BEKASIEXPOSE.COM
SUKABUMI – Senin,23 maret 2026 Arus mudik tahun 2026 mendapat perhatian khusus dalam hal kenyamanan sanitasi. Direktorat Jenderal Cipta Karya menyiagakan unit toilet mobile (toilet berjalan) di berbagai titik strategis untuk menjamin kebersihan dan kenyamanan para pelancong serta warga sekitar.
Sejak dioperasikan selama 10 hari, terhitung mulai 15 Maret hingga 25 Maret 2026, fasilitas ini tercatat telah melayani lebih dari 500 pengguna. Kehadiran unit ini menjadi solusi konkret bagi persoalan sanitasi di lapangan yang kerap menjadi kendala saat lonjakan arus kendaraan terjadi.
Berbeda dengan toilet umum biasa, unit toilet mobile ini dirancang dengan fasilitas lengkap untuk memenuhi kebutuhan personal pemudik. Di dalam satu unit, tersedia:
Shower (fasilitas mandi)
Closet (toilet duduk/jongkok)
Urinoir (tempat kencing pria)
Wastafel untuk cuci tangan dan muka
Direktorat Cipta Karya, Bapak Roby, menyatakan bahwa fasilitas ini memang dikhususkan untuk memanjakan para pemudik dan masyarakat yang melintas.
”Fasilitas unit toilet mobile ini sangat membantu bagi para pemudik atau pelancong. Kami ingin memastikan perjalanan mereka tetap higienis dan nyaman meski berada di tengah perjalanan jauh,” ujar Roby saat meninjau salah satu titik lokasi.
Pemerintah tidak main-main dalam menyebar bantuan sanitasi ini. Sebanyak 40 titik unit toilet mobile telah disiagakan yang tersebar di 23 provinsi di Indonesia.
Salah satu titik krusial yang menjadi perhatian adalah wilayah Jawa Barat, tepatnya di kawasan Parung Kuda, Sukabumi. Wilayah ini dipilih karena merupakan jalur padat kendaraan yang sering mengalami kepadatan, sehingga keberadaan toilet mobile sangat dirasakan manfaatnya oleh pengguna jalan.
Dengan adanya fasilitas ini, diharapkan tidak ada lagi penumpukan di SPBU hanya untuk sekadar mengantre toilet, serta meningkatkan standar kesehatan lingkungan selama masa mudik berlangsung.
Red









