Selasa, Agustus 18, 2026
spot_img
spot_imgspot_img

TOP NEWS

spot_img

BEKASI 24 JAM

spot_img

Momen 100 Tahun Gontor, Dari Puncak Gunung Karang, Alumni Gontor 2003 Teguhkan Komitmen Mengabdi untuk Indonesia

PANDEGLANG – Di tengah kabut tipis yang menyelimuti kawasan Gunung Karang, Pandeglang, Banten, Sabtu (1/8/2026), puluhan Alumni Pondok Modern Darussalam Gontor Angkatan 2003 berdiri membentuk barisan. Di hadapan mereka, Bendera Merah Putih dan Bendera Gontor perlahan berkibar di ketinggian, menjadi simbol kesetiaan kepada bangsa sekaligus penghormatan kepada nilai-nilai pendidikan yang telah membentuk perjalanan hidup mereka.

Momentum tersebut menjadi bagian dari rangkaian kesyukuran 100 Tahun Pondok Modern Darussalam Gontor yang diinisiasi melalui Zagreenada Denatura (red – ALumni Gontor 2003). Bagi para alumni, kegiatan tersebut bukan sekadar seremoni, melainkan ruang refleksi atas perjalanan panjang pengabdian yang telah dimulai sejak mereka meninggalkan bangku pondok lebih dari dua dekade lalu.

Baca Juga  Insentif Budi-Agis Masih Berupa Alokasi, Pemkot Serang Jelaskan Dasar PP 69 Tahun 2010

Ketua Angkatan Gontor 2003, Kyai Asep Rogia, mengatakan bahwa pendidikan sejatinya tidak berhenti saat seseorang lulus dari sekolah atau pesantren. Menurutnya, pendidikan menemukan maknanya ketika ilmu, pengalaman, dan nilai-nilai yang diperoleh diwujudkan dalam manfaat bagi masyarakat.
“Seratus tahun Gontor mengajarkan kepada kami bahwa keberhasilan tidak diukur dari apa yang kita miliki, tetapi dari seberapa besar manfaat yang bisa kita berikan. Karena itu pengibaran dua bendera ini adalah pengingat bahwa pengabdian harus terus berlangsung sepanjang hayat,” ujarnya.

Bagi Alumni Gontor 2003, ketinggian Gunung Karang menjadi simbol cita-cita yang harus terus dijaga. Semakin tinggi seseorang melangkah, semakin besar pula tanggung jawabnya untuk memberi arti bagi sesama. (Red)

Catatan Redaksi: Artikel ini dipublikasikan secara otomatis dan dapat mengalami pembaruan sesuai perkembangan informasi terbaru maupun klarifikasi dari pihak terkait.
Baca Juga  HUT RI ke-81, BKKBN Banten Kobarkan Solidaritas Lewat Solid Mini Soccer
spot_img

PERISTIWA

Jalan Raya Sentul–Jongjing Retak dan Minim PJU, IWO Indonesia Kabupaten Serang Desak Pemerintah Bertindak Sebelum Jatuh Korban

SERANG — Kondisi infrastruktur di Jalan Raya Sentul–Jongjing, Kabupaten Serang, kembali menjadi sorotan. Keretakan badan jalan, minimnya penerangan jalan umum (PJU), serta kondisi jembatan akses menuju Kecamatan Lebakwangi yang sebagian mengalami kerusakan serius dinilai membutuhkan perhatian dan penanganan pemerintah secara segera. Ketua DPD Ikatan Wartawan Online Indonesia (IWO Indonesia) Kabupaten Serang), Suprani, meminta pemerintah daerah tidak menunggu hingga kerusakan tersebut...

BEKASI 24 JAM

spot_img
spot_img

POS POPULER

INVESTIGASI

INDEKS