Minggu, April 5, 2026
spot_img
spot_imgspot_img

TOP NEWS

spot_img

BEKASI 24 JAM

spot_img

𝐏𝐞𝐫𝐛𝐞𝐝𝐚𝐚𝐧 𝐁𝐮𝐤𝐚𝐧 𝐏𝐞𝐦𝐞𝐜𝐚𝐡, 𝐏𝐂𝐍𝐔 𝐁𝐞𝐤𝐚𝐬𝐢 𝐒𝐞𝐫𝐮𝐤𝐚𝐧 𝐈𝐝𝐮𝐥 𝐅𝐢𝐭𝐫𝐢 𝐬𝐞𝐛𝐚𝐠𝐚𝐢 𝐌𝐨𝐦𝐞𝐧𝐭𝐮𝐦 𝐏𝐞𝐫𝐬𝐚𝐭𝐮𝐚𝐧

Cikarang Pusat | BEKASIEXPOSE |

‎Ketua PCNU Kabupaten Bekasi, KH Enjuk Marjuki, mengajak masyarakat menyambut Hari Raya Idul Fitri dengan penuh sukacita, sekaligus tetap menjaga keimanan dan ketakwaan. “Alhamdulillah kita sudah berada di penghujung bulan Ramadan. Mari kita sambut Idul Fitri dengan sukacita, namun tetap dalam keadaan iman dan menjaga ketakwaan kepada Allah SWT serta terus meningkatkan kualitas ibadah kita,” ujarnya pada Jumat (20/03/2026).

‎‎Ia menegaskan bahwa Idul Fitri bukan sekadar perayaan, melainkan momentum untuk kembali kepada kesucian diri setelah menjalani ibadah selama bulan Ramadan. “Mensikapi perbedaan Idul Fitri mari kita saling menghormati, memahami, serta menghargai perbedaan yang merupakan bagian dari keberagaman.

Baca Juga  Mudik Nyaman: Fasilitas Sanitasi Mewah 'Toilet Mobile' Layani Ratusan Pemudik di Jalur Lintas

‎Lebaran Idul Fitri tidak hanya sekadar tanggal, tetapi mari kita fokus pada makna Idul Fitri yaitu tentang cinta, maaf, dan kebersamaan,” katanya.

‎Menurutnya, perbedaan dalam penetapan hari raya merupakan hal yang wajar dan harus disikapi dengan bijaksana agar tidak menimbulkan perpecahan di tengah masyarakat.

‎“Marilah kita jadikan perbedaan ini bagian daripada rahmat yang harus kita jaga. Dan kita jadikan momentum Idul Fitri ini untuk kita saling memaafkan, saling memahami, dan saling menghormati antara kita,” ungkapnya.

‎Ia juga mengimbau warga Nahdliyin untuk terus menjaga persatuan melalui penguatan ukhuwah dalam berbagai dimensi kehidupan. “Untuk menjaga ukhuwah Islamiyah, ukhuwah wathaniyah, dan ukhuwah basyariyah. Mudah-mudahan kita semua kembali kepada fitrah kesucian diri kita,” tuturnya.

Baca Juga  Volume Kendaraan Menuju Sukabumi Menembus 25 Ribu Unit, Skema One Way Disiapkan di Exit Tol Parungkuda

‎Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa Ramadan harus menjadi sarana pembinaan diri, khususnya dalam mengendalikan hawa nafsu dan emosi agar menjadi pribadi yang lebih baik.

‎“Dan kita jadikan Ramadan sebagai bulan untuk mentarbiyah, mengendalikan nafsu dan emosi. Sehingga kita datang di Idul Fitri ini dengan kebeningan dan kesucian jiwa,” tambahnya.

‎‎Dia mengajak seluruh umat Islam merayakan Idul Fitri dengan hati yang bersih serta saling memaafkan satu sama lain. “Selamat Hari Raya Idul Fitri, mohon maaf lahir dan batin. Taqabbalallahu minna wa minkum, minal ‘aidin wal faizin,” pungkasnya.

Baca Juga  IWO Indonesia Kabupaten Bekasi Resmi Laporkan Intimidasi dan Ancaman Ke Polda Metro Jaya

‎𝑹𝒆𝒅

Catatan Redaksi: Artikel ini dipublikasikan secara otomatis dan dapat mengalami pembaruan sesuai perkembangan informasi terbaru maupun klarifikasi dari pihak terkait.
spot_img

PERISTIWA

IWO Indonesia Kabupaten Bekasi Resmi Laporkan Intimidasi dan Ancaman Ke Polda Metro Jaya

BEKASI – Ikatan Wartawan Online Indonesia (IWOI) DPD Kab. Bekasi mengambil langkah hukum tegas menyusul rentetan intimidasi yang menimpa ketua DPD IWOI Kabupaten Bekasi, Ade Gentong. Didampingi tim hukum, IWO Indonesia resmi melaporkan aksi ancaman kekerasan dan upaya pembungkaman pers ke Polda Metro Jaya. Langkah ini diambil setelah munculnya ancaman serius dari seorang oknum ketua Organisasi Kemasyarakatan (Ormas) di Kabupaten...

BEKASI 24 JAM

spot_img
spot_img

POS POPULER

INVESTIGASI

INDEKS