Sabtu, April 18, 2026
spot_img
spot_imgspot_img

TOP NEWS

spot_img

BEKASI 24 JAM

spot_img

Dukung Peningkatan Kesehatan, IDI Jalin Kolaborasi Strategis dengan Pemkab Bekasi

CIKARANG UTARA – BEKASIEXPOSE.COM – Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Cabang Kabupaten Bekasi menyatakan kesiapannya untuk terus berkolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten Bekasi dalam memperkuat pelayanan kesehatan dan menjaga profesionalitas tenaga medis di daerah.

Hal itu disampaikan Sekretaris Umum IDI Cabang Kabupaten Bekasi, dr. Adi Pranaya, dalam kegiatan Musyawarah Cabang (Muscab) dan Seminar IDI Kabupaten Bekasi yang digelar di Gedung Bapelkes Lemahabang, Simpangan, Cikarang Utara, pada Sabtu (18/10/2025).

Menurut Adi, IDI Kabupaten Bekasi saat ini memiliki 2.290 anggota dokter, baik dokter umum maupun spesialis. Dari jumlah tersebut, sekitar 450 dokter masih dalam proses pendaftaran ulang anggota aktif. Ia menyebutkan, tingginya partisipasi para dokter menunjukkan antusiasme besar dalam menyukseskan Muscab IDI Kabupaten Bekasi sebagai forum tertinggi organisasi di tingkat cabang.

Baca Juga  Lapas Kelas I Malang Gelar Lomba Badminton Antarpegawai, Christo Toar Tekankan Sportivitas

“Antusiasme para dokter di Kabupaten Bekasi luar biasa. Ini menjadi bukti bahwa semangat kebersamaan dan profesionalisme tenaga medis masih sangat tinggi,” ujarnya.

Muscab kali ini juga menjadi ajang demokrasi bagi para anggota IDI untuk memilih ketua cabang baru. Dua calon ketua yang maju adalah dr. Iskandar dan dr. Ahmad Syahlani. Adi berharap, siapapun yang terpilih nantinya dapat membawa IDI Kabupaten Bekasi menjadi organisasi yang lebih kuat, solid, dan bersinergi dengan pemerintah daerah.

“Siapapun yang terpilih, kami berharap bisa saling bergandeng tangan demi mewujudkan Bekasi yang lebih baik, tentu dengan tetap bermitra bersama pemerintah daerah,” tambahnya.

Baca Juga  Dirut RSUD Jatisari Turun Langsung Temui Pasien, Pastikan Pelayanan Lebih Cepat dan Prima

Menyoroti dinamika regulasi profesi kedokteran, dr. Adi menjelaskan bahwa sejak adanya perubahan pada era terbaru, kewenangan IDI dalam memberikan rekomendasi praktik dokter (SIP) sudah dihapuskan dan dialihkan kepada kolegium. Padahal, sebelumnya IDI memiliki peran penting dalam memberikan rekomendasi sebelum izin praktik diterbitkan oleh pemerintah daerah.

“Dengan perubahan tersebut, IDI tidak lagi memiliki peran langsung dalam pengawasan praktik dokter. Karena itu, kami berharap ke depan organisasi profesi seperti IDI bisa kembali digandeng pemerintah daerah agar fungsi pembinaan dan pengawasan tetap berjalan efektif,” jelasnya.

Baca Juga  Karawang Tampil di TV Nasional, Bupati Aep Beberkan Keberhasilan Layanan Kesehatan Gratis

Lebih lanjut, dr. Adi juga memaparkan bahwa IDI Kabupaten Bekasi memiliki sembilan bidang program, terdiri dari lima bidang utama dan tiga bidang tim pemberdayaan anggota. Sejauh ini, IDI telah menangani lebih dari 10 kasus pembelaan anggota dan melakukan evaluasi etik terhadap 10 kasus lainnya.

“Semua program berjalan baik, dan kami berharap ke depan IDI Kabupaten Bekasi bisa semakin berperan aktif dalam menjaga marwah profesi serta meningkatkan pelayanan kesehatan bagi masyarakat,” tutupnya. (Red)

(Sumber: Bekasikab.go.id)

Catatan Redaksi: Artikel ini dipublikasikan secara otomatis dan dapat mengalami pembaruan sesuai perkembangan informasi terbaru maupun klarifikasi dari pihak terkait.
spot_img

PERISTIWA

Dukung Produk Daerah! Download GOKAR, Aplikasi Transportasi Online Karya Putra Karawang

KARAWANG, Bekasiexpose.com – Di tengah derasnya persaingan layanan transportasi digital nasional, sebuah aplikasi karya putra daerah mulai mencuri perhatian masyarakat. Namanya GOKAR (Gerakan Online Kendaraan Angkutan Rakyat), layanan ojek online lokal yang lahir dari semangat membangun daerah sendiri. Menjelang peluncuran resmi pada Mei 2026, geliat pertumbuhan GOKAR semakin terasa. Jumlah pengguna terus meningkat, promosi lapangan makin masif, dan dukungan warga...

BEKASI 24 JAM

spot_img
spot_img

POS POPULER

INVESTIGASI

INDEKS