โ
Kabupaten Bekasi| BEKASIEXPOSE.COM |
โPerjalanan politik Wakil Bupati Bekasi Asep Surya Atmaja mengalami titik balik signifikan dalam satu dekade terakhir. Keputusan politiknya meninggalkan Partai Golkar dan bergabung dengan Partai Buruh pada Pilkada 2024 terbukti mengantarkannya ke pucuk kepemimpinan daerah, meski dalam situasi krisis pasca operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
โโAsep Surya Atmaja merupakan Wakil Bupati Bekasi terpilih periode 2025โ2030, mendampingi Bupati Ade Kuswara Kunang. Ia kini ditunjuk sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Bekasi setelah kepala daerah definitif tersandung kasus hukum.
โโAsep resmi menjabat sebagai Plt Bupati Bekasi menyusul pemberhentian sementara Bupati Ade Kuswara Kunang oleh KPK. Penunjukan tersebut dilakukan untuk menjamin kelangsungan roda pemerintahan daerah pasca penetapan tersangka dalam perkara dugaan suap ijon proyek infrastruktur.
โPenunjukan Asep sebagai Plt Bupati Bekasi tertuang dalam Surat Perintah Nomor 9344/KPG.11.01/PEMOTDA tertanggal 20 Desember 2025. Sebelumnya, KPK melakukan OTT pada 18 Desember 2025 dan menetapkan tersangka dua hari kemudian.
โOperasi tangkap tangan dilakukan di wilayah Kabupaten Bekasi. Sementara penunjukan Plt Bupati ditetapkan oleh Gubernur Jawa Barat dari Bandung melalui surat keputusan resmi yang ditandatangani secara elektronik.
โTitik balik karier politik Asep bermula saat Partai Buruh menawarkan tiket pencalonan Wakil Bupati Bekasi pada Pilkada 2024. Pada 3 Agustus 2024, Asep mengundurkan diri dari Partai Golkar dan bergabung dengan Partai Buruh. Langkah tersebut dinilai strategis mengingat kuatnya basis buruh industri di Kabupaten Bekasi.
โDukungan Aliansi Buruh Bekasi Melawan, yang terdiri dari berbagai federasi serikat pekerja, menjadi faktor penentu kemenangan pasangan Ade Kuswara KunangโAsep Surya Atmaja dengan raihan 666.494 suara atau 45,68 persen suara sah.
โNamun, perjalanan kepemimpinan pasangan ini terhenti mendadak setelah berjalan sekitar 10 bulan. KPK menetapkan Ade Kuswara Kunang, ayahnya HM Kunang, serta seorang kontraktor berinisial SRJ sebagai tersangka dugaan suap ijon proyek infrastruktur senilai Rp9,5 miliar, yang rencananya baru akan dikerjakan pada 2026 dan tahun-tahun berikutnya.
โPenetapan tersangka menyebabkan Ade Kuswara Kunang diberhentikan sementara dari jabatannya sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan. Merespons kondisi tersebut, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi bertindak cepat dengan menunjuk Wakil Bupati Asep Surya Atmaja sebagai Pelaksana Tugas Bupati Bekasi.
โDalam surat perintah gubernur disebutkan bahwa Asep melaksanakan tugas harian Bupati Bekasi hingga ditetapkannya bupati definitif untuk sisa masa jabatan 2025โ2030. Langkah ini diambil untuk menjaga stabilitas pemerintahan dan memastikan pelayanan publik tetap berjalan di tengah krisis kepercayaan akibat kasus hukum yang menjerat pimpinan daerah.
โโ๐ด.๐บ๐๐๐๐
โ








