan buruh merupakan bagian dari kesejahteraan masyarakat Kabupaten Bekasi,” ungkapnya.

Baca Juga  ‎𝐏𝐞𝐦𝐮𝐝𝐚 𝐏𝐚𝐧𝐜𝐚𝐬𝐢𝐥𝐚 𝐊𝐚𝐰𝐚𝐥 𝐀𝐝𝐮𝐚𝐧 𝐏𝐞𝐝𝐚𝐠𝐚𝐧𝐠, 𝐃𝐢𝐝𝐮𝐠𝐚 𝐓𝐞𝐫𝐣𝐚𝐝𝐢 𝐏𝐮𝐧𝐠𝐮𝐭𝐚𝐧 𝐋𝐢𝐚𝐫 𝐝𝐢 𝐏𝐚𝐬𝐚𝐫 𝐓𝐮𝐦𝐩𝐚𝐡 𝐂𝐢𝐤𝐚𝐫𝐚𝐧𝐠 𝐔𝐭𝐚𝐫𝐚

‎Sebagai bentuk dukungan, pemerintah membuka ruang dialog dan musyawarah bagi serikat buruh di lingkungan Pemkab Bekasi.

‎‎> “Sekarang sudah ada perwakilan buruh di pemerintahan. Saya sebagai Wakil Bupati, juga ada anggota dewan dan para pimpinan serikat. Mari kita duduk bersama. Bahkan kantor saya terbuka untuk rapat-rapat buruh, bisa digunakan hingga 20 orang. Karena Pak Bupati selalu berpesan, aspirasi buruh harus diakomodir,” ujarnya.

‎𝑷𝒆𝒏𝒖𝒍𝒊𝒔: 𝑹𝒆𝒅/𝑵𝒖𝒓𝒋𝒂𝒚𝒂

‎𝑬𝒅𝒊𝒕𝒐𝒓 : 𝑶𝒃𝒂𝒚

Catatan Redaksi: Artikel ini dipublikasikan secara otomatis dan dapat mengalami pembaruan sesuai perkembangan informasi terbaru maupun klarifikasi dari pihak terkait.
spot_img

PERISTIWA

‎𝐃𝐢 𝐇𝐚𝐝𝐚𝐩𝐚𝐧 𝐀𝐩𝐚𝐫𝐚𝐭 𝐝𝐚𝐧 𝐈𝐖𝐎𝐈, 𝐑𝐞𝐤𝐭𝐨𝐫𝐚𝐭 𝐔𝐧𝐬𝐢𝐤𝐚 𝐒𝐚𝐦𝐩𝐚𝐢𝐤𝐚𝐧 𝐏𝐞𝐫𝐦𝐢𝐧𝐭𝐚𝐚𝐧 𝐌𝐚𝐚𝐟 𝐤𝐞 𝐖𝐚𝐫𝐭𝐚𝐰𝐚𝐧

KARAWANG | BEKASIEXPOSE | ‎Pihak Rektorat Universitas Singaperbangsa Karawang (Unsika) menyampaikan permintaan maaf atas pernyataan salah satu stafnya yang sempat menimbulkan polemik dengan insan pers. ‎Permintaan maaf itu disampaikan langsung oleh Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan, Alumni, dan Kerja Sama Unsika, Dr. H. Amirudin, Drs., M.Pd.I, bersama staf Humas Unsika, Nurhali. ‎Pernyataan tersebut disampaikan di hadapan jajaran Unsika, aparat dari Polsek Telukjambe...

BEKASI 24 JAM

spot_img
spot_img

POS POPULER

INVESTIGASI

INDEKS