Selasa, Maret 3, 2026
spot_img
spot_imgspot_img

TOP NEWS

spot_img

BEKASI 24 JAM

spot_img

𝐏𝐫𝐨𝐠𝐫𝐚𝐦 𝐌𝐁𝐆 𝐁𝐞𝐤𝐚𝐬𝐢 𝐌𝐞𝐧𝐣𝐚𝐧𝐠𝐤𝐚𝐮 𝐀𝐧𝐚𝐤 𝐓𝐚𝐤 𝐁𝐞𝐫𝐬𝐞𝐤𝐨𝐥𝐚𝐡, 𝐏𝐞𝐦𝐞𝐫𝐢𝐧𝐭𝐚𝐡 𝐏𝐞𝐫𝐤𝐮𝐚𝐭 𝐏𝐞𝐧𝐝𝐚𝐭𝐚𝐚𝐧

Cikarang Pusat | BEKASIEXPOSE.COM |

Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Bekasi akan diperluas dengan menyasar anak-anak yang belum dan tidak bersekolah. Perluasan cakupan penerima manfaat ini dibahas dalam rapat virtual antara Badan Gizi Nasional (BGN) dan pemerintah daerah terkait standarisasi formulir validasi penerima MBG.

Kepala Bidang Pemerintahan dan Pembangunan Manusia Bappeda Kabupaten Bekasi, Fadly Marissatrio, mengatakan BGN mengundang pemerintah daerah hingga tingkat kecamatan untuk mempersiapkan pendataan calon penerima manfaat MBG di luar satuan pendidikan formal.

“Ke depan akan ada penambahan sasaran MBG, yakni anak-anak yang belum bersekolah, tidak melanjutkan pendidikan, maupun yang mengalami putus sekolah. Karena itu, pemerintah daerah hingga camat dilibatkan dalam proses persiapan pendataan,” ujar Fadly usai mengikuti rapat virtual di Command Center Diskominfosantik, Kompleks Pemkab Bekasi, Kamis (15/1/2026).

Baca Juga  𝐃𝐚𝐫𝐢 𝐁𝐞𝐤𝐚𝐬𝐢 𝐮𝐧𝐭𝐮𝐤 𝐀𝐜𝐞𝐡 𝐓𝐚𝐦𝐢𝐚𝐧𝐠: 𝐁𝐚𝐧𝐭𝐮𝐚𝐧 𝐒𝐚𝐩𝐢 𝐌𝐞𝐮𝐠𝐚𝐧𝐠 𝐏𝐞𝐫𝐤𝐮𝐚𝐭 𝐒𝐞𝐦𝐚𝐧𝐠𝐚𝐭 𝐒𝐚𝐦𝐛𝐮𝐭 𝐑𝐚𝐦𝐚𝐝𝐡𝐚𝐧

Berdasarkan data sementara Dinas Pendidikan Kabupaten Bekasi, jumlah anak yang belum dan tidak bersekolah tercatat lebih dari 36.000 anak. Data tersebut akan ditindaklanjuti melalui pendataan dan verifikasi berjenjang hingga tingkat kecamatan dan desa.

Fadly menjelaskan, para camat diminta melakukan pendataan langsung di wilayah masing-masing untuk memastikan kondisi anak-anak yang belum terlayani pendidikan formal. Pendataan ini dilaksanakan serentak secara nasional sebagai bagian dari kebijakan perluasan MBG.

Menurutnya, anak yang belum dan tidak bersekolah di Kabupaten Bekasi terbagi dalam tiga kategori. Pertama, anak yang belum mengenyam pendidikan formal, umumnya berusia 0–6 tahun. Kedua, anak yang tidak melanjutkan pendidikan ke jenjang berikutnya, seperti lulusan SD yang tidak melanjutkan ke SMP atau lulusan SMP yang tidak melanjutkan ke SMA, yang mayoritas dipengaruhi faktor ekonomi. Ketiga, anak yang mengalami putus sekolah akibat kondisi atau permasalahan tertentu.

Baca Juga  𝐃𝐚𝐫𝐢 𝐁𝐞𝐤𝐚𝐬𝐢 𝐮𝐧𝐭𝐮𝐤 𝐀𝐜𝐞𝐡 𝐓𝐚𝐦𝐢𝐚𝐧𝐠: 𝐁𝐚𝐧𝐭𝐮𝐚𝐧 𝐒𝐚𝐩𝐢 𝐌𝐞𝐮𝐠𝐚𝐧𝐠 𝐏𝐞𝐫𝐤𝐮𝐚𝐭 𝐒𝐞𝐦𝐚𝐧𝐠𝐚𝐭 𝐒𝐚𝐦𝐛𝐮𝐭 𝐑𝐚𝐦𝐚𝐝𝐡𝐚𝐧

Hasil pendataan dari kecamatan akan dilaporkan kepada pemerintah daerah dan diinventarisasi oleh perangkat daerah terkait, khususnya Dinas Pendidikan. Sementara itu, mekanisme teknis pelaksanaan MBG bagi sasaran baru masih menunggu kebijakan lanjutan dari pemerintah pusat melalui BGN.

“Teknis distribusi makanan, proses pengolahan, hingga pelaksanaan program tetap menjadi kewenangan BGN. Pemerintah daerah berperan memastikan ketersediaan bahan pangan, menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok, serta pemerataan penerimaan MBG di seluruh Kabupaten Bekasi,” jelas Fadly.

Selain menyasar peserta didik dari jenjang PAUD, TK hingga SMA, program MBG juga ditujukan bagi ibu hamil, ibu menyusui, bayi, dan balita. Program ini menjadi bagian dari strategi pemerintah pusat dalam pencegahan dan percepatan penurunan angka stunting.

Baca Juga  𝐃𝐚𝐫𝐢 𝐁𝐞𝐤𝐚𝐬𝐢 𝐮𝐧𝐭𝐮𝐤 𝐀𝐜𝐞𝐡 𝐓𝐚𝐦𝐢𝐚𝐧𝐠: 𝐁𝐚𝐧𝐭𝐮𝐚𝐧 𝐒𝐚𝐩𝐢 𝐌𝐞𝐮𝐠𝐚𝐧𝐠 𝐏𝐞𝐫𝐤𝐮𝐚𝐭 𝐒𝐞𝐦𝐚𝐧𝐠𝐚𝐭 𝐒𝐚𝐦𝐛𝐮𝐭 𝐑𝐚𝐦𝐚𝐝𝐡𝐚𝐧

“MBG dipadukan dengan program penurunan stunting. Fokus pemerintah pusat saat ini adalah pemenuhan gizi ibu dan anak sebagai upaya menciptakan generasi yang sehat dan berkualitas,” pungkasnya.

‎‎𝑹𝒆𝒅.

Catatan Redaksi: Artikel ini dipublikasikan secara otomatis dan dapat mengalami pembaruan sesuai perkembangan informasi terbaru maupun klarifikasi dari pihak terkait.
spot_img

PERISTIWA

‎𝐃𝐢 𝐇𝐚𝐝𝐚𝐩𝐚𝐧 𝐀𝐩𝐚𝐫𝐚𝐭 𝐝𝐚𝐧 𝐈𝐖𝐎𝐈, 𝐑𝐞𝐤𝐭𝐨𝐫𝐚𝐭 𝐔𝐧𝐬𝐢𝐤𝐚 𝐒𝐚𝐦𝐩𝐚𝐢𝐤𝐚𝐧 𝐏𝐞𝐫𝐦𝐢𝐧𝐭𝐚𝐚𝐧 𝐌𝐚𝐚𝐟 𝐤𝐞 𝐖𝐚𝐫𝐭𝐚𝐰𝐚𝐧

KARAWANG | BEKASIEXPOSE | ‎Pihak Rektorat Universitas Singaperbangsa Karawang (Unsika) menyampaikan permintaan maaf atas pernyataan salah satu stafnya yang sempat menimbulkan polemik dengan insan pers. ‎Permintaan maaf itu disampaikan langsung oleh Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan, Alumni, dan Kerja Sama Unsika, Dr. H. Amirudin, Drs., M.Pd.I, bersama staf Humas Unsika, Nurhali. ‎Pernyataan tersebut disampaikan di hadapan jajaran Unsika, aparat dari Polsek Telukjambe...

BEKASI 24 JAM

spot_img
spot_img

POS POPULER

INVESTIGASI

INDEKS